Kompas.com - 18/12/2020, 09:09 WIB
Salah satu calon penumpang kereta api jarak jauh menjalani rapid test virus corona. Stasiun Kereta Api Jombang, di wilayah kerja PT KAI Daop 7 Madiun, mulai membuka layanan rapid test bagi calon penumpang, Senin (21/9/2020). KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍSalah satu calon penumpang kereta api jarak jauh menjalani rapid test virus corona. Stasiun Kereta Api Jombang, di wilayah kerja PT KAI Daop 7 Madiun, mulai membuka layanan rapid test bagi calon penumpang, Senin (21/9/2020).

KOMPAS.com – Wisatawan yang hendak bepergian menggunakan kereta api jarak jauh, atau pergi ke Bali lewat jalur darat dan laut, diwajibkan untuk rapid test antigen maksimal dua hari sebelum keberangkatan.

Epidemiolog Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Hermawan Saputra mengatakan, jika dilihat dari perspektif kesehatan masyarakat, hal tersebut patut diapresiasi.

Baca juga: Naik Kereta Api Jarak Jauh Wajib Tes Rapid Antigen? Ini Kata KAI

“Kalau dari perspektif kesehatan masyarakat oke-oke saja. Tapi itu bukan bagian dari active case finding, lebih ke penyaringan,” kata dia kepada Kompas.com, Kamis (17/12/2020).

Adapun penggunaan alat pengetesan adalah untuk active case finding atau upaya penjaringan kasus supaya pihak terkait mampu mendeteksi, merawat, menangani, dan memulihkan orang yang terpapar Covid-19 dengan cepat.

Kewajiban untuk membawa syarat hasil pemeriksaan klinis rapid test antigen hanya terkait mobilitas wisatawan dan penyaringan saja.

Pemerintah subsidi rapid test antigen

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apabila dilihat dari perspektif upaya perlindungan daerah wisata, Hermawan mengatakan, hal tersebut juga berkaitan dengan keterbukaan ekonomi yang mengharuskan adanya investasi.

“Pemerintah harus gratiskan dalam bentuk subsidi untuk mobilitas pariwisata,” ungkapnya.

Sebagai contoh, Hermawan mengatakan bahwa Bali di dunia internasional dikatakan sebagai ikon pariwisata.

Hal ini membuatnya wajar jika ada orang yang menilai apakah Bali aman atau malah berisiko untuk dikunjungi di tengah pandemi Covid-19.

Ilustrasi wisatawan mancanegara di Indonesia.Dokumentasi Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ilustrasi wisatawan mancanegara di Indonesia.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ancol Belum Terima Wisatawan Usia di Bawah 12 Tahun Saat Libur Maulid

Ancol Belum Terima Wisatawan Usia di Bawah 12 Tahun Saat Libur Maulid

Travel Update
Wisatawan di Bantul Diharapkan Tunjukkan Kartu Vaksin Jika Susah Akses PeduliLindungi

Wisatawan di Bantul Diharapkan Tunjukkan Kartu Vaksin Jika Susah Akses PeduliLindungi

Travel Update
Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit

Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit

Jalan Jalan
Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

Travel Update
DAMRI Buka Rute Baru untuk Perjalanan Yogyakarta-Jakarta PP

DAMRI Buka Rute Baru untuk Perjalanan Yogyakarta-Jakarta PP

Travel Update
Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

Travel Update
Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Travel Update
Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Travel Update
Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Travel Update
Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Travel Update
Ganjil Genap Diterapkan di Puncak dan Sentul Bogor, Antisipasi Libur Nasional.

Ganjil Genap Diterapkan di Puncak dan Sentul Bogor, Antisipasi Libur Nasional.

Travel Update
PPKM Level 2, Sebagian Besar Wisata Gunungkidul Siap Dikunjungi

PPKM Level 2, Sebagian Besar Wisata Gunungkidul Siap Dikunjungi

Travel Update
Sandiaga Angkat Bicara Soal Bali yang Masih Sepi Turis Asing

Sandiaga Angkat Bicara Soal Bali yang Masih Sepi Turis Asing

Travel Update
Hanya Turis Asing Berpaspor dari 19 Negara yang Bisa Langsung ke Bali dan Kepri

Hanya Turis Asing Berpaspor dari 19 Negara yang Bisa Langsung ke Bali dan Kepri

Travel Update
Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.