Kompas.com - 20/12/2020, 11:59 WIB

Kebijakan random test

Selain kebijakan wajib rapid antigen dan swab PCR, Pemda DIY juga akan mengadakan random test di tempat-tempat wisata dan hotel. Nantinya, pelaksanaan random test tersebut tetap akan menyesuaikan kebijakan dari masing-masing hotel dan tempat wisata.

“Setahu saya, Dinas Pariwisata juga sudah menindaklanjuti ke PHRI (Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia) agar hotel-hotel menyesuaikan menanyakan surat keterangan sehat bagi pengunjung dari luar daerah,” imbuh dia.

Sebelumnya, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X mengatakan bahwa DIY akan mengikuti aturan dari pusat terkait aturan pelaku perjalanan untuk membawa hasil rapid test antigen atau swab test PCR yang berlaku secara nasional.

Kebijakan ini berlaku bagi semua penumpang perjalanan, baik yang menggunakan pesawat, bus, mobil, hingga kereta api. Nantinya, aturan ini tidak hanya berlaku bagi pendatang tapi juga untuk warga DIY yang mau keluar kota.

“Kita kalau keluar daerah juga harus menunjukkan kalau sudah di swab (PCR) atau rapid (antigen),” kata Sultan.

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Naik, Tulungagung akan Tutup Tempat Wisata

Sementara untuk pengawasan pelaku perjalanan menuju DIY, menurut Sultan, tidak diperlukan pengawasan khusus. Pasalnya, sebelum masuk DIY pelaku perjalanan sudah diawasi oleh Jawa Tengah.

Lain halnya dengan Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan secara sampling bagi pelaku perjalanan yang masuk ke kota Yogyakarta.

“Kami imbau masyarakat untuk membawa hasil rapid test (antigen) atau swab (PCR) yang masih berlaku,” kata dia.

Mengutip Surat Edaran Nomor 9 Tahun 2020 dari laman resmi covid19.go.id, tertera bahwa surat keterangan uji tes PCR atau rapid test antigen memiliki masa berlaku 14 hari sejak dikeluarkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.