Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Nilai Tukar Mata Uang Penting untuk Industri Penerbangan Indonesia

Kompas.com - 20/12/2020, 15:31 WIB
Nabilla Ramadhian,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Ketua Umum Indonesia National Air Carriers Association (INACA) Denon Prawiraatmadja mengatakan, saat ini ada satu kekhawatiran yang dirasa oleh industri penerbangan Indonesia.

“2-3 bulan belakangan, pengeluaran perusahaan penerbangan ini adalah mata uang asing, sementara pendapatan lebih banyak mata uang Rupiah,” katanya.

Pernyataan itu Denon sampaikan dalam konferensi pers virtual Penandatanganan Nota Kesepahaman PHRI dan AirAsia, Rabu (16/12/2020).

Baca juga: 12 Langkah Bandara Soekarno-Hatta agar Penumpang Aman dari Covid-19

Menurut dia, hal tersebut menjadi tantangan tersendiri mengetahui nilai tukar mata uang Indonesia berbeda dengan nilai tukar mata uang asing yang dikeluarkan pihaknya.

“Hal ini sempat disampaikan waktu itu dan diskusi dengan Menparekraf dan Menko. Tahun-tahun ke depan ini akan jadi kekhawatiran industri pariwisata dan industri penerbangan kita,” ujar Denon.

Dia melanjutkan, tantangan dan kekhawatiran tersebut perlu segera mendapat jawaban agar industri pariwisata dan penerbangan Indonesia tidak mengalami kendala dalam beroperasional.

Rute penerbangan yang belum menguntungkan

Hal lain yang menjadi tantangan adalah masih belum adanya penerbangan reguler ke penjuru timur Indonesia yang menguntungkan.

“Masih ada daerah-daerah yang belum bisa didukung oleh penerbangan regular yang menguntungkan,” tutur Denon.

Ia melanjutkan, banyak area yang dibangun pemerintah sebagai komitmen dalam membangun public service obligation yang rute-rutenya belum menguntungkan.

Baca juga: AirAsia Buka 5 Rute Domestik Baru, Terbang Mulai Desember 2020

Guna menghadapi hal tersebut, Denon beraharap pada tahun-tahun berikutnya ada konsep yang dapat mendukung kegiatan transportasi udara di bagian timur Indonesia, terlebih dalam sektor pariwisata.

Sebab, menurut Denon, industri pariwisata yang didukung oleh industri penerbangan memiliki kesempatan untuk menunjang aksesibilitas di seluruh Indonesia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Wisata Keluarga yang Lengkap di Dira Kencong Jember

Wisata Keluarga yang Lengkap di Dira Kencong Jember

Jalan Jalan
Dira Waterpark Kencong Jember: Harga Tiket, Jam Buka, dan Lokasi

Dira Waterpark Kencong Jember: Harga Tiket, Jam Buka, dan Lokasi

Jalan Jalan
Bos Apple Tim Cook Berkunjung ke Museum Wayang, Simak Daya Tariknya 

Bos Apple Tim Cook Berkunjung ke Museum Wayang, Simak Daya Tariknya 

Jalan Jalan
Mengenal Bangsal Kepatihan, Lokasi Open House Sri Sultan HB X

Mengenal Bangsal Kepatihan, Lokasi Open House Sri Sultan HB X

Jalan Jalan
Dubai Dilanda Badai, Penerbangan Ditunda dan Dialihkan

Dubai Dilanda Badai, Penerbangan Ditunda dan Dialihkan

Travel Update
Banten Dikunjungi 2,5 Juta Wisatawan pada Lebaran 2024, Belum Capai Target

Banten Dikunjungi 2,5 Juta Wisatawan pada Lebaran 2024, Belum Capai Target

Travel Update
Perputaran Ekonomi Sektor Parekraf Capai Rp 369,8 Triliun Selama Lebaran

Perputaran Ekonomi Sektor Parekraf Capai Rp 369,8 Triliun Selama Lebaran

Travel Update
Ada Promo Tiket Pesawat ke Vietnam dari Vietjet, mulai Rp 1 Juta

Ada Promo Tiket Pesawat ke Vietnam dari Vietjet, mulai Rp 1 Juta

Travel Update
Mengenal Terowongan Juliana, Lokasi Syuting Film Siksa Kubur

Mengenal Terowongan Juliana, Lokasi Syuting Film Siksa Kubur

Jalan Jalan
Vokalis Red Hot Chili Peppers Disebut Kunjungi Mentawai, di Mana Lokasinya?

Vokalis Red Hot Chili Peppers Disebut Kunjungi Mentawai, di Mana Lokasinya?

Travel Update
350.000 Wisatawan Kunjungi Semarang Saat Libur Lebaran 2024, Kota Lama Jadi Favorit

350.000 Wisatawan Kunjungi Semarang Saat Libur Lebaran 2024, Kota Lama Jadi Favorit

Travel Update
5 Wisata di Sekitar Pusat Kota Semarang, Banyak yang Gratis

5 Wisata di Sekitar Pusat Kota Semarang, Banyak yang Gratis

Jalan Jalan
Libur Lebaran 2024, Okupansi Hotel Dekat Tempat Wisata di Jawa Barat Capai 95 Persen

Libur Lebaran 2024, Okupansi Hotel Dekat Tempat Wisata di Jawa Barat Capai 95 Persen

Travel Update
Wahana dan Aktivitas Wisata di Malang Smart Arena

Wahana dan Aktivitas Wisata di Malang Smart Arena

Jalan Jalan
Malang Smart Arena: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Malang Smart Arena: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com