Kompas.com - 22/12/2020, 09:12 WIB
Ilustrasi liburan selama pandemi, wajib memakai masker dan patuhi protokol kesehatan Shutterstock/eggeeggIlustrasi liburan selama pandemi, wajib memakai masker dan patuhi protokol kesehatan

KOMPAS.com - Dr. R. A. Adaninggar, Sp.PD, akrab disapa Ning, mengatakan bahwa salah satu yang wajib dihindari untuk dilakukan oleh wisatawan saat liburan di tengah pandemi Covid-19 adalah asal menyentuh barang.

“Hindari sentuh benda umum. Wisatawan rentan sakit setelah liburan karena berinteraksi dengan permukaan benda umum yang kemungkinan terkontaminasi,” katanya.

Baca juga: 5 Tips Liburan Bersama Anak Saat Pandemi, Pakai Face Shield

Pernyatan tersebut disampaikan olehnya dalam konferensi pers virtual “Perlindungan Lengkap Jiwa dan Kesehatan yang Terjangkau”, Senin (21/12/2020).

Selain tidak asal menyentuh barang, berikut tips aman selama liburan yang telah Kompas.com rangkum:

  • Pilih tempat wisata luar ruangan

Salah satu protokol kesehatan yang wajib dipatuhi wisatawan adalah menjaga jarak antara satu dengan yang lain.

Namun, Ning mengatakan bahwa selain menghindari keramaian agar bisa jaga jarak, pilihan tempat wisata yang menawarkan banyak area luar ruangan juga penting.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Senada dengan hal tersebut, Travel Blogger Kadek Arini juga mengatakan bahwa tempat wisata luar ruangan dapat memudahkan wisatawan untuk melakukan jaga jarak.

Baca juga: 4 Tips Liburan Bersama Bayi Saat Pandemi, Tidak Wajib Pakai Masker

“Setiap tempat punya risiko, tapi (wisatawan) bisa cegah diri sendiri. Untuk Labuan Bajo, karakternya kepulauan dan memang wisata semua luar ruangan,” ungkapnya pada kesempatan yang sama.

Kadek menambahkan, jika wisatawan berlibur ke Labuan Bajo, mereka tidak perlu khawatir akan kerumunan lantaran wisatawan bisa island hopping selama berada di sana.

  • Tidak makan di restoran

Selama berlibur, Ning tidak menyarankan wisatawan kulineran di restoran yang tertutup karena dirasa cukup riskan.

“Sebisa mungkin tidak dine-in di restoran tertutup, kalau restoran luar ruangan bisa jaga jarak jadi tidak apa-apa,” imbaunya.

Dine-in di restoran tertutup kalau bisa dibatasi. Kalau kumpul, risiko lebih tinggi untuk tertular,” sambung Ning.

Baca juga: 10 Tips Aman Menginap di Hotel Selama Pandemi Covid-19

ilustrasi liburan domestik di BaliDok. tiket.com ilustrasi liburan domestik di Bali

 

  • Bawa peralatan sendiri

Bagi wisatawan yang hendak bepergian, Ning mengatakan bahwa ada baiknya mereka membawa alat makan dan ibadah pribadi agar lebih aman dan tidak bercampur dengan orang lain.

  • Tidak makan di kendaraan publik

Jika bepergian menggunakan transportasi umum, Ning mengimbau agar wisatawan tidak makan dan minum selama perjalanan.

  • Lakukan protokol kesehatan

Selain menjaga jarak satu sama lain, protokol kesehatan lain yang wajib dilakukan adalah menggunakan masker dan rajin mencuci tangan.

“Juga hindari menyentuh area wajah dan sedia hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60 persen,” ujar Ning.

Untuk jaga jarak, dia tidak memungkiri sulitnya melakukan hal tersebut saat berada di antrean misalnya seperti di bandara atau terminal.

Namun, dia menegaskan bahwa wisatawan harus berusaha semaksimal mungkin untuk tetap melakukan hal tersebut agar selama liburan tetap aman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Travel Update
Semua Pintu Masuk Wisata Gunung Bromo Buka Lagi per 30 November 2021

Semua Pintu Masuk Wisata Gunung Bromo Buka Lagi per 30 November 2021

Travel Update
Aturan Perjalanan PPKM Level 3 Nataru, Wajib Bawa SKM

Aturan Perjalanan PPKM Level 3 Nataru, Wajib Bawa SKM

Travel Update
Pendaki Gunung Lawu via Karanganyar Wajib Pakai Sepatu Gunung

Pendaki Gunung Lawu via Karanganyar Wajib Pakai Sepatu Gunung

Travel Update
Turis Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Syaratnya Siapkan Asuransi Rp 315 Juta

Turis Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Syaratnya Siapkan Asuransi Rp 315 Juta

Travel Update
5 Tips Wisata di Puncak Kuik Ponorogo agar Puas Nikmati Keindahannya

5 Tips Wisata di Puncak Kuik Ponorogo agar Puas Nikmati Keindahannya

Travel Tips
Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Travel Tips
5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

Travel Tips
Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Jalan Jalan
Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Travel Update
Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Travel Update
Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Travel Update
Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Jalan Jalan
Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Travel Update
Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.