Diganti Sandiaga Uno, Ini Kebijakan Wishnutama Saat Jadi Menparekraf

Kompas.com - 23/12/2020, 10:10 WIB
Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio dalam peluncuran logo Indonesia Care. DOK. Humas KemenparekrafMantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio dalam peluncuran logo Indonesia Care.


KOMPAS.com – Wishnutama Kusubandio adalah salah satu menteri yang terkena reshuffle kabinet akhir tahun. Reshuffle diumumkan langsung Presiden Joko Widodo, Selasa (22/12/2020).

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, dipilih untuk menggantikan Wishnutama sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf).

Selama menjabat sebagai Menparekraf kurang lebih satu tahun, Wishnutama telah menginisiasi beberapa kebijakan di industri pariwisata.

Berikut Kompas.com rangkum kebijakan-kebijakan tersebut.

1. Anggaran Rp 72 miliar untuk Influencer

Pada bulan Februari 2020, pemerintah ingin memastikan pariwisata di Indonesia tetap diminati oleh wisatawan mancanegara. Salah satu alasannya, belum ditemukan kasus Covid-19 saat itu di Indonesia.

Untuk mewujudkannnya, pemerintah mengucurkan dana insentif Rp 298,5 miliar untuk sektor pariwisata.

Baca juga: Pesan Wishnutama ke Sandiaga Uno: Pariwisata Bisa Bangkit Lebih Baik

Alokasi dana tersebut, kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto salah satunya sebanyak Rp 72 miliar untuk influencer.

Wishnutama kemudian memberi klarifikasi bahwa anggaran tersebut tidak hanya untuk influencer, juga untuk promosi, fame trip, dan pengenalan destinasi wisata.

Influencer yang digaet semuanya berasal dari mancanegara karena targetnya adalah wisatawan mancanegara. 

Belakangan anggaran tersebut tersebut ditunda lantaran kasus positif Covid-19 di Indonesia kian meningkat.

Ilustrasi Pariwisata IndonesiaDokumentasi Biro Komunikasi Kemenparekraf Ilustrasi Pariwisata Indonesia

2. Insentif Industri Pariwisata

Kemenparekraf mengumumkan soal skema insentif bagi sektor pariwisata akibat dampak Covid-19 sejak Februari 2020. Skema tersebut terdiri dari beberapa kebijakan. Salah satunya adalah insentif pajak.

Pemerintah mengeluarkan program berupa insentif pajak dan stimulus untuk dunia usaha. Salah satu sektor yang mendapatkannya adalah sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Hal ini dilakukan sebagai upaya menjaga keberlangsungan industri agar tetap berjalan di tengah pandemi.

Selain insentif pajak, ada pula skema dana hibah pariwisata senilai Rp 3,3 triliun. Dana hibah tersebut diperuntukkan bagi pelaku usaha hotel, restoran, dan pemerintah daerah (pemda). Dana tersebut disebut cair pada November 2020 silam.

Baca juga: Profil Singkat Sandiaga Uno, Terpilih Jadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Dana hibah pariwisata ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainibility) serta operasional usaha lainnya.

Selain untuk industri pariwisata, pada Februari 2020 pemerintah juga mencanangkan insentif untuk wisatawan. Untuk wisatawan domestik, pemerintah sempat memberikan diskon 30 persen penerbangan ke 10 tujuan wisata.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rute Menuju Embung Sikembang Pagergunung, Magelang yang Dikelilingi Perbukitan

Rute Menuju Embung Sikembang Pagergunung, Magelang yang Dikelilingi Perbukitan

Travel Tips
Wajibkan Pelancong dari Luar Negeri Tes Usap Anal untuk Deteksi Covid-19, China Diprotes

Wajibkan Pelancong dari Luar Negeri Tes Usap Anal untuk Deteksi Covid-19, China Diprotes

Travel Update
Itinerary Seharian Wisata di Bantul, Bisa Sandboarding

Itinerary Seharian Wisata di Bantul, Bisa Sandboarding

Itinerary
Itinerary Seharian Wisata Selfie di Jogja, Ada HeHa Ocean View

Itinerary Seharian Wisata Selfie di Jogja, Ada HeHa Ocean View

Itinerary
Kepulauan di Portugal Izinkan Turis yang Sudah Vaksin Covid-19 Berkunjung

Kepulauan di Portugal Izinkan Turis yang Sudah Vaksin Covid-19 Berkunjung

Travel Update
8 Tempat Makan di Jogja Ini Punya Pemandangan Indah

8 Tempat Makan di Jogja Ini Punya Pemandangan Indah

Jalan Jalan
#MelihatHarapan Bike Trenggalek 2021: Gowes Sehat Sambil Berbagi Kebaikan

#MelihatHarapan Bike Trenggalek 2021: Gowes Sehat Sambil Berbagi Kebaikan

Travel Update
Rencana Thailand Terima Turis yang Sudah Divaksin Covid-19

Rencana Thailand Terima Turis yang Sudah Divaksin Covid-19

Travel Update
Sambil Gowes, Kompas.com Salurkan Donasi Internet dan Buku di Trenggalek

Sambil Gowes, Kompas.com Salurkan Donasi Internet dan Buku di Trenggalek

Travel Update
4 Wisata Seru Pulau Samosir yang Ada di Tengah Danau Toba

4 Wisata Seru Pulau Samosir yang Ada di Tengah Danau Toba

Jalan Jalan
Itinerary Solo Trip 3 Hari 2 Malam ke Belitung

Itinerary Solo Trip 3 Hari 2 Malam ke Belitung

Itinerary
Itinerary Wisata 3 Hari 2 Malam ke Belitung Bareng Teman-teman

Itinerary Wisata 3 Hari 2 Malam ke Belitung Bareng Teman-teman

Itinerary
Hotel di Thailand ini Tawarkan Field Trip Virtual Gratis untuk Lihat Gajah

Hotel di Thailand ini Tawarkan Field Trip Virtual Gratis untuk Lihat Gajah

Travel Update
IATA: Paspor Digital Penerbangan akan Diluncurkan Maret 2021

IATA: Paspor Digital Penerbangan akan Diluncurkan Maret 2021

Travel Update
Antis dan Tiket.com Beri Promo Hotel, Diskon Hingga 60 Persen

Antis dan Tiket.com Beri Promo Hotel, Diskon Hingga 60 Persen

Travel Promo
komentar di artikel lainnya
Close Ads X