Kompas.com - 23/12/2020, 16:40 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno Dok. KemenparekrafMenparekraf Sandiaga Uno

KOMPAS.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno berharap, usai menjabat sebaga Menparekraf, Wishnutama tetap bergelut dalam bidang pariwisata.

“Harapannya kita, Tama akan terus bisa dirikan suatu mentorship pada sektor ini,” katanya dalam konferensi pers usai melakukan upacara serah terima jabatan (sertijab) di Gedung Sapta Pesona Kantor Kemenparekraf RI, Jakarta, Rabu (23/12/2020).

Sandiaga melanjutkan, melalui bimbingan yang harapannya dilakukan oleh Wishnutama, para pelaku industri pariwisata bisa bertahan.

Baca juga: Sandiaga Uno Jadi Menparekraf, Ini Tanggapan Asosiasi Pariwisata

Namun, dia tidak hanya ingin mereka bisa bertahan selama dan pasca-pandemi Covid-19 namun juga berhasil menangkap peluang.

Mentorship pada sektor ini sangat penting mengingat jumlah lapangan pekerjaan yang sangat banyak,” ungkap Sandiaga.

Saat ini, dia mengatakan bahwa industri pariwisata memiliki lebih dari 33 juta lapangan pekerjaan yang harapannya dapat diselamatkan.

Selain itu, dia juga berharap bahwa mereka akan lebih berkualitas dari sebelumnya agar industri pariwisata Indonesia dapat menjadi salah satu sektor unggulan.

“Sektor yang betul-betul menjadi lokomotif pembangunan bangsa. Saya yakin jika kita kerja keras dengan penuh keikhlasan, semoga bisa mendapatkan hasil yang terbaik,” ujar Sandiaga.

Baca juga: Jabat Menparekraf, Apa yang Jadi Prioritas Sandiaga Uno?

Selain harapan akan Wishnutama dapat memberi bimbingan pada sektor pariwisata, dia juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada mantan Menparekraf 2019/2020.

Sandiaga terpilih menjadi Menparekraf dan telah melakukan upacara sertijab yang dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 133/P Tahun 2020 tentang Pengisian dan Penggantian Menteri Negara Kabinet Indonesia Maju Periode Tahun 2019/2024.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan naskah sertijab, lalu penyerahan naskah dan dokumen.

Naskah dan dokumen yang diserahkan antara lain Rencana Strategis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Kemenparekraf) Tahun 2020/2024.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Toilet Umum yang Unik di Tokyo, Terlihat Seperti Mengambang

Ada Toilet Umum yang Unik di Tokyo, Terlihat Seperti Mengambang

Jalan Jalan
Tahun 2021 Ini, Turis Bisa Piknik di Taman Istana Buckingham

Tahun 2021 Ini, Turis Bisa Piknik di Taman Istana Buckingham

Jalan Jalan
Pascagempa, Seluruh Wisata Kelolaan Jatim Park Group Tetap Buka

Pascagempa, Seluruh Wisata Kelolaan Jatim Park Group Tetap Buka

Travel Update
Harga Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Jadi Rp 85.000

Harga Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Jadi Rp 85.000

Travel Update
5 Kafe Rooftop Instagramable di Jakarta, Cocok untuk Santai Sore Hari

5 Kafe Rooftop Instagramable di Jakarta, Cocok untuk Santai Sore Hari

Jalan Jalan
Resmi! Ada Gondola Baru untuk Wisatawan di Dusun Girpasang Klaten

Resmi! Ada Gondola Baru untuk Wisatawan di Dusun Girpasang Klaten

Travel Update
Larangan Mudik, Hotel Diharapkan Beri Paket Staycation Bonus Hampers Isi Produk Lokal

Larangan Mudik, Hotel Diharapkan Beri Paket Staycation Bonus Hampers Isi Produk Lokal

Travel Update
Pertama di Asia: Travel Bubble Taiwan-Palau Dimulai, Ini Aturannya

Pertama di Asia: Travel Bubble Taiwan-Palau Dimulai, Ini Aturannya

Travel Update
Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Travel Promo
Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Travel Update
Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Travel Update
Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Travel Update
Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Travel Promo
Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Travel Update
Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X