BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Hong Kong Tourism Board

Gemar Mendaki? 5 Wisata Alam di Hong Kong Ini Wajib Dikunjungi

Kompas.com - 23/12/2020, 20:16 WIB
Pemandangan alam Hong Kong. DOK. HONG KONG TOURISM BOARDPemandangan alam Hong Kong.
|

KOMPAS.comHong Kong dikenal sebagai salah satu kota dengan gedung pencakar langit terbanyak di dunia. Namun, siapa sangka kalau Hong Kong juga menyimpan berbagai pesona wisata outdoor dengan pemandangan alam yang indah dan menenangkan.

Tak hanya itu, destinasi alam Hong Kong juga penuh dengan keanekaragaman hayatinya. Hal ini diamini oleh Founder Kembali, sebuah layanan pemandu pariwisata alam, Jasmine Nunns.

“Hong Kong sangatlah kontras, perkotaan dan pedesaan, baru dan lama, serta timur dan barat. Hong Kong juga menjadi salah satu kota yang mudah diakses oleh semua orang untuk menikmati pesona alam liar,” ujar Jasmine dalam rilis yang diterima Kompas.com, Selasa (22/12/2020).

Dalam rangka mendukung pariwisata outdoor di Hong Kong, Hong Kong Tourism Board (HKTB) meluncurkan kampanye Great Outdoors Hong Kong (GOHK) untuk mendorong pengunjung menjelajahi berbagai wisata alam di sana.

Pada periode kali ini, kampanye GOHK akan menawarkan keindahan alam Kota Hong Kong dengan berbagai jalur hiking, bersepeda, serta serangkaian acara trail running yang berlangsung pada September 2020 dan Maret 2021.

Penasaran destinasi alam seperti apa yang wajib dikunjungi kala menyambangi Hong Kong? Simak ulasan berikut.

Pesona Sunset Peak sebagai gunung tertinggi ketiga di Hong Kong.DOK. DISCOVER HONG KONG Pesona Sunset Peak sebagai gunung tertinggi ketiga di Hong Kong.

1. Sunset Peak

Sunset Peak adalah gunung tertinggi ketiga di Hong Kong. Dengan tinggi 867 meter di atas permukaan laut (mdpl), gunung ini mudah diakses oleh para pendaki. Ketika berkunjung ke sana, Anda akan dimanjakan pemandangan padang rumput dan berbagai jenis bunga.

Jika menyukai tantangan, Anda wajib menjajal jalur pendakian Sunset Peak. Jalur dengan panjang 9 kilometer (km) ini disinyalir masuk kategori dengan tingkat kesulitan tinggi.

Meskipun terbilang sulit, usaha Anda akan terbayarkan saat berhasil mencapai puncak. Dari sana, mata Anda akan dimanjakan dengan pemandangan lanskap Hong Kong dari ketinggian.

Mulai dari pemandangan teluk dan pantai sepanjang Hong Kong hingga panorama jalur Silvergrass–yang merupakan puncak tertinggi Pulau Lantau–dapat dilihat dari titik tersebut.

Pesona pemandangan alam Tsing Yi Nature Trails di Hong Kong. Pesona pemandangan alam Tsing Yi Nature Trails di Hong Kong.

2. Tsing Yi Nature Trails

Jika Anda yang ingin mendaki bukit dengan tingkat kesulitan mudah, Anda bisa mengunjungi Tsing Yi. Jalan setapak sepanjang 4 km yang dihadirkan di Tsing Yi akan membawa Anda melihat berbagai panorama Hong Kong, mulai dari jembatan, daratan, hingga perairan yang mengelilingi Pulau Tsing Yi.

Tak perlu takut kelelahan, Tsing Yi menyediakan banyak area duduk di sepanjang jalur pendakian untuk beristirahat. Pendakian yang hanya butuh waktu 2 jam ini juga menawarkan pemandangan hamparan warna-warni bunga yang indah sehingga rasa lelah saat mendaki tak akan terasa.

Eagle?s Nest menjadi tempat hiking favorit di Hong Kong dengan jalur pendakian yang terbilang mudah.DOK. DISCOVER HONG KONG Eagle?s Nest menjadi tempat hiking favorit di Hong Kong dengan jalur pendakian yang terbilang mudah.

3. Eagle’s Nest Nature Trail

Sama halnya dengan Tsing Yi, Eagle’s Nest juga menjadi tempat hiking favorit di Hong Kong dengan jalur pendakian yang terbilang mudah.

Dengan waktu pendakian sekitar 2 jam, wisatawan akan ditawarkan dengan indahnya pemandangan Kowloon Reservoir, Kowloon Peninsula, dan pegunungan di area New Territories.

Saat mengunjungi Eagles Nest, Anda juga akan menemukan berbagai macam hewan cantik, salah satunya burung elang paria atau black kite. Burung elang yang memiliki ukuran sekitar 65 centimeter (cm) ini memiliki bulu berwarna coklat gelap dengan ekor menggarpu yang khas.

Pada waktu terbang, bercak pucat pada pangkal bulu primer terlihat kontras dengan ujung sayap yang hitam. Karena hal ini, kecantikan burung elang paria lebih tampak saat mereka sedang mengepakkan sayapnya.

Pak Tam Chung to Sham Chung menawarkan kombinasi pemandangan alam Hong Kong dan kuliner khas daerah setempat.DOK. DISCOVER HONG KONG Pak Tam Chung to Sham Chung menawarkan kombinasi pemandangan alam Hong Kong dan kuliner khas daerah setempat.

4. Pak Tam Chung to Sham Chung

Selain pesona wisata alam, Hong Kong juga menawarkan jalur hiking dengan kombinasi wisata kuliner di Pak Tam Chung to Sham Chung. Perlu diketahui, destinasi ini menyimpan segudang hidangan gastronomi khas Hong Kong, mulai dari hidangan utama, dessert, hingga camilan.

Di sana, Anda bisa mengunjungi salah satu kafe yang terkenal dengan omelet tiram dan daging babi rebus Hakka. Tak hanya itu, Anda juga akan disuguhkan pemandangan pegunungan dan danau di sepanjang jalan.

Setelah puas menyantap hidangan khas Hong Kong, Anda bisa melanjutkan pendakian menuju puncak dengan jarak 13 km dalam waktu 5 jam.

Desa Yim Tin Tsai di Sai Kung, Hong KongDOK. HONG KONG TOURISM BOARD Desa Yim Tin Tsai di Sai Kung, Hong Kong

5. Sai Kung

Hamparan jernihnya air laut berwarna biru dan pantai yang tenang akan menyambut Anda saat berkunjung ke Sai Kung. Di sana, Anda juga bisa memanjakan lidah dengan menyantap hidangan laut segar.

Sebagai informasi, daerah wisata ini dibuka pada 1978. Awalnya, Sai Kung adalah rumah pagi para nelayan sejak abad ke-14. Inilah yang menyebabkan Sai Kung kaya akan variasi kuliner laut.

Untuk menikmati pengalaman kuliner terbaik khas Sai Kung, tampaknya Anda wajib menyambangi area Sai Kungs’ Seafood Street. Di sana, Anda bisa memanjakan lidah dengan makanan laut hasil tangkapan para nelayan.

Puas bersantap, Anda bisa melanjutkan penjelajahan dengan menjajal medan pendakian di sana. Saat mendaki, Anda bisa menikmati pemandangan alam Hong Kong, mulai dari hutan mangrove, pantai yang tenang, hingga Hong Kong UNESCO Global Geopark.

Untuk diketahui, pada November 2020, HKTB bekerja sama dengan aktris dan penyanyi asal Indonesia Shanty untuk menjelajah Sai Kung. Perjalanannya dimulai dengan menaiki sampan selama 15 menit ke dermaga Desa Yim Tin Tsai.

Yim Tin Tsai merupakan sebuah desa yang terabaikan karena populasinya yang sedikit. Namun, pada 2000, desa ini dipugar dan resmi dijadikan sebagai salah satu desa wisata di Hong Kong.

Sepanjang pendakian, Shanty disuguhkan pemandangan sisa-sisa masa lalu yang menarik dengan begitu banyak cerita sejarah, mulai dari deretan rumah tua Hakka, museum barang-barang rumah dan keramik, sampai ladang garam dan Kapel St Joseph.

Pesona pinneappple bun rock, batu yang menyerupai roti nanas khas Hong Kong, yakni polo bun.DOK. HONG KONG TOURISM BOARD Pesona pinneappple bun rock, batu yang menyerupai roti nanas khas Hong Kong, yakni polo bun.

Di sepanjang jalan setapak, Shanty juga mengunjungi kios lokal kecil yang menjual manisan Hakka.

Penjelajahan Sai Kung tak hanya berhenti sampai di situ. Anda juga bisa mengunjungi Pulau Sharp. Untuk memulai eksplorasi di pulau ini, Anda bisa mulai dari Pantai Kin Tsui.

Pantai Kin Tsui merupakan sebuah pantai kecil yang penuh warisan geologi Hong Kong. Letusan kuno yang terjadi pada zaman prasejarah membuat pulau ini memiliki banyak bebatuan yang tidak ditemukan di tempat lain, salah satunya pinneapple bun rock.

Bentuk batu tersebut cukup unik karena menyerupai roti nanas atau polo bun, makanan lokal Hong Kong. Karena bentuk itu pula, batu tersebut dinamai pineapple bun rock.

Sebelum mengakhiri perjalanan di Sai Kung, Anda bisa berkunjung ke Kompleks Candi Tin Hau (Tin Hau Temple) yang terletak tak jauh dari gerbang Desa Yim Tin Tsai. Di tempat ini, Anda bisa menikmati relief bersejarah dari candi yang telah direstorasi dengan warna cerah.

Awalnya, Tin Hau Temple dibangun sebagai persembahan kepada Dewi Laut. Kini, candi ini identik dengan sebutan “pelindung kota”.

Awalnya, Tin Hau Temple dibangun sebagai persembahan kepada Dewi Laut. Kini, candi ini identik dengan sebutan ?pelindung kota?. DOK. HONG KONG TOURISM BOARD Awalnya, Tin Hau Temple dibangun sebagai persembahan kepada Dewi Laut. Kini, candi ini identik dengan sebutan ?pelindung kota?.

Itulah ragam destinasi alam di Hong Kong yang bisa Anda sambangi. Untuk informasi lebih lanjut mengenai destinasi wisata alam lainnya, Anda bisa mengunjungi www.discoverhongkong.com. Kemudian, klik tautan ini untuk mengetahui penjelajahan Shanty di Sai Kung.

Selamat mengeksplorasi Hong Kong!


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya