Kompas.com - 24/12/2020, 08:05 WIB
Kawasan Kayutangan, Kota Malang, dengan latar belakang pemandangan Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Kayutangan, Kamis (3/3/2016). KOMPAS/DAHLIA IRAWATIKawasan Kayutangan, Kota Malang, dengan latar belakang pemandangan Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Kayutangan, Kamis (3/3/2016).

KOMPAS.com - Wisatawan dari luar Kota Malang yang hendak liburan ke sana wajib membawa hasil negatif tes rapid antigen atau antibodi hingga 5 Januari 2021.

Adapun, hasil tes tersebut diterbitkan maksimal dua hari sebelum wisatawan check-in atau saat pengunjung memasuki area tempat wisata.

Hal ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Malang Nomor 34 Tahun 2020 yang diberikan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Malang, Rabu (23/12/2020).

Baca juga: Persiapan Kota Malang Sambut Libur Panjang, Hotel Ganjil Genap

Adapun, SE tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Wisatawan Atau Pendatang Dari Luar Kota Yang Menginap Di Hotel, Guest House, Apartemen, Tempat Penginapan Dan Tempat Usaha Sejenisnya Serta Pengunjung Tempat Wisata Di Kota Malang.

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut syarat liburan ke Kota Malang yang telah Kompas.com rangkum:

Wisatawan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Bawa hasil negatif tes rapid antigen atau antibodi saat menginap di Kota Malang
  • Bawa hasil negatif tes rapid antigen atau antibodi saat berkunjung ke tempat wisata di Kota Malang
  • Hasil negatif tes rapid antigen diterbitkan paling lambat dua hari sebelum check-in atau memasuki area tempat wisata
  • Hasil negatif tes rapid antigen difotokopi untuk diserahkan ke petugas hotel atau tempat wisata

Pelaku usaha pariwisata

  • Wajib menerapkan protokol kesehatan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku
  • Wajib memeriksa wisatawan yang check-in apakah mereka membawa surat keterangan hasil negatif tes rapid antigen atau antibodi
  • Wajib memeriksa wisatawan yang memasuki area tempat wisata apakah mereka membawa surat keterangan hasil negatif tes rapid antigen atau antibodi
  • Wajib menolak wisatawan yang tidak membawa hasil negatif tes rapid antigen atau antibodi saat tiba di hotel dan tempat wisata
  • Wajib sarankan wisatawan yang tidak membawa hasil negatif tes rapid antigen atau antibodi untuk melakukan tes di fasilitas kesehatan terdekat
  • Wajib dokumentasikan dan mengarsip fotokopi hasil negatif tes rapid antigen atau antibodi kepada Wali Kota Malang
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Jalan Jalan
Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Travel Update
Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Travel Update
Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Travel Update
Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Travel Update
Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Travel Update
Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Jalan Jalan
4 Tren Berwisata yang Berubah karena Pandemi

4 Tren Berwisata yang Berubah karena Pandemi

Travel Update
Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Travel Update
4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

Travel Tips
Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Travel Tips
Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Travel Tips
Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Travel Promo
Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Jalan Jalan
Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.