Kompas.com - 25/12/2020, 08:31 WIB

KOMPAS.com – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi MY Bramuda, akrab disapa Bram, mengatakan bahwa Banyuwangi menyambut seluruh wisatawan dari mana pun.

“Dari mana saja boleh, tidak ada (larangan) dari zona merah. Sejauh ini menurut pantauan kami, kalau mereka tiba dari luar kota, mereka sudah membawa rapid,” katanya kepada Kompas.com, Selasa (22/12/2020).

“Wisatawan siap siap, butuh refreshing. Tapi sebelum berangkat, karena rapid murah, mereka sudah rapid duluan dari daerah asal. Biasanya begitu,” sambugnya.

Baca juga: Arabian Street Food Banyuwangi, Nikmati Lezatnya Kuliner Timur Tengah

Sementara bagi yang menginap di hotel, Bram mengungkapkan, sebagian besar sudah melakukan rapid test terlebih dahulu.

Namun, hal ini karena adanya aturan wajib rapid test antigen dalam transportasi udara dan kereta api yang tertulis dalam Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 3 Tahun 2020. Kebijakan berlaku sejak Selasa hingga 8 Januari 2021.

SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 3 Tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Orang Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 Dalam Masa Pandemi Covid-19.

Hutan De Jawatan di Kabupaten Banyuwangi menjadi pilihan wisatawan untuk menikmati hari liburBAGUS SUPRIADI/KOMPAS.COM Hutan De Jawatan di Kabupaten Banyuwangi menjadi pilihan wisatawan untuk menikmati hari libur

Sementara untuk perjalanan melalui jalur laut dengan pelayaran lokasi terbatas antar pulau atau pelabuhan domestik dalam satu wilayah, wisatawan tidak diwajibkan menggunakan rapid test antigen.

Bagi yang melakukan perjalanan menggunakan transportasi darat, baik itu pribadi atau umum, diimbau untuk menggunakan rapid test antigen paling lama 3x24 jam sebelum keberangkatan.

Pengisian e-HAC Indonesia pun wajib dilakukan bagi seluruh pelaku perjalanan melalui seluruh moda transportasi, kecuali kereta api.

Baca juga: Wisata De Djawatan Banyuwangi, Ada 805 Pohon Berumur 150 tahun

“Ke hotel kalau minta fasilitas test rapid antigen bisa, nanti diarahkan ke RS rujukan yang dituju Pemda Banyuwangi,” tutur Bram.

Berdasarkan data dari Covid19.go.id, Kamis (24/12/2020), sejumlah daerah di Indonesia memiliki risiko tinggi Covid-19 yang membuatnya masuk dalam zona merah.

Beberapa di antaranya adalah Kota Manado, Kota Kupang, Maluku Tenggara Barat, Minahasa, Kota Palangkaraya, Tuban, Kota Malang, Kediri, Brebes, Kota Magelang, dan Kota Surakarta.

Selanjutnya ada Wonogiri, Blora, Semarang, Karawang, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Kota Yogyakarta, Bantul, Jembaran, Badung, dan Gianyar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.