Kompas.com - 25/12/2020, 16:10 WIB
Gunung Gede Pangrango di Jawa Barat. shutterstock/Dede SudianaGunung Gede Pangrango di Jawa Barat.

KOMPAS.comTaman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) kembali menutup kegiatan pendakian mulai 28 Desember 2020 – 31 Januari 2021.

Berdasarkan keterangan dalam situs resmi TNGGP, penutupan sementara berdasarkan Surat Edaran 1483/BBTNGGP/Tek.P2/12/2020 tentang Penutupan Sementara Kegiatan Pendakian.

“Dalam rangka mengantisipasi cuaca yang ekstrim dan untuk pemulihan ekosistem di sepanjang jalur pendakian TNGGP, maka Balai Besar TNGGP (BBTNGGP) menyatakan kegiatan pendakian di TNGGP ditutup sementara untuk umum,” seperti tertera dalam SE yang ditanda tangani Kepala BBTNGGP Wahju Rudianto.

Baca juga: 8 Tips Mendaki Gunung Gede Pangrango di Musim Hujan, Waspada Angin

Apabila pada 1 Februari cuaca masih buruk berdasarkan prakiraan BMKG, penutupan akan diperpanjang hingga pendakian dirasa aman untuk dilakukan kembali.

TNGGP menegaskan, calon pendaki yang sudah melakukan pembayaran melalui proses pemesanan daring pada tanggal tersebut—jika masih ditutup—mereka diminta untuk menjadwal ulang pendakian.

Kenapa hanya ditutup satu bulan?

Berdasarkan unggahan dalam Instagram @tn_gedepangrango, Rabu (23/12/2020), seorang pengguna Instagram @syamsudinidong mengatakan, biasanya TNGGP tutup selama tiga bulan setiap awal tahun.

 

Pemandangan Gunung Gede Pangrango dari wilayah Selabintana, Desa Sudajayagirang, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (1/6/2018). KOMPAS.com/BUDIYANTO Pemandangan Gunung Gede Pangrango dari wilayah Selabintana, Desa Sudajayagirang, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (1/6/2018).

Menanggapi hal tersebut, akun Instagram resmi TNGGP mengatakan, sebelumnya pihak mereka sudah menutup kawasan untuk waktu yang lama akibat pandemi Covid-19 dan beberapa hal.

“Berdasarkan pengamatan petugas lapangan dapat dilakukan 1 bulan untuk pemulihan ekosistem saat ini,” tutur @tn_gedepangrango di kolom komentar.

Dia melanjutkan, tahun sebelumnya pembukaan dimulai pada April, ditutup pada pertengahan Agustus, dan dilanjutkan pada Januari.

Baca juga: Kuota Pendakian Gunung Gede Pangrango Masih Ada hingga Akhir Tahun

“Sepanjang tahun 2020 hanya beberapa bulan di buka dan saat ini juga masih melihat bagaimana perkiraan dari BMKG, jika terjadi cuaca ekstrem maka penutupan akan d perpanjang..” sambungnya.

Jika ingin melakukan pendakian sebelum tanggal penutupan, calon pendaki wajib daftar di situs http://www.gedepangrango.org/booking/.

Dalam situs resmi TNGGP pun terdapat beberapa aturan yang wajib diperhatikan oleh calon pendaki, salah satunya adalah pendakian hanya boleh dilakukan dua hari dan satu malam saja.

Untuk informasi lebih lanjut, calon pendaki dapat menghubungi (0263) 519415, Facebook bookingtnggp, Instagram @tn_pendakiangedepangrango, email booking@gedepangrango.org, atau chat WhatsApp 0263519415.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Tips Mudah Atasi Overpacking Saat Berpergian

8 Tips Mudah Atasi Overpacking Saat Berpergian

Travel Tips
Calendar of Event 2022 Kulon Progo, Ada Ratusan Kegiatan Pendukung Pariwisata

Calendar of Event 2022 Kulon Progo, Ada Ratusan Kegiatan Pendukung Pariwisata

Travel Update
Jepang Kurangi Masa Karantina Kedatangan dari Luar Negeri Jadi 7 Hari

Jepang Kurangi Masa Karantina Kedatangan dari Luar Negeri Jadi 7 Hari

Travel Update
Desa Coumboscuro di Italia yang Ternyata Tidak Pakai Bahasa Italia

Desa Coumboscuro di Italia yang Ternyata Tidak Pakai Bahasa Italia

Jalan Jalan
Tempat Bernuansa China yang Pas Dikunjungi Saat Imlek

Tempat Bernuansa China yang Pas Dikunjungi Saat Imlek

Jalan Jalan
Filipina Akan Cabut Larangan Masuk Turis Asing Mulai 10 Februari

Filipina Akan Cabut Larangan Masuk Turis Asing Mulai 10 Februari

Travel Update
Indonesia Masuk Daftar Negara Hijau Qatar, Bisa Bebas Karantina

Indonesia Masuk Daftar Negara Hijau Qatar, Bisa Bebas Karantina

Travel Update
7 Tempat Wisata Sekitar Puncak Argapura Ketep Pass Magelang

7 Tempat Wisata Sekitar Puncak Argapura Ketep Pass Magelang

Jalan Jalan
Wings Air Buka Rute Pontianak-Palangkaraya PP, Tiket Mulai Rp 902.000

Wings Air Buka Rute Pontianak-Palangkaraya PP, Tiket Mulai Rp 902.000

Travel Update
Desa Tlilir Jawa Tengah Adakan Lomba Domba Berhadiah hingga Rp 10 Juta

Desa Tlilir Jawa Tengah Adakan Lomba Domba Berhadiah hingga Rp 10 Juta

Jalan Jalan
Hong Kong Kurangi Masa Karantina Jadi 14 Hari Mulai 5 Februari

Hong Kong Kurangi Masa Karantina Jadi 14 Hari Mulai 5 Februari

Travel Update
Nginap di 5 Kamar Hotel Jakarta Ini Serasa Staycation di Singapura

Nginap di 5 Kamar Hotel Jakarta Ini Serasa Staycation di Singapura

Jalan Jalan
Stasiun Pasar Senen dan Gambir Jakarta Kini Punya Hutan Mini Instagramable

Stasiun Pasar Senen dan Gambir Jakarta Kini Punya Hutan Mini Instagramable

Travel Update
Homestay di Labuan Bajo Fokus Tingkatkan Kualitas Jelang G20

Homestay di Labuan Bajo Fokus Tingkatkan Kualitas Jelang G20

Travel Update
Blue Pass untuk Turis Travel Bubble Bisa Lacak Kontak Erat Covid-19

Blue Pass untuk Turis Travel Bubble Bisa Lacak Kontak Erat Covid-19

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.