Kompas.com - 30/12/2020, 14:13 WIB
KEINDAHAN ALAM INDONESIA - Lanskap Ranu Kumbolo, Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, Kamis (19/9/2019). Ranu Kumbolo menjadi sumber air bersih bagi pendaki Gunung Semeru. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOKEINDAHAN ALAM INDONESIA - Lanskap Ranu Kumbolo, Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, Kamis (19/9/2019). Ranu Kumbolo menjadi sumber air bersih bagi pendaki Gunung Semeru.


KOMPAS.com – Pendakian Gunung Semeru akan ditutup total hingga Maret 2021. Salah satu alasannya adalah mempertimbangkan kondisi cuaca buruk yang mungkin terjadi.

Dalam Pengumuman Nomor: PG.15/T.8/BIDTEK.1/KSA/12/2020 tentang Penutupan Total Pendakian Gunung Semeru yang diterbitkan pada 30 Desember 2020, pendakian Gunung Semeru ditutup secara total hingga 31 Maret 2021.

Penutupan tersebut menyusul pengumuman penutupan Gunung Semeru sebelumnya yang dirilis melalui Pengumuman Nomor: PG.10/7.8/BIDTEK/BIDTEK.1/KSA/11/2020 tanggal 29 November 2020 silam.

Dalam pengumuman tersebut, tertera bahwa pendakian Gunung Semeru ditutup sementara per tanggal 30 November 2020 hingga batas waktu yang belum ditentukan. Dengan adanya pengumuman baru ini, penutupan dilanjutkan hingga 31 Maret 2021.

Baca juga: Pendakian Gunung Semeru Kembali Tutup Mulai 30 November 2020, Kenapa?

Beberapa alasannya adalah mempertimbangkan kondisi klimatologi peningkatan intensitas curah hujan dan kemungkinan terjadinya badai sebagaimana diprakirakan oleh Stasiun

Klimatologi Karangploso Malang – Pusat Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), serta dalam rangka pemulihan atau revitalisasi ekosistem.

Terkait calon pendaki yang sudah melakukan pemesanan online pendakian selama periode penutupan tersebut maka bisa melakukan rescheduling.

“Pendaki yang sudah pesan akan di-rescheduling. (Mekanisme rescheduling) sedang disiapkan, nanti akan disampaikan berikutnya,” kata Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas TNBTS Sarif Hidayat pada Kompas.com, Rabu (30/12/2020).

Sarif juga mengatakan ada kemungkinan penutupan tersebut diperpendek jangka waktunya tergantung dengan situasi dan kondisi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.