Kompas.com - 30/12/2020, 18:06 WIB
Ilustrasi Pulau Kelor Shutterstock/ThrithotIlustrasi Pulau Kelor


KOMPAS.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan bahwa rencana adanya vaksin Covid-19 di kuartal pertama tahun 2021 bisa menjadi harapan baru untuk kebangkitan pariwisata Indonesia.

“(Vaksin jadi) the light at the end of a very long tunnel. Tapi kita harus sabar, karena pasti akan memakan waktu dan kita harus melihat data dulu,” kata Sandiaga dalam gelaran Jumpa Pers Akhir Tahun Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Selasa (29/12/2020).

Menurutnya, mengutamakan aspek kesehatan adalah faktor utama dalam hal ini. jika kurva penularan Covid-19 tidak ditekan, maka sektor mana pun termasuk sektor pariwisata tidak akan bisa benar-benar bangkit.

Baca juga: Pandemi, Kunjungan Wisman Tahun 2020 Turun hingga 74,7 Persen

Nantinya, jika rencana pengadaan vaksin di kuartal pertama tahun 2021 sudah berjalan, ia memastikan akan terus berkoordinasi dengan semua pihak yang terlibat terkait adaptasi yang perlu dilakukan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Harus berbasis terhadap data-data yang disampaikan oleh ahli, tenaga medis, dan tentunya tim kesehatan kita. Kapan kita bisa mulai untuk menyesuaikan dengan para pelaku usaha di pariwisata dan ekonomi kreatif,” papar Sandiaga.

Kampanye di rumah saja

Terkait kampanye di rumah saja yang selama ini masih terus digaungkan untuk memutus mata rantai Covid-19, disebut Sandiaga tak akan mempengaruhi rencana Kemenparekraf untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata di tahun 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Menparekraf Sandiaga Uno saat memimpin rapat virtual bersama seluruh Kepala Dinas Pariwisata dari 34 provinsi di Indonesia, Sabtu (26/12/2020).dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Menparekraf Sandiaga Uno saat memimpin rapat virtual bersama seluruh Kepala Dinas Pariwisata dari 34 provinsi di Indonesia, Sabtu (26/12/2020).

Ia menyebut tetap menghargai mereka yang memilih untuk di rumah saja. Pasalnya, memilih untuk tetap berada di rumah saja bukan berarti tidak bisa mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Salah satunya, sport tourism itu konsepnya hybrid. Jadi saya mungkin bisa lari atau renang di Labuan Bajo. Kalian bisa berenang di rumah, tapi kita terhubung dengan fasilitas virtual platform,” jelas Sandiaga.

“Tentunya kita hargai yang di rumah saja, tapi yang sudah berani berwisata harus dengan protokol yang ketat. Setelah berwisata, kita jangan ambil kompromi, kesehatan kita harus kita utamakan dan protokol Covid kita terapkan,” sambung dia.

Baca juga: Sandiaga Imbau Wisatawan Menengah ke Atas Liburan di Indonesia Saja

Peluang kerja dari destinasi

Selain kampanye di rumah saja dan promosi wisata di tahun 2021 yang akan berjalan beriringan, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo juga menyebut fenomena baru kerja dari destinasi yang bisa jadi peluang baru di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif nantinya.

Sandiaga menambahkan, bahwa berdasarkan data dari Asian Development Bank menyatakan sekitar 80 persen dari staff expatriat mereka bekerja dari destinasi. Tepatnya dari Bali.

“Jadi mungkin extension dari di rumah saja itu kita bisa memilih untuk kerja dari suatu destinasi tertentu. Misalnya Bali, ini adalah peluang bagi industri pariwisata tentunya dan bagaimana bekerja dari destinasi pariwisata itu bisa dilakukan dengan aman juga,” tutup Angela yang hadir dalam kesempatan yang sama.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.