Thailand Larang Makanan dan Minuman di Penerbangan Domestik

Kompas.com - 01/01/2021, 11:11 WIB
Ilustrasi Thai Airways Boeing 747 taking off dari London Heathrow Airport, London. SHUTTERSTOCK/IANC66Ilustrasi Thai Airways Boeing 747 taking off dari London Heathrow Airport, London.

KOMPAS.com – Pemerintah Thailand mengumumkan pada Rabu (30/12/2020) bahwa seluruh makanan dan minuman akan dilarang pada penerbangan domestik mulai malam Tahun Baru atau 31 Desember 2020.

Melansir Simple Flying, Rabu (30/12/2020), maskapai juga akan dilarang membagikan majalah dan koran untuk mengurangi penyebaran Covid-19. Larangan ini berlaku pada penerbangan yang kurang dari dua jam.

Seperti pemberitaan The Independent pada Rabu (30/12/2020), Civil Aviation Authority of Thailand (CAAT) telah melarang makanan dan minuman pada seluruh rute penerbangan domestik di Thailand.

Baca juga: Thailand Punya Program Wisata untuk Cari Jodoh, Seperti Apa?

“Dilarang makan dan minum selama penerbangan. Dalam keadaan darurat, kru pesawat dapat mempertimbangkan untuk memberi air minum kepada penumpang di area sejauh mungkin dari penumpang lain,” kata pengumuman CAAT, mengutip Simple Flying.

Meski majalah dan koran dilarang dibagikan, dokumen terkait keselamatan penumpang tetap tersedia.

Sementara itu, jarak tempat duduk tidak diperlukan. Namun, penumpang dan kru wajib memakai masker selama penerbangan.

Baca juga: Kini Thailand Izinkan Seluruh Turis Asing Ajukan Visa Turis Spesial

Aturan yang mulai berlaku sejak 31 Desember 2020 menyebutkan, saat ini penyebaran Covid-19 di banyak daerah semakin meningkat.

Pemerintah Thailand telah menetapkan langkah-langkah kesehatan masyarakat untuk meningkatkan pelaksanaan pengawasan dan pencegahan penyakit. Sejak krisis Covid-19 mulai, Thailand telah mencatat 6.700 kasus.

Sempat dicabut pada September 2020

Sebelumnya, seluruh penerbangan komersial di Thailand ditangguhkan pada akhir April saat pandemi merebak.

Kendati demikian, penerbangan domestik diizinkan untuk beroperasi kembali pada 1 Mei 2020. Namun, makanan dan minuman dilarang bersamaan dengan penjualan suvenir.

Baca juga: Resor di Thailand Gugat Turis AS karena Ulasan Negatifnya di Tripadvisor

Pada 3 September, CAAT mencabut larangan makan dan minum dalam penerbangan dengan langkah keamanan yang ketat yang harus diikuti oleh maskapai penerbangan.

Namun, kasus Covid-19 yang meningkat lagi membuat pemerintah Thailand memutuskan untuk berlakukan kembali larangan tersebut hingga informasi lebih lanjut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Larangan Kanada Sebabkan Beberapa Kapal Pesiar Batalkan dan Tunda Operasional

Larangan Kanada Sebabkan Beberapa Kapal Pesiar Batalkan dan Tunda Operasional

Travel Update
Rencana 4 Tahap Inggris Raya untuk Lanjutkan Perjalanan Internasional

Rencana 4 Tahap Inggris Raya untuk Lanjutkan Perjalanan Internasional

Travel Update
Cuti Bersama 2021 Dipotong, Yogyakarta Andalkan Wisatawan Lokal

Cuti Bersama 2021 Dipotong, Yogyakarta Andalkan Wisatawan Lokal

Travel Update
5 Wisata Air Sekitar Jakarta, Tak Perlu Pergi Jauh Temukan Kesegaran

5 Wisata Air Sekitar Jakarta, Tak Perlu Pergi Jauh Temukan Kesegaran

Jalan Jalan
Gara-gara Badai Salju, Sebagian Air Terjun Niagara di AS Jadi Es

Gara-gara Badai Salju, Sebagian Air Terjun Niagara di AS Jadi Es

Travel Update
Bantu Sektor Perhotelan, Dinas Pariwisata DIY Rapat di Hotel

Bantu Sektor Perhotelan, Dinas Pariwisata DIY Rapat di Hotel

Travel Update
Soal Cuti Bersama 2021 Dipangkas, Ini Tanggapan Kadispar Yogyakarta

Soal Cuti Bersama 2021 Dipangkas, Ini Tanggapan Kadispar Yogyakarta

Travel Update
Ketep Pass Buka Lagi,  5 Gunung Terlihat Jelas Jika Cuaca Cerah

Ketep Pass Buka Lagi, 5 Gunung Terlihat Jelas Jika Cuaca Cerah

Travel Update
PHRI Yogyakarta Hadapi Pemotongan Cuti Bersama: Pasrah

PHRI Yogyakarta Hadapi Pemotongan Cuti Bersama: Pasrah

Travel Update
Cuti Bersama 2021 Dipotong Tidak Pengaruhi Wisatawan Lokal di Garut

Cuti Bersama 2021 Dipotong Tidak Pengaruhi Wisatawan Lokal di Garut

Travel Update
Disparbud Garut: Cuti Bersama 2021 Dipangkas Pengaruhi Pendapatan Warga

Disparbud Garut: Cuti Bersama 2021 Dipangkas Pengaruhi Pendapatan Warga

Travel Update
Warga Desa di Garut Mulai Sadar Wisata, Banyak Desa Wisata Bermunculan

Warga Desa di Garut Mulai Sadar Wisata, Banyak Desa Wisata Bermunculan

Travel Update
Longsor di Cilawu Garut, Desa Wisata Dayeuhmanggung Tidak Terdampak

Longsor di Cilawu Garut, Desa Wisata Dayeuhmanggung Tidak Terdampak

Travel Update
Ada Vaccine Drive Thru di Bali, Rencana untuk Wisata Berbasis Vaksin

Ada Vaccine Drive Thru di Bali, Rencana untuk Wisata Berbasis Vaksin

Travel Update
7 Resor di Pulau Terpencil Indonesia, Pas untuk Mencari Kedamaian

7 Resor di Pulau Terpencil Indonesia, Pas untuk Mencari Kedamaian

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X