Kompas.com - 01/01/2021, 20:21 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 sejak awal tahun 2020 tiak menyurutkan orang untuk berwisata.

Terbukti di Bantul dan Gunungkidul, Yogyakarta, kunjungan wisata setahun melebihi target yang ditentukan.

Kepala Seksi Promosi dan Informasi Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Markus Purnomo Adi menyampaikan target awal Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bantul dari sektor wisata sekitar Rp 32 Miliar, namun karena pandemi target diturunkan menjadi sekitar Rp 14 miliar.

"Namun kita bisa memenuhi target kunjungan wisata tahun ini dengan capain lebih dari Rp 16 miliar dengan kunjungan lebih dari 1,7 juta pengunjung," kata Markus saat dihubungi melalui sambungan telepon Jumat (1/1/2021).

Baca juga: Jumlah Wisatawan ke Hutan Pinus Bantul Turun Saat Libur Natal 2020

Selain itu, lanjut Markus, kawasan pantai masih menjadi favorit wisatawan tahun 2020, terutama kawasan Pantai Parangtritis.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Harry Sukmono mengatakan, sejak tanggal 24-31 Desember 2020, pengunjung kawasan wisata yang melakukan uji coba operasional mencapai 101.575 orang, dengan pendapatan lebih dari Rp 800 juta.

Adapun untuk total kunjungan selama tahun 2020 mencapai 1.853.223 pengunjung dengan asumsi pendapatan asli daerah (PAD) yang masuk mencapai lebih dari Rp 14 miliar.

Kawasan pantai masih mendominasi pendapatan asli daerah dari sektor wisata ini, disusul kawasan lain seperti Goa Pindul hingga Gunung Api Purba Nglanggeran.

"Untuk kunjungan wisata selama tahun 2020 melebihi target yang ditentukan. (Sementara) untuk target kunjungan wisata yakni 1.811.316 orang atau 102 persen dari target," kata Harry.

Baca juga: 11 Aktivitas Menarik yang Bisa Dilakukan di Puncak Sosok Bantul Yogyakarta

Selama tahun 2020 pihanya sempat menutup kawasan wisata selama hampir tiga bulan pada awal masa pandemi Covid-19.

Lalu uji coba pembukaan kawasan wisata secara bertahap, dan adanya pembatasan pengunjung.

Selama ini, untuk pengunjung yang akan masuk kawasan wisata harus mengenakan masker, dan tetap menjaga jarak.

Ada ratusan tempat cuci tangan yang dibangun Pemkab Gunungkidul agar tidak terjadi klaster Covid-19. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

Jalan Jalan
Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Travel Update
Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Travel Update
Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Travel Update
7 Tips Keliling Jakarta Naik Bus Wisata Gratis, Naik di Halte Pertama

7 Tips Keliling Jakarta Naik Bus Wisata Gratis, Naik di Halte Pertama

Travel Tips
Panduan Wisata Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Ada Tips Lihat Sunset

Panduan Wisata Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Ada Tips Lihat Sunset

Travel Tips
Mesut Oezil Pilih Rendang Sebagai Makanan Terenak Indonesia

Mesut Oezil Pilih Rendang Sebagai Makanan Terenak Indonesia

Travel Update
Mesut Oezil Ingin Kunjungi Bali dan Masjid Istiqlal

Mesut Oezil Ingin Kunjungi Bali dan Masjid Istiqlal

Travel Update
Menparekraf Sasar Micro Influencer Atlet untuk Promosi Sport Tourism

Menparekraf Sasar Micro Influencer Atlet untuk Promosi Sport Tourism

Travel Update
Kemenparekraf Gandeng Mesut Oezil, Bidik Pasar Timur Tengah dan Eropa

Kemenparekraf Gandeng Mesut Oezil, Bidik Pasar Timur Tengah dan Eropa

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Travel Tips
Covid-19 Melandai, Masyarakat Aceh Ramai Bikin Paspor untuk Wisata

Covid-19 Melandai, Masyarakat Aceh Ramai Bikin Paspor untuk Wisata

Travel Update
Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Terkenal dengan Sunset Berwarna Merah

Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Terkenal dengan Sunset Berwarna Merah

Jalan Jalan
Turis Indonesia Paling Banyak Kunjungi Singapura pada April 2022

Turis Indonesia Paling Banyak Kunjungi Singapura pada April 2022

Travel Update
Menjelajahi Alam di Rahong Utara NTT, Menikmati Air Terjun Cunca Lega

Menjelajahi Alam di Rahong Utara NTT, Menikmati Air Terjun Cunca Lega

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.