Kompas.com - 02/01/2021, 19:07 WIB
Aktivitas tubing di Desa Wisata Brumbun Dok. Instagram @desa_wisata_brumbunAktivitas tubing di Desa Wisata Brumbun

5. Air Terjun Krecek Denu

Madiun juga punya wisata air terjun yang luar biasa, dengan ketinggian antara 15-20 meter. Lokasinya tidak terlalu jauh dari Wana Wisata Grape.

Nuansa pegunungan yang hijau di sekitar air terjun membuat kawasan tersebut jadi makin terasa sejuk. Airnya begitu bersih dan alami, sehingga cocok untuk sekadar main air.

Tempat wisata ini terletak di Desa Kepel, Kare, Kepel, Madiun dan buka setiap hari 24 jam dengan harga tiket masuk Rp 5.000.

6. Desa Wisata Brumbun

Desa Wisata Brumbun atau Brumbun Tubing Adventure terkenal dengan aktivitas susur sungai dan tubingnya. Desa wisata ini terletak di Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Letaknya tak jauh dari pusat kota Madiun, hanya sekitar 15 menit saja.

Wisatawan bisa melakukan aneka aktivitas wisata di sana, seperti river tubing, body rafting, main air di sungai, mengunjungi rumah pohon, hingga outbound yang memacu adrenalin.

Terdapat pula beberapa homestay dan camping ground. Lokasinya sangat asri dengan aliran sungai yang sejuk dan dikelilingi hijaunya persawahan, membuat wisatawan betah berada di sana.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tarifnya beragam. Untuk aktivitas tubing, harganya Rp 20.000 per pax, tubing adventure harganya Rp 30.000, penginapan homestay mulai dari Rp 100.000, camping ground Rp 20.000, hiking Rp 10.000, dan paket outbound mulai Rp 50.000.

7. Masjid Kuno Kuncen

Masjid Kuno Kuncen adalah salah satu tempat wisata religi bersejarah di Madiun. Masjid ini sudah berdiri sejak masa pemerintahan Sultan Trenggono, raja ketiga Kesultanan Demak. Konon katanya, masjid ini telah berdiri pada akhir abad ke-16.

Masjid Kuno Kuncen MadiunDok. disbudparpora.madiunkota.go.id Masjid Kuno Kuncen Madiun

Masjid ini punya nilai sejarah yang tinggi. Selain karena bangunan dan artefak yang ada di sana, ada pula makam para bupati Madiun. Di sana juga terdapat aneka peninggalan kerajaan terdahulu, serta Sendang dan pohon besar yang jadi asal usul kota Madiun.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X