Kompas.com - 06/01/2021, 17:19 WIB
Petugas melakukan pendeteksi suhu tubuh (thermal scanner) saat penumpang pesawat tiba di terminal 2 Bandara Juanda Surabaya, Jawa Timur, Rabu (22/1/2020). Kantor Kesehatan Pelabuhan kelas 1 Surabaya wilayah kerja bandara Juanda meningkatkan kewaspadaan dengan memasang alat pendeteksi suhu tubuh (thermal scanner) untuk mengantisipasi masuknya virus corona yang berasal dari negara China ke wilayah Indonesia. ANTARA FOTO/UMARUL FARUQPetugas melakukan pendeteksi suhu tubuh (thermal scanner) saat penumpang pesawat tiba di terminal 2 Bandara Juanda Surabaya, Jawa Timur, Rabu (22/1/2020). Kantor Kesehatan Pelabuhan kelas 1 Surabaya wilayah kerja bandara Juanda meningkatkan kewaspadaan dengan memasang alat pendeteksi suhu tubuh (thermal scanner) untuk mengantisipasi masuknya virus corona yang berasal dari negara China ke wilayah Indonesia.


KOMPAS.com – Trafik penumpang di 15 bandara yang dikelola PT Angkasa Pura I (AP I) (Persero) untuk periode Desember 2020 mengalami peningkatan hingga 11 persen dari periode November 2020.

Jumlah trafik penumpang di 15 bandara tersebut adalah 2.801.046 pergerakan penumpang untuk periode bulan November 2020. Lalu di bulan Desember 2020, jumlah trafik penumpang mencapai 3.109.587 pergerakan penumpang.

Baca juga: Syarat Terbang Ketat, Dirut AP1: Penumpang Masih Meningkat

Seperti tertera dalam rilis resmi yang diterima Kompas.com, menurut Direktur Utama AP I Faik Fahmi, tren pertumbuhan trafik penumpang pesawat udara konsisten terjadi sejak pertengahan tahun 2020.

“Bahkan pertumbuhan tetap terjadi pada Desember 2020 di mana terdapat kebijakan pengetatan syarat melakukan perjalanan udara. Hal ini menunjukkan kepercayaan masyarakat untuk menggunakan transportasi udara terus meningkat,” kata Faik.

Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.Kompas.com/ Imam Rosidin Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Ia memastikan, AP I sebagai pengelola bandara senantiasa menerapkan protokol kesehatan yang ketat di area bandara. Semua itu dilakukan dengan tetap tidak mengurangi kenyamanan penumpang di bandara.

Salah satunya lewat kecepatan proses pemeriksaan dokumen syarat penerbangan dan penyediaan fasilitas pendukung syarat penerbangan lainnya. Misalnya, layanan tes Covid-19 di hampir seluruh bandara AP I.

Angkasa Pura I senantiasa konsisten untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat di seluruh area bandara kelolaan agar bandara menjadi tempat yang aman dan higienis sehingga kepercayaan diri masyarakat untuk melakukan perjalanan udara kembali meningkat dan pada akhirnya dapat meningkatkan kembali trafik penerbangan,” tambah Faik.

Baca juga: 3 Bandara AP I yang Angkut Penumpang Paling Banyak pada Libur Akhir Tahun

Trafik penumpang tertinggi pada Desember 2020 terdapat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dengan trafik sebesar 715.944 penumpang.

Lalu di peringkat kedua, diikuti oleh Bandara Juanda Surabaya dengan trafik sebesar 601.880 penumpang. Terakhir adalah Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dengan trafik sebesar 434.557 penumpang.

Trafik Penerbangan 2020

Sementara itu, trafik penerbangan pada 2020 di bandara-bandara yang berada di bawah AP I mengalami penurunan signifikan jika dibandingkan dengan periode tahun 2019.

Pada 2020, trafik penumpang di 15 bandara AP I sebesar 31.847.842 penumpang. Jumlah tersebut menurun 61 persen dibandingkan trafik penumpang tahun 2019 yang mencapai 81.948.866 penumpang.

Suasana lobi pemberangkatan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan jelang hari raya idul fitri yang sepi pemudik akibat mahalnya tiket pesawat, Jumat (31/5/2019).KOMPAS.com/HIMAWAN Suasana lobi pemberangkatan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan jelang hari raya idul fitri yang sepi pemudik akibat mahalnya tiket pesawat, Jumat (31/5/2019).

Hal yang sama berlaku pada trafik pesawat pada 2020. Jumlahnya turun 45,3 persen menjadi 385.345 pergerakan pesawat dari 704.669 pergerakan pesawat pada 2019.

Trafik kargo pun turun sebesar 7,4 persen menjadi 445.130.005 kilogram pada 2020 dari 481.177.088 kilogram pada 2019.

Trafik angkutan Nataru

Posko Angkutan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru) yang dimulai sejak 18 Desember 2020 – 4 Januari 2021 menunjukkan trafik penumpang pada periode tersebut mencapai 1.746.798 penumpang.

Sedangkan trafik pesawat mencapai 22.958 pergerakan, dan trafik kargo mencapai 22.434.275 kilogram.

Trafik penumpang tertinggi pada periode Nataru masih terdapat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dengan trafik sebesar 389.225 penumpang.

Kemudian diikuti oleh Bandara Juanda Surabaya dengan trafik sebesar 340.703 penumpang, dan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dengan trafik sebesar 239.335 penumpang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.