Kompas.com - 07/01/2021, 14:21 WIB

KOMPAS.com – Thailand melaporkan 527 kasus positif Covid-19, sebagian besar adalah pekerja migran yang sudah diisolasi.

Pemerintah Thailand mengatakan mereka sedang mengetatkan pergerakan orang di seluruh negeri.

Seperti dilansir dari APNews, Thailand sedang mengatasi peningkatan Covid-19 yang mendadak muncul setelah berbulan-bulan hampir tidak ada kasus transmisi domestik.

Rumah sakit lapangan terus dibangun di beberapa bagian di lima provinsi yang memiliki kasus terbanyak.

Banyak bagian besar dari negara tersebut, termasuk ibukota Bangkok, sedang berada di bawah aturan lockdown.

Baca juga: 5 Maskapai Terbaik di Dunia Versi Tantra Tobing, Ada dari Thailand

Lima provinsi Thailand di-lockdown

Dilansir Thai PBS World, lima provinsi di pesisir Thailand di-lockdown pemerintah. Kelima provinsi tersebut adalah Samut Sakhon, Chon Buri, Rayong, Chanthaburi, dan Trat. Perjalanan menuju kelima provinsi tersebut sama sekali dilarang kecuali perjalanan penting.

Sementara itu, Biro Rumah Tangga Kerajaan telah memerintahkan penutupan sementara beberapa tempat wisata dan budaya seperti The Grand Palace, Temple of the Emerald Buddha, Bang Pa-in Palace, Puping Palace, dan Chang Hua Mun Royal Project.

Selain itu ada pula Museum Tekstil Queen Sirikit, Museum Silpa Paendin, dan Sala Chalerm Krung Royal Theatre sampai 31 Januari 2021.

Pembatasan perjalanan

Pemerintah Thailand mengatakan nantinya akan menambahkan pembatasan perjalanan antara provinsi yang mengalami peningkatan virus jadi terbatas hanya untuk transportasi barang-barang, kargo, dan perjalanan penting.

Tak itu saja, mereka juga akan menambahkan checkpoint di beberapa titik jalan tertentu.

Dalam konfirmasi kasus pada Selasa (5/1/2021), 439 di antaranya adalah migran, 82 merupakan transmisi lokal, dan enam merupakan pelaku perjalanan yang sedang dikarantina, berdasarkan data dari Pusat Administrasi Situasi Covid-19.

Total kasus tersebut menurun dibandingkan jumlah total 745 kasus yang dilaporkan pada Senin (4/1/2021). Jumlah tersebut merupakan yang tertinggi di Thailand, sejak kasus pertama terdeteksi di sana pada Januari 2020 silam.

Kuil Wat Arun yang terletak di Bangkok, Thailand.shutterstock.com/Nott+Sutthipong Kuil Wat Arun yang terletak di Bangkok, Thailand.

Sebagian besar peningkatan kasus sejak Desember 2020 terjadi di Provinsi Samut Sakhon, tak jauh dari Bangkok. Provinsi tersebut merupakan tempat asrama bagi pekerja migran. Mereka juga bekerja di sana, di pasar ikan dan pabrik-pabrik.

Rumah sakit lapangan yang didirikan di sebelah pasar merawat para migran yang terinfeksi.

Walaupun pemerintah Thailand telah melarang aktivitas publik dan perkumpulan serta menutup sekolah, bar, dan tempat lain yang jadi tempat berkumpul orang-orang, mereka belum mengambil kebijakan seketat yang pernah mereka lakukan Maret 2020 lalu.

Kebijakan ketat tersebut sebelumnya berhasil benar-benar menekan transmisi lokal. Mall dan toko serba ada tetap diperbolehkan buka dengan kewajiban jaga jarak. Sementara makan di restoran dibatasi hingga pukul 21.00 waktu setempat.

Baca juga: Catat, Ini Syarat Tourist Visa untuk Wisatawan Indonesia ke Thailand

Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha mendorong orang-orang untuk tetap tinggal di rumah.

“Kami tidak ingin melakukan lockdown di seluruh negara karena kami tahu masalahnya, apakah kalian semua bisa melakukan lockdown sendiri?” katanya seperti dilansir APNews.

“Ini tergantung pada semua orang, jika kamu tidak mau terinfeksi maka tinggal di rumah selama 14-15 hari,” sambung dia.

Pemerintah Thailand juga sedang berusaha keras untuk mendapatkan lebih banyak vaksin setelah pada awalnya sempat puas dengan penanganan Covid-19 mereka.

Prayuth mengatakan pada Senin (4/1/2021), bahwa Thailand sedang berusaha untuk mengamankan 63 juta dosis vaksin. Jumlah tersebut bahkan tidak akan menutupi setengah dari populasi mereka.

Sejauh ini, Thailand telah memiliki sekitar 28 juta dosis untuk tahun 2021.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebun Raya Bedugul Bali, Ada Pohon Berusia Lebih dari 100 Tahun

Kebun Raya Bedugul Bali, Ada Pohon Berusia Lebih dari 100 Tahun

Jalan Jalan
8 Rooftop Kafe Medan yang Instagramable, Ada yang Serba Ungu

8 Rooftop Kafe Medan yang Instagramable, Ada yang Serba Ungu

Jalan Jalan
10 Wisata Bedugul Bali, Banyak Spot Foto Instagramable  

10 Wisata Bedugul Bali, Banyak Spot Foto Instagramable  

Jalan Jalan
Wisata ke Kawasan Bunker Kaliadem Yogyakarta Tidak Harus Sewa Jip

Wisata ke Kawasan Bunker Kaliadem Yogyakarta Tidak Harus Sewa Jip

Travel Update
9 Tempat Nongkrong Murah di Trawas Mojokerto, Ada yang Berkonsep Taman

9 Tempat Nongkrong Murah di Trawas Mojokerto, Ada yang Berkonsep Taman

Jalan Jalan
Tanjung Benoa Bali Jadi Kampung Pertama Siaga Tsunami UNESCO

Tanjung Benoa Bali Jadi Kampung Pertama Siaga Tsunami UNESCO

Travel Update
GPIB Immanuel Malang Menyimpan Dua Alkitab Kuno Berusia Ratusan Tahun

GPIB Immanuel Malang Menyimpan Dua Alkitab Kuno Berusia Ratusan Tahun

Jalan Jalan
Endek Bali Jadi Suvenir untuk Delegasi GPDRR 2022

Endek Bali Jadi Suvenir untuk Delegasi GPDRR 2022

Travel Update
Pengerjaan KRL Solobalapan-Palur Capai 84 Persen, Ditarget Beroperasi Juli 2022

Pengerjaan KRL Solobalapan-Palur Capai 84 Persen, Ditarget Beroperasi Juli 2022

Travel Update
Sandiaga Bidik Turis Malaysia dan Singapura untuk Wisata Golf di Belitung

Sandiaga Bidik Turis Malaysia dan Singapura untuk Wisata Golf di Belitung

Travel Update
6 Tips Aman Berenang di Sungai, Bisa Bawa Benda-benda Ini

6 Tips Aman Berenang di Sungai, Bisa Bawa Benda-benda Ini

Travel Tips
Turis Indonesia dan 97 Negara Lain Bisa Masuk Jepang Mulai 10 Juni 2022 Tanpa PCR

Turis Indonesia dan 97 Negara Lain Bisa Masuk Jepang Mulai 10 Juni 2022 Tanpa PCR

Travel Update
Waspada, Jangan Lakukan 5 Hal ini Saat Berenang di Sungai

Waspada, Jangan Lakukan 5 Hal ini Saat Berenang di Sungai

Travel Tips
Pendaki Gunung Rinjani yang Buang Sampah Sembarangan Akan Diblacklist 2 Tahun

Pendaki Gunung Rinjani yang Buang Sampah Sembarangan Akan Diblacklist 2 Tahun

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Rute Menuju Pantai Teluk Hijau Banyuwangi

Harga Tiket Masuk dan Rute Menuju Pantai Teluk Hijau Banyuwangi

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.