Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bandara I Gusti Ngurah Rai Layani 6,2 Juta Penumpang Sepanjang 2020

Kompas.com - 09/01/2021, 09:21 WIB
Syifa Nuri Khairunnisa,
Kahfi Dirga Cahya

Tim Redaksi


KOMPAS.com – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali mencatat telah melayani 56.173 pergerakan pesawat dan 6.238.774 penumpang pesawat udara di sepanjang tahun 2020.

Jumlah tersebut berdasarkan data statistik dari PT Angkasa Pura I (AP I) (Persero) selaku pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai. Data yang dirilis pada Kamis (7/1/2021) tersebut masih berada jauh di bawah catatan tahun 2019.

Jumlah pergerakan pesawat pada tahun 2019 berjumlah 155.334 pergerakan. Artinya, ada selisih sebesar 99.161 pergerakan dari jumlah tahun 2020 yakni sebesar 56.713 pergerakan. Terdapat penurunan pertumbuhan sebesar 63,8 persen.

Sementara untuk angka pergerakan penumpang, terdapat penurunan pertumbuhan sebesar 74,2 persen antara tahun 2020 dan 2019. Pada tahun 2019, terdapat 24.169.561 penumpang tercatat keluar masuk Bali, sementara di tahun 2020 hanya terdapat 6.238.774 penunmpang.

Baca juga: Desember 2020, Trafik Penumpang di Bandara AP I Naik 11 Persen

“Tentunya catatan statistik yang kami sampaikan ini saya rasa mewakili catatan di hampir seluruh bandar udara di dunia,” kata General Manager AP I Bandara I Gusti Ngurah Rai Herry A. Y. Sikado dalam rilis resmi yang diterima Kompas.com.

“Industri penerbangan merupakan salah satu sektor yang paling terdampak dari pandemi global COVID-19. Meskipun demikian, dari data dapat kita simpulkan bahwa untuk 6 bulan terakhir, terjadi pertumbuhan yang cukup signifikan,” sambung dia.

Menurut Herry, pada semester pertama tahun 2020 memang terjadi penurunan bertahap. Salah satu sebabnya, karena adanya aturan pembatasan penerbangan dari pemerintah.

Selain itu juga dikarenakan adanya kebijakan negara-negara lain di dunia yang berdampak pada menurunnya lalu lintas penerbangan ke Bali secara drastis.

Namun, ketika memasuki paruh kedua tahun 2020, setiap bulannya selalu terlihat pertumbuhan konstan jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Petugas Bandara I Gusti Ngurah Rai memberikan pelayanan dengan protokol kesehatanDok. Bandara I Gusti Ngurah Rai Petugas Bandara I Gusti Ngurah Rai memberikan pelayanan dengan protokol kesehatan

Rata-rata pertumbuhan bulanan di tahun 2020 adalah sebesar 17 persen untuk pergerakan pesawat, dan 37 persen untuk pergerakan penumpang.

Dari total 6,2 juta penumpang yang terlayani, untuk pertama kalinya sejak tahun 2016, jumlah penumpang rute domestik mengungguli jumlah penumpang rute internasional.

Sebanyak 59 persen atau 3.657.298 penumpang merupakan penumpang rute domestik. Sementara jumlah penumpang rute internasional yakni 2.581.476 penumpang.

Hal yang sama terjadi untuk pergerakan pesawat udara. Dengan jumlah 39.259 pergerakan pesawat, rute domestik mengungguli rute internasional yang mencatat jumlah 16.914 pergerakan atau dengan perbandingan 70:30 persen.

Pada tahun 2020, kata Herry, Bandara I Gusti Ngurah Rai memang mayoritas melayani penerbangan domestik. Sebabnya karena adanya pembatasan sementara masuknya warga negara asing ke Indonesia.

Baca juga: Bandara Ngurah Rai Bali Siap Terima Wisman, Kapan pun Dibuka Lagi

“Terkait pertumbuhan penumpang di paruh kedua 2020, bahkan pada periode bulan Desember 2020 dengan adanya aturan dari pemerintah terkait pengetatan persyaratan perjalanan udara, hal ini menunjukkan bahwa masyarakat tetap percaya akan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan moda transportasi udara,” imbuh Herry.

Pada 2021, Bandara I Gusti Ngurah Rai berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa bandara.

Hal tersebut berjalan beriringan dengan komitmen Bandara I Gusti Ngurah Rai dalam menerapkan protokol kesehatan di bandara secara ketat dan konsisten tanpa mengurangi kenyamanan dan kualitas pelayanan bagi pengguna jasa bandara.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Harga Tiket dan Jam Buka Curug Sewu, Air Terjun Tingkat Tiga di Kendal Jawa Tengah

Harga Tiket dan Jam Buka Curug Sewu, Air Terjun Tingkat Tiga di Kendal Jawa Tengah

Travel Update
Guru Spiritual Terkenal dari India: Bali Membawa Ketenangan dan Semangat untuk Pemulihan Jasmani dan Rohani

Guru Spiritual Terkenal dari India: Bali Membawa Ketenangan dan Semangat untuk Pemulihan Jasmani dan Rohani

Travel Update
7 Wisata Alam di Cilacap, Jawa Tengah, Lokasi Liburan Bersama Keluarga

7 Wisata Alam di Cilacap, Jawa Tengah, Lokasi Liburan Bersama Keluarga

Jalan Jalan
5 Wisata Pantai dekat Heha Ocean View, Ada yang Gratis

5 Wisata Pantai dekat Heha Ocean View, Ada yang Gratis

Jalan Jalan
Rafting Seru di Namu Hejo Pangelangan, Bandung

Rafting Seru di Namu Hejo Pangelangan, Bandung

Jalan Jalan
Namu Hejo: Harga Tiket, Jam Buka, dan Lokasi

Namu Hejo: Harga Tiket, Jam Buka, dan Lokasi

Hotel Story
Puncak Festival Balon di Wonosobo Digelar 21 April 2024

Puncak Festival Balon di Wonosobo Digelar 21 April 2024

Travel Update
Lanakila Lake Lampung: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Lanakila Lake Lampung: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Jalan Jalan
9 Tips Tingkatkan Kenyamanan di Kamar Hotel

9 Tips Tingkatkan Kenyamanan di Kamar Hotel

Travel Tips
Pemindahan Spot Ikonik Wisata Hawai, Tangga Haiku, Telah Dimulai

Pemindahan Spot Ikonik Wisata Hawai, Tangga Haiku, Telah Dimulai

Travel Update
Berwisata di Bukit Pinteir Bangka Belitung, Lintasan Hiking Sudah Dilengkapi Gazebo

Berwisata di Bukit Pinteir Bangka Belitung, Lintasan Hiking Sudah Dilengkapi Gazebo

Travel Update
Libur Lebaran 2024, Lebih dari 120.000 Wisatawan Kunjungi Banyuwangi

Libur Lebaran 2024, Lebih dari 120.000 Wisatawan Kunjungi Banyuwangi

Travel Update
7 Perbedaan Visa Kunjungan Wisata dan Visa on Arrival, Jangan Salah

7 Perbedaan Visa Kunjungan Wisata dan Visa on Arrival, Jangan Salah

Travel Update
4 Lokasi untuk Lihat Patung Merlion Selain di Singapura, Ada di Madiun

4 Lokasi untuk Lihat Patung Merlion Selain di Singapura, Ada di Madiun

Jalan Jalan
6 Taman Nasional di Indonesia yang Dapat Pengakuan UNESCO

6 Taman Nasional di Indonesia yang Dapat Pengakuan UNESCO

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com