Kadispar Bali Harap PPKM di Jawa-Bali Bisa Landaikan Kasus Covid-19

Kompas.com - 09/01/2021, 17:04 WIB
Ilustrasi Bali - Pura Besakih. SHUTTERSTOCKIlustrasi Bali - Pura Besakih.


KOMPAS.com – Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Putu Astawa berharap Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali bisa landaikan kasus Covid-19.

“Sebab untuk memunculkan wisatawan ke Bali itu apabila Covid-nya sudah aman,” kata Putu saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (9/1/2021).

Menurut Putu, kebijakan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang akan berlaku 11–25 Januari 2021 ini akan bisa berdampak positif untuk melandaikan jumlah kasus Covid-19.

Ia berharap, jika dampak landainya jumlah kasus Covid-19 sudah terasa, nantinya kepercayaan diri wisatawan akan meningkat. Jika kepercayaan diri sudah meningkat, maka lebih banyak wisatawan akan lebih berani untuk datang dan liburan ke Bali.

Baca juga: Pembatasan Kegiatan di Jawa-Bali, Tempat Wisata Bali Tetap Buka

“Kita tidak bisa hanya memikirkan kesehatan tanpa memikirkan bidang ekonomi. Jadi harus berjalan seiringan menurut saya, supaya sehat dan ekonomi tetap jalan,” imbuh Putu.

Dampak yang belum terasa

Sejauh ini, karena kebijakan tersebut belum mulai diberlakukan, dampak kebijakan ini sama sekali belum terasa.

Baik dampak positif yakni melandainya kasus Covid-19 dan juga meningkatnya kepercayaan diri wisatawan. Atau pun dampak negatif yang mungkin terjadi, yakni berkurangnya jumlah wisatawan yang datang ke Bali.

Namun yang pasti, ia tak keberatan jika nantinya jumlah wisatawan yang datang ke Bali benar-benar berkurang akibat aturan pembatasan kegiatan ini.

Baca juga: PPKM Jawa-Bali, Pengelola Candi Prambanan Bingung karena di Perbatasan

“Yang penting sehat. Itu istilah pak Presiden rem dan gas. Ada saatnya kita harus mengerem, ada saatnya kita harus mengegas,” papar dia.

Putu juga menegaskan nantinya akan menyesuaikan kebijakan tersebut agar sesuai dengan kondisi wilayah di Bali.

“Karena secara Bali kan luas. Ada kabupaten, kecamatan, desa, sehingga bisa dipilah-pilah. Mana desa yang aman jadi kebijakannya bisa kita sesuaikan,” tambah Putu.

Ilustrasi Bali - Pura Tanah Lot.SHUTTERSTOCK Ilustrasi Bali - Pura Tanah Lot.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Tempat Wisata di Arab Saudi Ini Bikin Pangling Wisatawan

5 Tempat Wisata di Arab Saudi Ini Bikin Pangling Wisatawan

Jalan Jalan
7 Tradisi Unik Saat Bulan Ramadhan di Berbagai Negara

7 Tradisi Unik Saat Bulan Ramadhan di Berbagai Negara

Travel Update
Ngawi Siapkan Dua Desa untuk Dikembangkan Jadi Desa Wisata

Ngawi Siapkan Dua Desa untuk Dikembangkan Jadi Desa Wisata

Travel Update
Ngawi Punya Desa Wisata yang Menarik, Tertarik untuk Berkunjung?

Ngawi Punya Desa Wisata yang Menarik, Tertarik untuk Berkunjung?

Jalan Jalan
Taif, Kota Mawar di Arab Saudi yang Mekar Saat Ramadhan Tahun Ini

Taif, Kota Mawar di Arab Saudi yang Mekar Saat Ramadhan Tahun Ini

Travel Update
Liburan di Ngawi, Wisatawan Bisa Ikut Wisata Jeep Lewat Jalur Ekstrem

Liburan di Ngawi, Wisatawan Bisa Ikut Wisata Jeep Lewat Jalur Ekstrem

Jalan Jalan
Seperti Apa Pesiapan Ngawi Sambut Wisatawan Lokal Saat Libur Lebaran?

Seperti Apa Pesiapan Ngawi Sambut Wisatawan Lokal Saat Libur Lebaran?

Travel Update
Tempat Wisata di Luar Lembaga Konservasi Dilarang Sajikan Atraksi Lumba-lumba

Tempat Wisata di Luar Lembaga Konservasi Dilarang Sajikan Atraksi Lumba-lumba

Travel Update
5 Hotel di Bogor untuk Staycation Bersama Keluarga Saat Mudik Dilarang

5 Hotel di Bogor untuk Staycation Bersama Keluarga Saat Mudik Dilarang

Jalan Jalan
5 Kota Ramah Muslim di Eropa, Pas Dikunjungi Usai Pandemi

5 Kota Ramah Muslim di Eropa, Pas Dikunjungi Usai Pandemi

Jalan Jalan
Pemugaran Benteng Pendem Ngawi Selesai 2023, Ini Rencana ke Depannya

Pemugaran Benteng Pendem Ngawi Selesai 2023, Ini Rencana ke Depannya

Travel Update
Larangan Mudik Dikhawatirkan Sebabkan Pariwisata Anjlok Lagi

Larangan Mudik Dikhawatirkan Sebabkan Pariwisata Anjlok Lagi

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Berlakukan Aturan Reservasi Tiket Lewat Aplikasi

Kebun Raya Indrokilo Berlakukan Aturan Reservasi Tiket Lewat Aplikasi

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, tetapi Tutup Saat Akhir Pekan

Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, tetapi Tutup Saat Akhir Pekan

Travel Update
Biasa Dibanderol Rp 9 Juta, Harga Paket Wisata Turki Kini Mulai Rp 5 Juta

Biasa Dibanderol Rp 9 Juta, Harga Paket Wisata Turki Kini Mulai Rp 5 Juta

Travel Promo
komentar di artikel lainnya
Close Ads X