Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/01/2021, 22:01 WIB

KOMPAS.com - Indonesia punya beragam satwa khas yang unik dan dilindungi agar tetap lestari sampai kapan pun.

Suaka alam jadi salah satu tempat untuk melindungi satwa tersebut. Ternyata, beberapa di antaranya bisa dikunjungi.

Baca juga: 3 Aktivitas Seru Wisata ke Pulau Komodo dan Sekitarnya

Berikut ini 5 destinasi ekowisata di Indonesia yang mana pengunjung bisa berinteraksi dengan satwa dilindungi:

1. Tangkahan, Sumatera Utara

Jika ingin berinteraksi dengan gajah sumatera yang merupakan spesies gajah terkecil dunia, di sinilah tempatnya.

Seorang turis asing bermain dengan gajah sumatera (Elephas maximus sumatrensis) di kawasan wisata Tangkahan, di Kecamatan Batang Serangan, Langkat. Saat ini, kawasan wisata di zona pemanfaatan TNGL sudah dibuka, seperti Bukit Lawang dan Tangkahan. Namun, untuk memasuki kawasan TNGL masih menunggu persetujuan dari Menteri LHK RI dan nantinya harus menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.KOMPAS.COM/DEWANTORO Seorang turis asing bermain dengan gajah sumatera (Elephas maximus sumatrensis) di kawasan wisata Tangkahan, di Kecamatan Batang Serangan, Langkat. Saat ini, kawasan wisata di zona pemanfaatan TNGL sudah dibuka, seperti Bukit Lawang dan Tangkahan. Namun, untuk memasuki kawasan TNGL masih menunggu persetujuan dari Menteri LHK RI dan nantinya harus menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Selain memandikan gajah di sungai, Anda pun bisa menyusuri aliran sungai dengan ban atau perahu. Lokasi ini makin populer setelah digunakan sebagai lokasi video musik Adu Rayu.

2. Way Kambas, Lampung

Masih seputar tempat berinteraksi dengan para gajah, Taman Nasional Way Kambas juga merupakan wilayah konservasi gajah sumatera.

Ilustrasi Gajah Sumatera.Dok. HHWT Ilustrasi Gajah Sumatera.

Selain naik gajah, Anda pun bisa menyusuri sungai dan safari malam dengan paket wisata yang ditawarkan. Bukan hanya gajah, burung-burung liar di sini pun menarik untuk diamati.

3. Tanjung Puting, Kalimantan Timur

Beralih ke Pulau Kalimantan, di sinilah Anda bisa berinteraksi dengan para orangutan. Taman Nasional Tanjung Putting sendiri merupakan tempat konservasi beberapa fauna endemik Indonesia, termasuk orangutan dan bekantan.

Linda, satu individu orangutan betina dan dua bayi kembarnya tertangkap kamera petugas di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, Sabtu (18/7/2020).  KOMPAS.com/Dok. Humas Balai TNTP Linda, satu individu orangutan betina dan dua bayi kembarnya tertangkap kamera petugas di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, Sabtu (18/7/2020).

Selain bertemu oranguatan di Camp Leakey, Anda juga bisa menjelajahi Sungai Sekonyer yang sering dijuluki “Amazon-nya Indonesia”.

4. Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur

Saatnya bermain di air bersama para ubur-ubur di Pulau Kakaban. Selain Kakaban, gugus Derawan terdiri dari tiga pulau besar lain, yakni Sangalaki, Maratua, dan Derawan.

Berenang Bersama Penyu di DerawanSHUTTERSTOCK Berenang Bersama Penyu di Derawan

 

Selain dapat menyaksikan ubur-ubur di danau Pulau Kakaban, Anda pun bisa menjumpai penyu sisik di pantainya.

5. Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur

Hewan endemik purba ini hanya ada di Indonesia, tepatnya di beberapa pulau di dalam kawasan Taman Nasional Komodo.

Satwa endemik Komodo (Varanus komodoensis) di Pulau Rinca, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Senin (4/6/2012).   KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESKOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Satwa endemik Komodo (Varanus komodoensis) di Pulau Rinca, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Senin (4/6/2012). KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES

Anda bisa melihat para komodo ini di habitat aslinya, Pulau Rinca dan Pulau Komodo. Selain itu, Anda pun bisa trekking di perbukitan, snorkeling, dan bermain di pantainya yang indah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+