Kompas.com - 14/01/2021, 10:10 WIB

KOMPAS.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan kebijakan baru terkait petunjuk operasional transportasi udara selama pembatasan kegiatan di Jawa-Bali pada 11-25 Januari 2021.

Dalam kebijakan yang dikeluarkan, mereka menghapus aturan pembatasan penumpang yang sebelumnya maksimal 70 persen.

Adapun, kebijakan tertera dalam Surat Edaran (SE) Nomor 3 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Dalam Masa Pandemi Covid-19.

Menanggapi hal tersebut, Epidemiolog Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Hermawan Saputra mengatakan, pemerintah Indonesia harusnya membuat kebijakan yang konsisten.

Baca juga: Jangan Jadikan Vaksin Indikator untuk Hapus Pembatasan Pengunjung Tempat Wisata

“Seharusnya semua kebijakan itu konsisten satu sama lain. Tidak boleh saling tumpang tindih. Kalau ada pembatasan pada pariwisata, kantor, dan sosial, seharusnya ada pembatasan dalam penerbangan,” kata dia kepada Kompas.com, Rabu (13/1/2021).

Dia melanjutkan, seluruh kebijakan yang diterapkan selama pandemi Covid-19 harus dilakukan secara paralel dan berkesinambungan.

“Pandangan saya, (penumpang) memang tetap harus dibatasi. Tidak boleh abai,” ujar Hermawan.

Baca juga: Kegiatan Dibatasi, tapi Pembatasan Penumpang di Pesawat Dilonggarkan

Selain itu, keterbukaan mobilitas kendaraan, termasuk pesawat membuat adanya penularan Covid-19 antardaerah dan/atau antarwilayah.

Hermawan pun tidak menampik jika penghapusan pembatasan penumpang di pesawat dirasa tergesa-gesa dan riskan.

Kebijakan yang tidak konsisten

Penghapusan aturan tersebut dalam SE Kemenhub Nomor 3 Tahun 2021 dirasa tidak konsisten. Sebab, saat ini pemerintah Indonesia tengah memberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa-Bali pada 11-25 Januari 2021.

Sebelumnya, Kemenhub berlakukan pembatasan penumpang di pesawat maksimal 70 persen dalam SE Menhub Nomor 13 Tahun 2020 tentang Operasional Transportasi Udara Dalam Masa Kegiatan Masyarakat Produktif dan Aman Dari Covid-19.

Dalam SE Menhub Nomor 13 Tahun 2020 angka 4, huruf a, butir (12), disebutkan bahwa kapasitas penumpang maksimal 70 persen beraku untuk pesawat udara kategori jet transport narrow body dan wide body.

Ilustrasi kabin pesawatSHUTTERSTOCK Ilustrasi kabin pesawat

Pemberlakuan pembatasan penumpang tersebut dilakukan guna menerapkan aturan jaga jarak selama penerbangan.

Adapun, sejumlah poin dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) adalah kegiatan perkantoran menerapkan pembatasan tempat kerja dengan 75 persen pegawai kerja dari rumah, dan 25 persen kerja di kantor.

Baca juga: Kegiatan Dibatasi, tapi Pembatasan Penumpang di Pesawat Dilonggarkan

Selanjutnya restoran dibatasi maksimal 25 persen untuk makan/minum di tempat, dan tempat ibadah dibatasi menjadi maksimal 50 persen kapasitasnya.

Selain itu, syarat penerbangan dari dan ke Bali pun dilonggarkan menjadi wajib swab PCR atau rapid test antigen, meski sebelumnya para pelancong hanya wajib swab PCR tanpa pilihan lain.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

29 Pelaku Seni Budaya Terima Anugerah Kebudayaan Indonesia 2022

29 Pelaku Seni Budaya Terima Anugerah Kebudayaan Indonesia 2022

Travel Update
Taman Rekreasi Selecta di Kota Batu: Jam Buka, Tiket Masuk, Aktivitas

Taman Rekreasi Selecta di Kota Batu: Jam Buka, Tiket Masuk, Aktivitas

Travel Tips
5 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Tangerang

5 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Tangerang

Jalan Jalan
62 Kapal di Pelabuhan Merak-Bakauheni Siap Layani Nataru 2022/2023

62 Kapal di Pelabuhan Merak-Bakauheni Siap Layani Nataru 2022/2023

Travel Update
Prediksi Titik Kemacetan di Yogya dan Solo Saat Pernikahan Kaesang-Erina

Prediksi Titik Kemacetan di Yogya dan Solo Saat Pernikahan Kaesang-Erina

Travel Update
Status Semeru Turun ke Level 3, Jalur Malang-Lumajang via Curah Kobokan Buka Lagi

Status Semeru Turun ke Level 3, Jalur Malang-Lumajang via Curah Kobokan Buka Lagi

Travel Update
Catat, Syarat Naik Kapal Ferry untuk Nataru 2022/2023

Catat, Syarat Naik Kapal Ferry untuk Nataru 2022/2023

Travel Tips
5 Wisata Sekitar Alun-alun Bandungan, Indahnya Lereng Gunung Ungaran

5 Wisata Sekitar Alun-alun Bandungan, Indahnya Lereng Gunung Ungaran

Jalan Jalan
5 Tips Naik Kapal Saat Libur Nataru, Check-in 2 Jam Sebelum Keberangkatan

5 Tips Naik Kapal Saat Libur Nataru, Check-in 2 Jam Sebelum Keberangkatan

Travel Update
Sejarah Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Tempat Akad Nikah Kaesang-Erina

Sejarah Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Tempat Akad Nikah Kaesang-Erina

Travel Update
Harga Tiket Masuk Dusun Semilir Sebelum Libur Akhir Tahun 2022

Harga Tiket Masuk Dusun Semilir Sebelum Libur Akhir Tahun 2022

Travel Tips
Lokasi Royal Ambarrukmo Yogyakarta yang Jadi Tempat Pernikahan Kaesang Erina

Lokasi Royal Ambarrukmo Yogyakarta yang Jadi Tempat Pernikahan Kaesang Erina

Travel Update
15 Tempat Wisata Tahun Baru di Kota Bandung, Bisa City Tour

15 Tempat Wisata Tahun Baru di Kota Bandung, Bisa City Tour

Jalan Jalan
Nikahan Kaesang dan Erina, Istana Mangkunegaran Tutup 7-11 Desember 2022

Nikahan Kaesang dan Erina, Istana Mangkunegaran Tutup 7-11 Desember 2022

Travel Update
Ini 5 Tips Traveling ke Luar Negeri Antiribet

Ini 5 Tips Traveling ke Luar Negeri Antiribet

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.