Kompas.com - 14/01/2021, 20:26 WIB
Ilustrasi Yunani - Sebuah gereja berkubah biru di Desa Megalochori. SHUTTERSTOCK / PHOTOGRAPHER253Ilustrasi Yunani - Sebuah gereja berkubah biru di Desa Megalochori.

KOMPAS.com – Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis mendesak Komisi Eropa untuk memperkenalkan sertifikat vaksinasi Covid-19 untuk memfasilitasi perjalanan antar-blok.

Melansir Schengenvisainfo.com, Rabu (13/1/2021), Mitsotakis menyampaikan permintaannya melalui sebuah surat yang dikirim kepada Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen.

Dalam surat tersebut, Mitsotakis menyoroti bagaimana pihak berwenang di Yunani terus berupaya memperkenalkan sertifikat untuk memfasilitasi kebebasan seseorang yang telah divaksin Covid-19 untuk bergerak.

Baca juga: Asyik, Kini Turis Bisa ke Acropolis di Yunani Lebih Mudah

“Merupakan hal yang penting untuk memiliki pemahaman bersama tentang bagaimana sebuah sertifikat vaksin harus disusun agar dapat diterima di seluruh negara anggota,” jelasnya, mengutip Schengenvisainfo.com.

Dia juga mencatat bahwa pihaknya berencana untuk mebmahas hal tersebut pada Konferensi Tingkat Tinggi Uni Eropa (UE) yang akan diadakan pada 21 Januari 2021.

“Mungkin terdengar sederhana, pengalaman panjang yang kami miliki dalam mengembangkan Passenger Locator Form (PLF) telah menunjukkan, ada kebutuhan mendesak dalam mobilisasi tingkat tinggi di seluruh UE untuk memajukan keadaan,” tutur Mitsotakis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kapan Turis Indonesia Bisa Liburan ke Yunani?

Dia menganggap hal tersebut sebagai prioritas utama bagi seluruh warga negara. Namun, dia menegaskan bahwa vaksin tidak akan menjadi kewajiban atau syarat sebelum melakukan perjalanan.

Mitsotakis percaya bahwa orang-orang yang telah divaksin harus bebas dalam melakukan perjalanan.

Vaksin dan pelancong

Sebelumnya pada April 2020, Schengenvisainfo.com telah memperingatkan bahwa saat vaksin tersedia, pelancong akan diwajibkan untuk divaksinasi agar memenuhi syarat masuk ke negara-negara UE.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.