Awal 2021, Jumlah Kunjungan Wisatawan ke Karimunjawa Menurun

Kompas.com - 15/01/2021, 08:37 WIB
Ilustrasi Kepulauan Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah. shutterstock/Mazur TravelIlustrasi Kepulauan Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah.

KOMPAS.com - Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pulau Karimunjawa, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mulai menurun.

Dilansir dari Antara, dari pengalaman sebelumnya, pada bulan Januari merupakan musim gelombang tinggi yang bisa mengakibatkan kapal penyeberangan berhenti beroperasi.

"Gelombang di laut Jepara memang mulai terlihat meningkat karena saat ini bisa lebih dari satu meter. Sehingga wisatawan yang berkunjung mulai berkurang," kata Kabid Perhubungan Laut Dinas Perhubungan Kabupaten Jepara Suroto di Jepara, Kamis (14/1/2021).

Baca juga: Syarat Liburan ke Karimunjawa, Wajib Rapid Test Antigen

Ia mengungkapkan setiap memasuki bulan Desember, Januari dan Februari memang musim gelombang tinggi di laut, sehingga wisatawan yang berniat berwisata ke Karimunjawa dimungkinkan menunda keberangkatannya menunggu cuaca laut kembali normal.

Pengalaman tahun sebelumnya, kata dia, sempat terjadi gelombang tinggi yang mengakibatkan kapal penyeberangan tidak bisa beroperasi. Dampaknya, banyak wisatawan di Karimunjawa tidak bisa pulang hingga ada yang kehabisan uang.

Hal itu, lanjut dia, dimungkinkan menjadi pertimbangan bagi wisatawan yang hendak berkunjung ke Karimunjawa, sehingga saat ini jumlah wisatawan yang ke Karimunjawa berkurang banyak.

"Mayoritas penumpang kapal menuju Karimunjawa merupakan warga lokal. Jumlah penumpang kapal juga menurun berkisar 60-an orang saja, sedangkan sebelumnya bisa mencapai 100 lebih penumpang sekali berangkat," ujarnya.

Baca juga: Wisatawan ke Karimunjawa Wajib Booking Online, Ini Cara Registrasinya

Petugas Kesyahbandaran Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Jepara Arif Setyobudi membenarkan bahwa gelombang laut mulai meningkat karena saat ini ketinggian gelombang berkisar 1,2 meter hingga 2,5 meter, sedangkan kecepatan anginnya mencapai 4-20 knots.

Meskipun demikian, ketinggian gelombang laut tersebut masih aman untuk kapal penyeberangan dari Jepara ke Karimunjawa.

"Hari ini (14/1) ada kapal penyeberangan yang baru saja sandar di Pelabuhan Jepara, yakni KMP Siginjai dari Karimunjawa. Sedangkan esok hari merupakan jadwal keberangkatan KMP Siginjai pukul 07.00 WIB dan Express pukul 09.00 WIB," ujarnya.

Kepastian keberangkatannya, kata dia, menunggu pengajuan dari kedua operator kapal tersebut. Apakah gelombang lautnya aman untuk penyeberangan atau tidak



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X