Kompas.com - 15/01/2021, 20:19 WIB
Seorang pendaki dan tendanya dengan latar belakang Segara Anak di Gunung Rinjani. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYASeorang pendaki dan tendanya dengan latar belakang Segara Anak di Gunung Rinjani.

Kendati sudah memetakan empat kategori wisatawan yang akan diincar, namun Alexander menuturkan bahwa saat ini pihaknya akan fokus pada Eager to Know.

Baca juga: 6 Tips Aman Mendaki Gunung Rinjani, Cari Porter atau Komunitas Lokal

“Dengan pasar yang sudah ada saat ini seperti Amerika Serikat, tapi kita juga perlu lihat pasar potensial ke depan yaitu Inggris, Spanyol, Rusia, Tiongkok, dan Thailand,” ucapnya.

“Ini merupakan pasar potensial untuk menggarap pola perjalanan Indonesia Volcano Summit ke depan,” imbuhnya.

Pola perjalanan Indonesia Volcano Summit

Dalam penyusunan pola perjalanan ini, Alexander mengatakan bahwa tim penyusun coba melakukan pemetaan permintaan yang akan memanfaatkan kegiatan aktivitas pendakian gunung.

“Ada sembilan gunung. Ini sudah diidentifikasi sama teman-teman termasuk dari Federasi Mountaneering Indonesia (FMI) dan Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI),” ujarnya.

Sebagai contoh untuk pola perjalanan tersebut, Alexander memaparkan soal perjalanan wisata petualangan ke Gunung Rinjani.

Meski substansi utama dalam perjalanan tersebut adalah mendaki, namun pihaknya coba memadukan sejumlah potensi lain yang dapat ditawarkan kepada calon wisatawan.

“Misalnya ada kampung adat, persawahan, Danau Segara Anak, dan sebagainya ini kita gabung menjadi satu kesatuan yang kita jual dengan nama Indonesia Volcano Summit,” pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.