Kompas.com - 20/01/2021, 11:50 WIB
Kamar di Hotel Shangri-La Jakarta. Dok.Shangri-La JakartaKamar di Hotel Shangri-La Jakarta.

 

Shangri-La Hotel

Sementara untuk Shangri-La Hotel, telah disetujui oleh BNPB dan PHRI sebagai alternatif lokasi karantina mandiri bagi para pendatang ke Jakarta. Shangri-La Hotel juga sudah tersertifikasi CHSE.

“Shangri-La Hotel Jakarta hanya menerima tamu karantina untuk warga negara asing dari international arrival yang membawa hasil PCR negatif yang berlaku 2 atau 3x24 jam dari masa arrival,” kata Director of Communications Shangri-La Hotel Jakarta Debby Setiawaty pada Kompas.com, Kamis (21/1/2021).

Harga paket karantina mandiri tersebut adalah Rp 1,8 juta per malam. Berupa kamar jenis Deluxe Room dengan kelengkapan termasuk:

  • Kotak sarapan, makan siang, dan makan malam dikirimkan ke kamar.
  • Wi-Fi gratis dan akses internet broadband di semua kamar tamu serta suite.
  • Laundry tiga potong baju per hari per kamar.

Baca juga: Dampak PPKM, Okupansi Hotel di Bali Hanya Single Digit

Syarat dan ketentuan:

  • Periode karantina mandiri di hotel adalah 6 hari 5 malam. Tamu karantina tidak dapat meninggalkan kamar dalam periode tersebut.
  • Harga tersebut berlaku untuk satu atau dua orang di dalam kamar.
  • Tambahan orang yang tinggal di kamar akan dikenakan biaya Rp 750.000 net per malam per orang.
  • Selama karantina, tamu tidak diperbolehkan keluar dari kamar.
  • Semua pesanan room service, permintaan tamu, laundry, dan layanan lain akan dikirimkan ke depan pintu kamar tanpa kontak. Tamu bisa menghubungi Service Centre dengan ekstensi 0 atau operator hotel, kapan pun butuh bantuan.
  • Sampah dan baju kotor harus diletakkan di depan pintu kamar.
  • Harga termasuk 10 persen biaya layanan dan pajak pemerintah yang berlaku.

“Tamu karantina tidak dapat meninggalkan kamar selama lima hari masa karantina. Dan tidak ada kontak langsung antara karyawan hotel dan tamu. Lantai karantina pun kami pisah dari tamu yang lain,” papar Debby.

Beberapa syarat dan ketentuan lainnya yakni saat check in, tamu akan diminta untuk mengisi form agreement yang telah disiapkan pemerintah. Dalam form tersebut, tamu harus menyanggupi protokol kesehatan yang diterapkan selama menginap di hotel.

Tamu juga harus melakukan dua kali tes PCR wajib sebelum menerima surat keterangan bersih dari pemerintah. Biaya tes PCR tersebut adalah Rp 1 juta net per tes.

Tamu nantinya akan dites pada saat kedatangan dan sebelum pulang dari hotel. Biaya kedua tes tersebut akan dibebankan pada tamu.

“Sebelum meninggalkan hotel mereka juga akan diberikan surat rilis form dari pemerintah yang menyatakan kalau orang tersebut sudah boleh keluar hotel,” pungkas dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Travel Promo
Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Travel Update
Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Travel Update
Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Travel Update
Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Travel Promo
Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Travel Update
Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Travel Update
Tradisi Padusan di Klaten Tahun Ini Ditiadakan untuk Cegah Kerumunan

Tradisi Padusan di Klaten Tahun Ini Ditiadakan untuk Cegah Kerumunan

Travel Update
3 Hotel Ini Re-branding Jadi Penginapan Bercita Rasa Indonesia

3 Hotel Ini Re-branding Jadi Penginapan Bercita Rasa Indonesia

Travel Update
5 Kafe Rasa Bali di Jakarta, Mulai dari Nuansa Ubud hingga Seminyak

5 Kafe Rasa Bali di Jakarta, Mulai dari Nuansa Ubud hingga Seminyak

Jalan Jalan
Cara Naik Kereta Gantung TMII Saat New Normal

Cara Naik Kereta Gantung TMII Saat New Normal

Jalan Jalan
Mudik 2021 Dilarang, 5 Tempat Wisata di Jakarta Ini Bisa Dikunjungi

Mudik 2021 Dilarang, 5 Tempat Wisata di Jakarta Ini Bisa Dikunjungi

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Wisata di TMII Bareng Anak, Main ke Taman Burung

Itinerary Seharian Wisata di TMII Bareng Anak, Main ke Taman Burung

Itinerary
Bandara I Gusti Ngurah Rai Siapkan Layanan GeNose untuk Syarat Terbang

Bandara I Gusti Ngurah Rai Siapkan Layanan GeNose untuk Syarat Terbang

Travel Update
Itinerary 2 Hari 1 Malam Jelajah TMII, Bisa ke Mana Saja?

Itinerary 2 Hari 1 Malam Jelajah TMII, Bisa ke Mana Saja?

Itinerary
komentar di artikel lainnya
Close Ads X