Kompas.com - 20/01/2021, 16:20 WIB
Tanaman kayu panjang umur yang diambil para pendaki Gunung Api Dempo. Akibatnya 10 orang pendaki lokal pun diblack list. HANDOUTTanaman kayu panjang umur yang diambil para pendaki Gunung Api Dempo. Akibatnya 10 orang pendaki lokal pun diblack list.

 

Terkait sampah, pendaki juga wajib menunjukkan barang bawaan yang berpotensi sampah kepada petugas pemeriksa untuk dicek kesesuaiannya dengan check list yang telah diisi.

Setelah melakukan pendakian, pendaki diwajibkan melapor kepada petugas di pintu pendakian Kampung IV untuk melakukan verifikasi kegiatan pendaki telah berakhir.

Serta untuk memastikan lama kunjungan sesuai dengan tiket masuk yang telah dibeli dengan menunjukkan bukti registrasi dan menyerahkan sampah sesuai dengan data check list sampah.

Baca juga: 8 Tips Aman Mendaki Gunung Dempo

Hal tersebut dilanggar oleh para pendaki tersebut, dengan membawa kayu panjang umur serta membawa sampah logistik yang tidak sesuai dengan data check list sampah.

Apa itu kayu panjang umur?

Kayu panjang umur yang diambil oleh para pendaki tersebut adalah pohon endemik yang tumbuh di ketinggian 2500 – 3000 mdpl. Kayu dengan nama latin Cantigi ini banyak ditemukan salah satunya di pelataran Gunung Dempo.

“Tumbuhan Cantigi ini sudah kita kembangkan di tahun 2016 melihat populasinya semakin berkurang. Pertumbuhannya pun sangat lambat, satu tahun hanya empat sentimeter pertumbuhannya,” papar Arindi.

“Oleh sebab itu kalau pendaki mengambil tumbuhan ini sangat banyak, butuh puluhan sampai ratusan tahun untuk kembali hijau,” tutup dia.

Sejauh ini, sudah ada 21 orang pendaki yang di-blacklist karena melakukan pelangggaran. Kejadian pertama terjadi pada 20 Desember 2020, di mana 11 pendaki nekat melakukan pelanggaran.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X