Motivasi Mengunjungi Destinasi Sport Tourism, Apa yang Wisatawan Cari?

Kompas.com - 21/01/2021, 10:32 WIB
Peserta kategori Ultra-Marathon di ajang Borobudur Marathon 2016 memulai start pada 20 November 2016. KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASAPeserta kategori Ultra-Marathon di ajang Borobudur Marathon 2016 memulai start pada 20 November 2016.

Lalu bagaimana dengan persiapan yang mesti dilakukan pengelola destinasi dalam rangka sport tourism? Kim-Shyan dkk (2020) menyebutkan empat aspek yang dapat memengaruhi intensi wisatawan untuk mengunjungi destinasi sport tourism. Empat aspek inilah yang perlu dipersiapkan.

Pertama, kualitas tempat. Dalam sport tourism, pemilihan lokasi memainkan peran yang amat mendasar. Kualitas fisik menjadi penentu pembentukan persepsi di mata wisatawan yaitu aman untuk keluarga dan pengalaman yang dapat dinikmati (Prayag dan Ryan, 2012).

Kedua, kompetisi. Acara olahraga di destinasi menantang fisik dan mental wisatawan. Pengalaman ini membangun kepercayaan diri (Hyun dan Jordan, 2020). Acara olahraga menjadi sarana wisatawan untuk meningkatkan kemampuan fisik.

Penyelenggara perlu juga membagi kategori lomba menjadi dua kategori, yaitu kompetisi dan sekadar untuk bersenang-senang. Upaya ini untuk menjaring beragam segmen wisatawan yang dapat berpartisipasi.

Ketiga, organisasi penyelenggara. Hal ini menyangkut logistik, keamanan, rute dan lingkungan. Sejarah dan budaya setempat juga dapat mempengaruhi persepsi terhadap acara olahraga yang berlangsung.

Keempat, kualitas layanan. Wisatawan mempertimbangkan kualitas layanan ketika mereka berpartisipasi dalam sport tourism. Kualitas layanan menjadi pembeda antara satu acara dan lainnya. Wisatawan menilai kualitas layanan yang diterima, yang terefleksi di dalam sikap dan ekspektasi atas layanan yang diterima.

Dan, yang tak kalah penting adalah menyiapkan paket tur keliling destinasi. Tur yang menarik juga memengaruhi minat wisatawan berpartisipasi dalam sport tourism, tak hanya acara olahraganya saja.

Akhirnya, rencana pengembangan sport tourism di Indonesia tentu saja patut didukung semua pemangku kepentingan untuk menarik segmen pasar wisatawan yang lebih berkualitas.

Mudah-mudahan semangat ini tetap terus menyala, bukan semata karena Pak Menteri yang sekarang dikenal gemar berolahraga.

Franky Selamat
Dosen Tetap Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara, Jakarta

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Travel Promo
Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Travel Update
Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Travel Update
Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Travel Update
Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Travel Promo
Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Travel Update
Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Travel Update
Tradisi Padusan di Klaten Tahun Ini Ditiadakan untuk Cegah Kerumunan

Tradisi Padusan di Klaten Tahun Ini Ditiadakan untuk Cegah Kerumunan

Travel Update
3 Hotel Ini Re-branding Jadi Penginapan Bercita Rasa Indonesia

3 Hotel Ini Re-branding Jadi Penginapan Bercita Rasa Indonesia

Travel Update
5 Kafe Rasa Bali di Jakarta, Mulai dari Nuansa Ubud hingga Seminyak

5 Kafe Rasa Bali di Jakarta, Mulai dari Nuansa Ubud hingga Seminyak

Jalan Jalan
Cara Naik Kereta Gantung TMII Saat New Normal

Cara Naik Kereta Gantung TMII Saat New Normal

Jalan Jalan
Mudik 2021 Dilarang, 5 Tempat Wisata di Jakarta Ini Bisa Dikunjungi

Mudik 2021 Dilarang, 5 Tempat Wisata di Jakarta Ini Bisa Dikunjungi

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Wisata di TMII Bareng Anak, Main ke Taman Burung

Itinerary Seharian Wisata di TMII Bareng Anak, Main ke Taman Burung

Itinerary
Bandara I Gusti Ngurah Rai Siapkan Layanan GeNose untuk Syarat Terbang

Bandara I Gusti Ngurah Rai Siapkan Layanan GeNose untuk Syarat Terbang

Travel Update
Itinerary 2 Hari 1 Malam Jelajah TMII, Bisa ke Mana Saja?

Itinerary 2 Hari 1 Malam Jelajah TMII, Bisa ke Mana Saja?

Itinerary
komentar di artikel lainnya
Close Ads X