Kompas.com - 22/01/2021, 21:01 WIB
Ilustrasi Bali - Wisatawan sedang berlibur di Sacred Monkey Forest, Gianyar, Bali. SHUTTERSTOCK / Elizaveta GalitckaiaIlustrasi Bali - Wisatawan sedang berlibur di Sacred Monkey Forest, Gianyar, Bali.

Ia menuturkan, pengusaha sudah mulai kebingungan mencari alternatif bisnis untuk bisa mendapatkan cashflow yang cukup untuk menutupi biaya operasional sehari-hari.

Apalagi dengan adanya pembatasan jam operasional bisnis yang berlaku selama PPKM, bisnis jadi tak bisa buka terlalu malam, sehingga tidak bisa menjaring pelanggan secara lebih maksimal.

Baca juga: Musim Rawan Bencana, Wisatawan ke Bali Diimbau Pantau Prediksi BMKG

Dampak juga tentu saja sangat terasa dari sisi okupansi. Made sebelumnya sempat menyebut bahwa adanya PPKM akan bisa membuat okupansi hotel di Bali hanya bisa mencapai single digit. Hal tersebut benar-benar terasa selama masa PPKM berlangsung.

“Ya single digit. Sekarang ini isi kamar itu ya ada tiga kamar, lima kamar, enam kamar saja. Bagaimana caranya itu bisa survive? Revenue dapat dari mana dengan operasional seperti itu?” tutur Made.

Tak itu saja, perpanjangan PPKM ini disinyalir akan membuat makin banyak hotel di Bali terpaksa tutup. Selama masa pandemi, termasuk saat PPKM ini saja sudah sangat banyak hotel yang tidak bisa lagi beroperasi.

Baca juga: Dampak PPKM, Okupansi Hotel di Bali Hanya Single Digit

“Pokoknya kalau ini berlanjut terus sampai akhir tahun, kita enggak tahu lagi harus bagaimana. Karena untuk operasional itu ditutup tidak ditutup, biaya harus tetap dikeluarkan,” jelas Made.

Termasuk pula perawatan kamar dan fasilitas hotel lainnya yang harus terus dijalankan. Pasalnya, jika kamar dan fasilitas hotel tidak dirawat baik dalam kondisi tutup atau buka, lama kelamaan pasti akan hancur.

“Makanya mau enggak mau kita tetap harus melakukan perawatan, tapi dengan pengurangan,” imbuhnya.

Tetap setuju PPKM

Walaupun begitu, Made tak memungkiri bahwa tindakan perpanjangan PPKM ini merupakan tindakan yang perlu dilakukan. Pasalnya, jumlah kasus Covid-19 yang makin hari makin tinggi, membuat tidak ada pilihan lain selain memperpanjang PPKM.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Travel Promo
Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Travel Update
Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Travel Update
Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Travel Update
Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Travel Promo
Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Travel Update
Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Travel Update
Tradisi Padusan di Klaten Tahun Ini Ditiadakan untuk Cegah Kerumunan

Tradisi Padusan di Klaten Tahun Ini Ditiadakan untuk Cegah Kerumunan

Travel Update
3 Hotel Ini Re-branding Jadi Penginapan Bercita Rasa Indonesia

3 Hotel Ini Re-branding Jadi Penginapan Bercita Rasa Indonesia

Travel Update
5 Kafe Rasa Bali di Jakarta, Mulai dari Nuansa Ubud hingga Seminyak

5 Kafe Rasa Bali di Jakarta, Mulai dari Nuansa Ubud hingga Seminyak

Jalan Jalan
Cara Naik Kereta Gantung TMII Saat New Normal

Cara Naik Kereta Gantung TMII Saat New Normal

Jalan Jalan
Mudik 2021 Dilarang, 5 Tempat Wisata di Jakarta Ini Bisa Dikunjungi

Mudik 2021 Dilarang, 5 Tempat Wisata di Jakarta Ini Bisa Dikunjungi

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Wisata di TMII Bareng Anak, Main ke Taman Burung

Itinerary Seharian Wisata di TMII Bareng Anak, Main ke Taman Burung

Itinerary
Bandara I Gusti Ngurah Rai Siapkan Layanan GeNose untuk Syarat Terbang

Bandara I Gusti Ngurah Rai Siapkan Layanan GeNose untuk Syarat Terbang

Travel Update
Itinerary 2 Hari 1 Malam Jelajah TMII, Bisa ke Mana Saja?

Itinerary 2 Hari 1 Malam Jelajah TMII, Bisa ke Mana Saja?

Itinerary
komentar di artikel lainnya
Close Ads X