Kompas.com - 23/01/2021, 09:50 WIB
Tempat wisata bernama Rumah Gemuk yang berlokasi di Kabupaten Tabanan, Bali (dok. Rumah Gemuk/Credit: E X O Moments). dok. Rumah Gemuk/Credit: E X O MomentsTempat wisata bernama Rumah Gemuk yang berlokasi di Kabupaten Tabanan, Bali (dok. Rumah Gemuk/Credit: E X O Moments).

KOMPAS.com – Salah satu tempat wisata di Bali menawarkan pemandangan Danau Bratan dan Bukit Bedugul yang lengkap dengan hawa sejuknya.

Saat berkunjung ke Rumah Gemuk, berbagai aktivitas selain melihat pemandangan dapat dilakukan. Salah satunya adalah piknik kekinian di area kebun dalam rumah kaca.

Baca juga: Rumah Gemuk Bali, Tempat Wisata Bernuansa Romantis di Tabanan

“Picnic Dining menyajikan makanan yang lebih praktis dan disajikan di dalam glass jar atau paper bag,” kata Creative Development Director Rumah Gemuk, Jennifer Sumia, kepada Kompas.com, Jumat (22/1/2021).

Apabila berencana untuk berkunjung dalam waktu dekat, berikut sepuluh tips dari Jennifer agar kegiatan berwisata aman dan nyaman yang telah Kompas.com rangkum, Sabtu (23/1/2021):

1. Reservasi terlebih dahulu

Guna memudahkan penerapan aturan jaga jarak, Rumah Gemuk membatasi kunjungan menjadi 25 persen atau 50 pax setiap sesinya dari kapasitas penuh atau 200 pax.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk itu, wisatawan diimbau untuk melakukan reservasi dulu melalui DM akun Instagram @rumahgemukbali.

“Reservasi diterima sampai selambatnya 24 jam sebelum kedatangan. Itu pun apabila tempat masih tersedia. Kami sangat menyarankan reservasi, terutama akhir pekan dan hari libur nasional,” tuturnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Jennifer Sumia | ????Bali (@jsumia)

2. Jangan lupa bayar biaya minimum

Walaupun berfoto-foto di seluruh spot Instagramable dan berwisata di sana dapat dilakukan dengan gratis, namun pihak Jennifer berlakukan kebijakan Minimum Spend sebesar Rp 100.000 per pax.

Adapun, pembayaran dilakukan sebelum memasuki Rumah Gemuk yaitu di pintu masuk tempat wisata dan akan ditukar dengan voucer.

3. Patuhi protokol kesehatan

Selama berwisata, protokol kesehatan yang telah diterapkan di Bali wajib dipatuhi dan dilakukan secara disiplin oleh masyarakat.

Adapun, aturan tertera dalam Peraturan Gubernur Bali Nomor 46 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru.

Baca juga: 9 Tempat Wisata di Bali yang Cocok untuk Menenangkan Diri

Beberapa protokol kesehatan yang diimbau untuk dipatuhi adalah 3M atau menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer, dan menjaga jarak minimal satu meter.

“Kami menyediakan hand saniziter di setiap meja dan pintu masuk. Disediakan tempat cuci tangan sebelum masuk, dan juga pemeriksaan suhu tubuh kepada setiap tamu,” kata Jennifer.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Jennifer Sumia | ????Bali (@jsumia)

4. Jaga hewan peliharaan

Rumah Gemuk mengizinkan wisatawan untuk membawa hewan peliharaan termasuk anjing. Namun, pengunjung harus bertanggung jawab akan kotoran hewan peliharaan mereka.

Selain itu, hewan peliharaan juga harus dikenakan tali. Untuk area yang dapat dikunjungi, hanya pekarangan luar ruangan saja yang boleh sementara area dalam ruangan seperti rumah kaca tidak diizinkan.

5. Jangan bawa makanan dari luar

“Ketika datang ke Rumah Gemuk, tamu tidak diperbolehkan membawa makanan dan minuman dari luar,” tutur Jennifer.

Terkait makanan dan minuman, pengunjung dapat memilih antara Table Service Dining untuk mencicipi makanan eksklusif atau Picnic Dining Experience untuk mencoba sensasi piknik di area kebun rumah kaca.

Baca juga: 6 Resor Mewah di Tepi Sungai Ayung, Bali yang Mendamaikan

Harga makanan untuk Table Service Dining mulai dari Rp 42.000 sementara minuman mulai dari Rp 25.000. Sementara paket Pik.Nik For 2 berada pada kisaran Rp 250.000 termasuk satu makanan ringan, dua menu utama, satu kudapan manis, dua minuman, dan gratis air mineral.

Untuk Pik.Nik For 4, harganya berada pada kisaran Rp 480.000 termasuk dua makanan ringan, empat menu utama, dua kudapan manis, empat minuman, dan gratis air mineral.

6. Jangan berlarian di dalam rumah kaca

Rumah kaca Rumah Gemuk memiliki area kebun yang tidak kalah indahnya dengan kebun luar ruangan pada umumnya.

Sebagian wisatawan, terlebih anak-anak kecil, mungkin ingin merasakan berlarian di atas rerumputan hijau yang dipenuhi oleh beragam tumbuhan dan tanaman warna-warni.

Kendati demikian, hal tersebut dilarang untuk dilakukan. Tidak hanya itu, menginjak atau memetik tumbuhan dan tanaman pun dilarang.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Rumah Gemuk Bali (@rumahgemukbali)

7. Tinggalkan mainan yang merusak tanaman di rumah

Mainan merupakan hal yang wajib dibawa oleh wisatawan keluarga yang membawa anak mereka. Meski begitu, Jennifer mengimbau agar mainan yang dapat merusak tanaman seperti pistol mainan, bola, dan sebagainya tidak dibawa.

8. Boleh bawa properti foto, tapi...

Salah satu kegiatan yang wajib dilakukan saat berkunjung ke Rumah Gemuk, terlebih area rumah kaca, adalah berswafoto ria.

Guna membuat foto semakin terlihat menarik, wisatawan diizinkan untuk membawa properti penunjang.

“(Tapi) tamu tidak diperbolehkan membawa properti yang besar yang dapat merusak tempat. Juga untuk foto pre-wedding dan pemanfaatan area secara komersil, harus membuat janji terlebih dahulu,” tegas Jennifer.

Baca juga: 6 Vila dengan Private Pool untuk Bulan Madu di Bali

Apabila foto ingin terlihat menarik saat diunggah di media sosial, mungkin kamu bisa bawa topi berbentuk unik atau syal sebagai pelengkap pakaian.

9. Datang sore hari

Apabila ingin menikmati pemandangan Danau Bratan dan Bukit Bedugul, Jennifer menyarankan agar wisatawan datang pukul 15:00-19:00 WITA.

“Untuk menikmati pemandangan, disarankan di area Table Service Dining karena berada di mezzanine,” katanya.

10. Bebas foto-foto tapi jaga jarak

Seluruh area dalam Rumah Gemuk dapat dijadikan sebagai spot foto. Sebab, pihak tempat wisata sudah mendesainnya sedemikian rupa agar terlihat menarik.

Meski begitu, wisatawan diimbau untuk tetap melihat kondisi spot foto yang hendak dikunjungi. Jika tidak ramai, mereka bisa berfoto namun tetap harus menjaga jarak.

Selain itu, para pengunjung juga diimbau untuk saling menjaga kenyamanan dan menghargai satu sama lain.

Rumah Gemuk berlokasi di Jalan Drupadi nomor 2, Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Saat ini tempat wisata tersebut buka setiap hari mulai pukul 10:00-21:00 WITA.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Asal Mula Kerajaan Kutai Martadipura, Didirikan oleh Raja Kudungga

Asal Mula Kerajaan Kutai Martadipura, Didirikan oleh Raja Kudungga

Jalan Jalan
Ini Alasan Kenapa Harga Daging Wagyu Mahal

Ini Alasan Kenapa Harga Daging Wagyu Mahal

Jalan Jalan
Vegan dan Vegetarian Itu Berbeda, Yuk Cari Tahu Bedanya

Vegan dan Vegetarian Itu Berbeda, Yuk Cari Tahu Bedanya

Jalan Jalan
PT KAI Daop 1 Jakarta Batasi Usia Penumpang KA Jarak Jauh, Minimal 12 Tahun

PT KAI Daop 1 Jakarta Batasi Usia Penumpang KA Jarak Jauh, Minimal 12 Tahun

Travel Update
Hotel di Meksiko Wajibkan Turis dan Karyawannya Bawa Kartu Vaksin

Hotel di Meksiko Wajibkan Turis dan Karyawannya Bawa Kartu Vaksin

Travel Update
Disneyland Kembali Wajibkan Turis Pakai Masker walau Sudah Divaksin

Disneyland Kembali Wajibkan Turis Pakai Masker walau Sudah Divaksin

Travel Update
Belum Dapat Bantuan Selama Tutup, Pelaku Wisata Gunungkidul Berharap Ada Solusi

Belum Dapat Bantuan Selama Tutup, Pelaku Wisata Gunungkidul Berharap Ada Solusi

Travel Update
10 Mie Instan Paling Banyak Dibeli Orang Jepang, Bisa Jadi Pilihan Oleh-oleh

10 Mie Instan Paling Banyak Dibeli Orang Jepang, Bisa Jadi Pilihan Oleh-oleh

Jalan Jalan
Dieng Kembali Beku, tetapi Masih Tutup untuk Wisatawan

Dieng Kembali Beku, tetapi Masih Tutup untuk Wisatawan

Travel Update
Jangan Bingung Saat Pesan Kamar, Ini Penjelasan Jenis Kamar Hotel

Jangan Bingung Saat Pesan Kamar, Ini Penjelasan Jenis Kamar Hotel

Travel Tips
Ada Layanan Tes PCR di Bandara Adi Soemarmo, Harganya Rp 900.000

Ada Layanan Tes PCR di Bandara Adi Soemarmo, Harganya Rp 900.000

Travel Update
Sejarah Berdirinya Majapahit, Salah Satu Kerajaan Terbesar di Indonesia

Sejarah Berdirinya Majapahit, Salah Satu Kerajaan Terbesar di Indonesia

Jalan Jalan
Desa Tete Batu Jadi Perwakilan NTB di Lomba Best Tourism Village UNWTO 2021

Desa Tete Batu Jadi Perwakilan NTB di Lomba Best Tourism Village UNWTO 2021

Travel Update
Peringati HUT Ke-76 RI, Hotel di Malang Ini Bagi Promo Menginap Gratis Periode Agustus 2021

Peringati HUT Ke-76 RI, Hotel di Malang Ini Bagi Promo Menginap Gratis Periode Agustus 2021

Travel Promo
Sejarah Berdirinya Mataram Kuno, Kerajaan Hindu-Buddha di Jawa Tengah

Sejarah Berdirinya Mataram Kuno, Kerajaan Hindu-Buddha di Jawa Tengah

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X