Kompas.com - 24/01/2021, 15:40 WIB
Lampion Pasar Gede dalam Rangka Solo Imlek Festival 2020. (15/01/2020) KOMPAS.com/YUHARRANI AISYAHLampion Pasar Gede dalam Rangka Solo Imlek Festival 2020. (15/01/2020)

KOMPAS.com – Kepala Dinas Pariwisata Kota Surakarta Hasta Gunawan mengatakan bahwa Solo Imlek Festival tahun ini ditiadakan.

“Ditiadakan karena ada kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Dan tentu saja penularan Covid-19 yang belum terkendali,” ungkapnya kepada Kompas.com, Minggu (24/1/2021).

Menurut pemberitaan Kompas.com, Sabtu (11/1/2020), Solo Imlek Festival tahun lalu berlangsung pada 18 Januari-28 Februari 2020. Adapun, acara dilakukan guna merayakan Imlek yang jatuh pada 25 Januari.

Baca juga: Radya Pustaka di Kota Solo, Museum Tertua Indonesia

Dalam acara perayaan Imlek tersebut, terdapat sejumlah rangkaian acara. Beberapa di antaranya adalah 5000 Lampion Pasar Gedhe Solo, Donor Darah, Grebeg Sudiro, Kirab Barongsai, dan Solo Imlek Fair.

Hasta menuturkan, acara-acara yang mengundang kerumunan tersebut juga tidak akan dilakukan meski pengunjung mungkin dapat dibatasi.

“Lampion di Pasar Gedhe Solo ditiadakan. Solo Imlek Fair, Grebeg Sudiro, dan Kirab Barongsai batal,” ujarnya.

Tahun lalu, Pemerintah Kota Solo memasang lebih kurang 5.000 lampion di kawasan Pasar Gedhe Solo termasuk di atas jembatan di sana.

Baca juga: Wisata Keraton Surakarta, Lihat Koleksi Hingga Ambil Air di Sumur Songo

Tahun ini, karena tidak adanya Solo Imlek Festival, Hasta mengatakan bahwa kawasan tersebut tidak akan diramaikan oleh lampion.

“Tidak ada lampion yang digantung untuk menghindari kerumunan yang ingin berfoto-foto,” ucapnya.

Sementara untuk acara yang tidak berpotensi menimbulkan kerumunan seperti donor darah, dia tidak menampik hal tersebut kemungkinan dapat dilakukan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Catat, Jadwal Penutupan Jalur Pendakian Gunung Prau saat Lebaran 2021

Catat, Jadwal Penutupan Jalur Pendakian Gunung Prau saat Lebaran 2021

Travel Update
Lebaran 2021, The Lawu Park Bakal Terapkan Aturan Waiting List

Lebaran 2021, The Lawu Park Bakal Terapkan Aturan Waiting List

Travel Update
85 Persen Hotel di Kabupaten Bogor sudah Tersertifikasi CHSE

85 Persen Hotel di Kabupaten Bogor sudah Tersertifikasi CHSE

Travel Update
Okupansi Hotel Kabupaten Bogor Fluktuatif saat Larangan Mudik

Okupansi Hotel Kabupaten Bogor Fluktuatif saat Larangan Mudik

Travel Update
Tempat Wisata Gunungkidul Tetap Buka Saat Libur Lebaran, Asalkan...

Tempat Wisata Gunungkidul Tetap Buka Saat Libur Lebaran, Asalkan...

Travel Update
Masjid Istiqlal akan Dikembangkan Sebagai Wisata Halal

Masjid Istiqlal akan Dikembangkan Sebagai Wisata Halal

Travel Update
Sejarah Masjid Agung Surakarta, Peninggalan Mataram Islam di Kota Solo

Sejarah Masjid Agung Surakarta, Peninggalan Mataram Islam di Kota Solo

Jalan Jalan
ASN di Yogyakarta Diharapkan Bantu Hotel dengan Staycation Saat Libur Lebaran

ASN di Yogyakarta Diharapkan Bantu Hotel dengan Staycation Saat Libur Lebaran

Travel Update
 Larangan Mudik Buat Reservasi Hotel di Jogja Anjlok, Paling Parah Sejak PHRI Berdiri

Larangan Mudik Buat Reservasi Hotel di Jogja Anjlok, Paling Parah Sejak PHRI Berdiri

Travel Update
PHRI Yogyakarta Siapkan Paket Isolasi Mandiri, Penyokong Cashflow di Tengah Pandemi

PHRI Yogyakarta Siapkan Paket Isolasi Mandiri, Penyokong Cashflow di Tengah Pandemi

Travel Update
Rute Menuju Curug Suropdipo yang Keren di Temanggung

Rute Menuju Curug Suropdipo yang Keren di Temanggung

Travel Tips
Gegara Ulah Turis Asing, Gubernur Wayan Koster Sering Ditegur Menteri

Gegara Ulah Turis Asing, Gubernur Wayan Koster Sering Ditegur Menteri

Travel Update
Kemenparekraf Fasilitasi Pelaku Usaha Parekraf Lewat Nyatakan.id

Kemenparekraf Fasilitasi Pelaku Usaha Parekraf Lewat Nyatakan.id

Travel Update
Inilah Mengapa Mudik Sangat Berisiko Sebarkan Covid-19

Inilah Mengapa Mudik Sangat Berisiko Sebarkan Covid-19

Travel Update
Warga Jakarta, Ada Bazar Hampers Produk Ekraf Gratis Ongkir

Warga Jakarta, Ada Bazar Hampers Produk Ekraf Gratis Ongkir

Travel Promo
komentar di artikel lainnya
Close Ads X