Kompas.com - 27/01/2021, 08:40 WIB
Ombak Bono di Sungai Kampar, Riau. Berselancar di sungai ini sangat menantang. BARRY KUSUMAOmbak Bono di Sungai Kampar, Riau. Berselancar di sungai ini sangat menantang.

Di antaranya bisa diambil dari tiga hub terbesar di Indonesia yakni Jakarta, Bali, dan Batam. Untuk Jakarta dan Bali mungkin sudah masuk ke dalam daftar kantor Menparekraf.

Sementara untuk Batam, mungkin kini bisa jadi pilihan selanjutnya sebagai destinasi kantor Menparekraf selanjutnya.

Selain itu, bisa pula dengan mempertimbangkan daya tarik masing-masing daerah yang sangat otentik dan tidak bisa ditemukan di mana pun. Daya tarik semacam itu, kata Azril, jika dikembangkan dengan baik maka bisa jadi kekuatan baru Indonesia.

Salah satunya adalah aktivitas wisata surfing di Sungai Kampar, Riau yang hingga kini hanya ada di Indonesia dan beberapa negara saja di dunia.

Selanjutnya, ada pula satu pulau yang terletak tak jauh dari Pulau Madura, yakni Pulau Gili Lyang. Pulau tersebut adalah pulau yang memiliki kadar oksigen tertinggi di dunia.

“Saya sudah ke sana. Saya ukur oksigennya. Saya lari ke bukit. Biasanya saya enggak kuat, apalagi saya sudah usia segini, enggak akan mungkin sampai. Tapi saya bisa sampai karena oksigennya penuh, the best in the world,” papar Azril.

Kemudian tempat lainnya yang bisa jadi pertimbangan adalah Pulau Kei di Maluku Tenggara. Di sana terdapat pasir terhalus di dunia serta jadi lokasi ditemukannya burung-burung endemik di Indonesia.

“Kenapa enggak itu yang diangkat? Jadi enggak cuman Bali saja. Tempat lain itu banyak,” imbuh Azril.

Sebelumnya, Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan, dia ingin berkantor di Bali untuk melihat dan merasakan langsung pemulihan pariwisata Pulau Dewata.

Dengan berkantor di Bali, Sandiaga akan merasakan geliat dari segi perhatian, tambahan kebijakan, serta kemampuannya menyampaikan pemulihan pariwisata Bali kepada Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Tak itu saja, dengan berkantor di sana juga dapat membuka ruang diskusi antara dirinya dengan pelaku usaha atau pemerhati sosial Bali.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X