Kompas.com - 30/01/2021, 10:10 WIB
Tempat wisata bernama Wana Wisata Sumber Biru di Dusun Wonotirto, Desa Wonomerto, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur (dok. Wana Wisata Sumber Biru). dok. Wana Wisata Sumber BiruTempat wisata bernama Wana Wisata Sumber Biru di Dusun Wonotirto, Desa Wonomerto, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur (dok. Wana Wisata Sumber Biru).

KOMPAS.comWana Wisata Sumber Biru di Kabupaten Jombang, Jawa Timur merupakan tempat wisata instagramable yang asal mulanya terbilang cukup unik.

Sekretaris Wana Wisata Sumber Biru Yuli Adi Atmiko menceritakan, dulunya sungai yang dijadikan sebagai area makan tempat wisata tersebut adalah tempat pembuangan sampah.

“Wana Wisata Sumber Biru sendiri berdiri pada 2018, sebenarnya enggak sengaja. Awalnya sungai itu tempat pembuangan limbah rumah tangga masyarakat sekitar sini, termasuk popok,” kata dia kepada Kompas.com, Jumat (29/1/2021).

Baca juga: Menyusuri Sungai Maron di Pacitan, Sungai Amazon ala Jawa Timur

Pria yang akrab disapa Miko itu melanjutkan, beberapa pemuda setempat memiliki keinginan untuk membersihkan sungai tersebut.

Namun, niatnya murni hanya agar sungai terlihat bersih dan bebas dari sampah. Selain itu, bersihnya sungai juga diharap dapat membuat masyarakat berhenti membuang sampah sembarangan.

“Kemudian lambat laun dari 4-5 pemuda, jumlah makin bertambah karena ingin membantu mereka. Kemudian pada Tahun Baru, di sungai diadakan acara seperti lomba memancing,” ujar Miko.

Tempat wisata bernama Wana Wisata Sumber Biru di Dusun Wonotirto, Desa Wonomerto, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur (dok. Wana Wisata Sumber Biru).dok. Wana Wisata Sumber Biru Tempat wisata bernama Wana Wisata Sumber Biru di Dusun Wonotirto, Desa Wonomerto, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur (dok. Wana Wisata Sumber Biru).

Selanjutnya, masyarakat setempat mendapat arahan dari seorang petugas Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Jombang.

“Atas arahan pak Eko Purwanto, dia arahkan agar tempat itu jadi wisata. Kami diperlihatkan foto tempat wisata makan di atas sungai, kayaknya itu di luar negeri,” imbuh Miko.

Baca juga: Mojosemi Dinosaurus Park, Rumah Dinosaurus di Kaki Gunung Lawu

Dari sana, Miko dan kawan-kawan pun melakukan survei dan menyampaikan kepada masyarakat bahwa mereka meminta bantuan perangkat dusun dan memberi imbauan agar peduli terhadap lingkungan.

Setelah menjaga sungai tetap bersih dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) terbentuk, Wana Wisata Sumber Biru pun muncul.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X