Kompas.com - 02/02/2021, 19:07 WIB
Penampakan Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) dari udara usai diresmikan di Kuta Selatan, Bali, Minggu (25/09/2018). Patung setinggi 121 meter dengan lebar 64 meter tersebut resmi diresmikan dan menjadi patung tertinggi ketiga di dunia. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBPenampakan Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) dari udara usai diresmikan di Kuta Selatan, Bali, Minggu (25/09/2018). Patung setinggi 121 meter dengan lebar 64 meter tersebut resmi diresmikan dan menjadi patung tertinggi ketiga di dunia.


KOMPAS.com – Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park menutup sementara operasional mereka untuk wisatawan umum mulai Senin (1/2/2021) setelah sebelumnya sempat buka kembali di masa pandemi Covid-19 pada Desember 2020.

Menurut keterangan yang diterima Kompas.com dari pihak GWK, penutupan tersebut diambil sebagai dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam menanggulangi penyebaran Covid-19, khususnya di Provinsi Bali.

“Dengan penutupan sementara ini, diharapkan upaya penanggulangan pandemi Covid-19 khususnya di Provinsi Bali dapat berjalan optimal," kata General Manager Marketing Communication & Event, GWK Cultural Park Andre Prawiradisastra.

Baca juga: Mengunjungi GWK Seperti Lee Seung Gi dan Jasper Liu, Ada Apa Saja?

Menurut dia jika penanggulangan Covid-19 di Bali dapat berjalan dengan optimal, hal itu dapat menggerakkan kembali dunia pariwisata Bali sebagai gerbang wisata nasional.

Penutupan tersebut diharapkan juga bisa menjaga keamanan para staf dan karyawan GWK Cultural Park.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pasalnya, naiknya angka kunjungan wisatawan pasti beriringan dengan risiko penyebaran Covid-19. Hal tersebut pasti juga berimbas pada staf dan karyawan yang bertugas di lapangan.

Obyek wisata Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang terletak di kawasan GWK Cultural Park, Bukit Ungasan, Kabupaten Badung, Bali.Kompas.com/SHERLY PUSPITA Obyek wisata Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang terletak di kawasan GWK Cultural Park, Bukit Ungasan, Kabupaten Badung, Bali.

Selama masa penutupan, diharapkan staf dan karyawan dapat melakukan proteksi mandiri dengan faktor risiko penularan yang lebih rendah.

Hingga kini, belum ada keputusan hingga kapan penutupan akan dilakukan. Andre menyatakan, manajemen GWK Cultural Park akan terus memantau perkembangan situasi penanggulangan Covid-19, khususnya di Bali.

Seperti dilansir Tribun Bali, sebelum memutuskan untuk menutup sementara kunjungan bagi wisatawan, manajemmen GWK Cultural Park pada awal bulan Januari sudah melakukan pembatasan operasional.

Baca juga: Kalahkan London, Bali Jadi Destinasi Terbaik Dunia Versi Tripadvisor

Kunjungan ke GWK Cultural Park hanya dibuka pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu saja. Menurut Andre, jumlah kunjungan di bulan Januari memang menurun dari bulan Desember, walaupun tetap cukup banyak dari segi jumlah.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Putu Astawa, penutupan GWK Cultural Park ini juga dalam rangka mendukung kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali tahap kedua, 26 Januari–8 Februari 2021.

“Mulai ditutup karena biasanya yang ramai juga domestik ya. Domestik kan sangat linear dengan musim liburan,” ujar Putu ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (2/2/2021).

Baca juga: 9 Tempat Wisata di Bali yang Cocok untuk Menenangkan Diri

Ia melanjutkan bahwa saat bukan musim liburan, pengunjung GWK kembali sedikit, sehingga kemungkinan tidak sebanding dengan biaya operasionalnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X