Kompas.com - 04/02/2021, 14:02 WIB
Lawang Sewu Semarang KOMPAS.com/RISKA FARASONALIALawang Sewu Semarang

KOMPAS.comGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebutkan bahwa diperpanjang atau tidaknya gerakan Jateng di Rumah Saja pada 6-7 Februari 2021 akan diputuskan berdasarkan hasil evaluasi.

“Lihat nanti, kita akan evaluasi. Kita lihat, sebenarnya masyarakat mau enggak untuk membangun kesadaran (di rumah saja),” ujarnya kepada Kompas.com, Rabu (3/2/2021).

Jateng di Rumah Saja merupakan gerakan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jateng untuk menutup seluruh tempat keramaian, termasuk tempat wisata selama dua hari.

Baca juga: 7 Tempat Wisata Unggulan di Purworejo, Tak Ada Keraton

Gerakan yang sebentar lagi dilaksanakan pun tertera dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Jateng Nomo 443.5/000/933 tentang Peningkatan Kedisiplinan dan Pengetatan Protokol Kesehatan Pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tahap II di Jateng.

Jika selama dua hari warga Jawa Tengah (Jateng) ternyata patuh dan berpartisipasi dalam gerakan tersebut, menurut Ganjar gerakan itu berpotensi untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan cepat.

“Kalau kita semua mau, katakan satu bulan atau dua kali perpanjangan selama 14 hari atau 28 hari di rumah saja, jangan-jangan Covid-19 jadi malas lewat,” ujar dia.

Baca juga: Keberadaan Rawa Pening di Ungaran Makin Terkenal...

Kendati demikian, Ganjar tidak menampik akan ada masyarakat yang keberatan jika harus berlama-lama di rumah saja karena pendapatannya dihasilkan per hari.

“Yang tidak mampu bagaimana? Nah kami bisa bicara bantuan sosial, pendataan yang baik, bicara bagaimana penyelamatan,” imbuh dia.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar PranowoKOMPAS.com/RISKA FARASONALIA Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

“Siapa tahu kita sebulan di rumah kemudian Covid-19 putus, tiba-tiba grafik landai. Apakah tidak jauh lebih efisien? Untuk kemudian bisa bangkit dan membuka kembali pariwisata seperti sedia kala,” sambung Ganjar.

Terkait pengambilan periode Jateng di Rumah Saja yakni pada Sabtu dan Minggu, menurut Ganjar hal tersebut tidak akan mengganggu kegiatan masyarakat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Taman Hiburan di AS Tidak Lagi Cek Suhu Tubuh Wisatawan

Dua Taman Hiburan di AS Tidak Lagi Cek Suhu Tubuh Wisatawan

Travel Update
Agen Perjalanan di Thailand Tawarkan Wisata Vaksin Covid-19 ke AS, Apa Itu?

Agen Perjalanan di Thailand Tawarkan Wisata Vaksin Covid-19 ke AS, Apa Itu?

Travel Update
Infinity Pool Tertinggi Dunia di Dubai, Pemandangannya Apik Tenan

Infinity Pool Tertinggi Dunia di Dubai, Pemandangannya Apik Tenan

Travel Update
Libur Lebaran Diprediksi Tak Ada Lonjakan Wisatawan di Batu dan Malang

Libur Lebaran Diprediksi Tak Ada Lonjakan Wisatawan di Batu dan Malang

Travel Update
Syarat Mendaki Gunung Andong yang Buka Lagi 18 Mei 2021

Syarat Mendaki Gunung Andong yang Buka Lagi 18 Mei 2021

Travel Tips
Diundur, Jalur Pendakian Gunung Andong Buka 18 Mei 2021

Diundur, Jalur Pendakian Gunung Andong Buka 18 Mei 2021

Travel Update
Australia Tutup Perbatasan Hingga Akhir 2022

Australia Tutup Perbatasan Hingga Akhir 2022

Travel Update
Covid-19 Marak Lagi, Singapura Tinjau Travel Bubble dengan Hong Kong

Covid-19 Marak Lagi, Singapura Tinjau Travel Bubble dengan Hong Kong

Travel Update
Larangan Mudik Lokal, Wisatawan Luar Karanganyar Boleh Berkunjung

Larangan Mudik Lokal, Wisatawan Luar Karanganyar Boleh Berkunjung

Travel Update
Libur Lebaran 2021, Pemkab Magelang Tutup Semua Tempat Wisata

Libur Lebaran 2021, Pemkab Magelang Tutup Semua Tempat Wisata

Travel Update
Libur Lebaran, Wisatawan yang Ingin ke Malang dan Batu Wajib Bawa Surat Bebas Covid-19

Libur Lebaran, Wisatawan yang Ingin ke Malang dan Batu Wajib Bawa Surat Bebas Covid-19

Travel Update
Masyarakat Luar Klaten Boleh Masuk Saat Larangan Mudik Lokal, asal...

Masyarakat Luar Klaten Boleh Masuk Saat Larangan Mudik Lokal, asal...

Travel Update
China Buka Lagi Jalur Pendakian Everest, Terapkan Protokol Kesehatan

China Buka Lagi Jalur Pendakian Everest, Terapkan Protokol Kesehatan

Travel Update
Hotel Accor di Solo hingga Yogyakarta Bakal Terapkan GeNose C-19

Hotel Accor di Solo hingga Yogyakarta Bakal Terapkan GeNose C-19

Travel Update
Tempat Wisata di Bantul Sudah Bisa Nontunai

Tempat Wisata di Bantul Sudah Bisa Nontunai

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X