Kompas.com - 05/02/2021, 20:08 WIB
Tempat wisata bernama Taman Bunga Celosia di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (dok. Facebook Taman Bunga Celosia). dok. Facebook Taman Bunga CelosiaTempat wisata bernama Taman Bunga Celosia di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (dok. Facebook Taman Bunga Celosia).


KOMPAS.com – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang Ardhiansyah menyatakan bahwa para pelaku usaha pariwisata di sana sempat menyampaikan beberapa keluhan terkait adanya gerakan Jateng di Rumah Saja.

“Yang kami tangkap selama ini masih mendukung (penutupan) untuk destinasi wisata. Hanya saja ada beberapa masukan gitu, keluhan ya,” kata dia saat dihubungi Kompas.com, Jumat (5/2/2021).

Salah satu keluhan yang disampaikan adalah, bahwa selama ini tempat-tempat wisata termasuk juga sektor perhotelan sudah menerapkan protokol kesehatan cleanliness, health, safety, environmental sustainability (CHSE) dengan sangat ketat.

Baca juga: Ganjar: Ada Pelaku Pariwisata yang Tidak Setuju dengan Jateng di Rumah Saja

“Destinasi wisata sebenarnya yang paling (ketat) protokol kesehatan dibanding kegiatan yang lain,” imbuh Ardhiansyah.

Pukulan berat sektor pariwisata

Adapun, masa pandemi Covid-19 memang menjadi pukulan berat bagi dunia pariwisata. Ditambah adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jilid pertama dan kedua makin telak memukul para pelaku usaha pariwisata.

Menurut Ardhiansyah, berdasarkan pengamatan yang dilakukan selama masa PPKM berlangsung, banyak usaha di industri pariwisata yang hampir tak bisa beroperasi.

Baca juga: Dusun Semilir Bawen Tutup Selama Jateng di Rumah Saja

“Di tingkat perhotelan, okupansi di PPKM ini banyak yang melaporkan itu sampai 0 persen. Sampai akhir pekan saja tidak ada yang datang. Biasanya mereka berharap masih ada kegiatan MICE. Mungkin rapat dari instansi di hotel mereka gitu,” ujar Ardhiansyah.

Namun terlepas dari itu, ia memastikan para pelaku usaha sudah diberi imbauan dan arahan untuk tetap mengikuti kebijakan pemerintah yang berlaku.

Sanksi dan pengawasan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X