Kompas.com - 06/02/2021, 06:31 WIB

KOMPAS.com – Direktur Utama PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Edy Setijono mengatakan, Candi Prambanan tetap buka saat gerakan Jateng di Rumah Saja pada 6-7 Februari 2021.

“Sejauh ini, kita ikutnya ke Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi. Kalau Borobudur ikutnya ke Jawa Tengah (Jateng), Prambanan kita ikut ke Yogyakarta,” kata dia kepada Kompas.com, Jumat (5/2/2021).

Edy melanjutkan, hingga saat ini Pemerintah Provinsi Yogyakarta masih belum memberi arahan serupa dengan gerakan libur dua hari di Jateng. Oleh karena itu, Candi Prambanan masih bisa dikunjungi wisatawan pada akhir pekan.

Baca juga: Jateng di Rumah Saja, BPCB Jawa Tengah Tutup Semua Wisata Candi

“Hanya prinsipnya, kita tetap jalankan protokol kesehatan. Tidak ada imbauan tutup bukan berarti tidak jalankan protokol kesehatan. Setiap hari, protokol kesehatan jadi perhatian,” sambung dia.

Menurut Edy jika protokol kesehatan dilonggarkan, hal tersebut akan membuat pengunjung tidak nyaman dan tidak membuat Yogyakarta sebagai destinasi wisata yang aman.

Candi Borobudur tutup selama Jateng di Rumah Saja

Jateng di Rumah Saja adalah gerakan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) untuk menutup seluruh tempat keramaian, termasuk tempat wisata, selama dua hari.

Gerakan tersebut tertera dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Jateng Nomor 443.5/000/933 tentang Peningkatan Kedisiplinan dan Pengetatan Protokol Kesehatan Pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tahap II di Jateng.

Sejumlah wisatawan berada di kompleks Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Magelang, Jateng, Rabu (28/10/2020). Memasuki musim libur panjang kali ini  wisatawan dari berbagai daerah mulai mengunjungi kawasan wisata candi Borobudur meskipun tidak diperbolehkan menaiki candi dan hanya dibatasi hanya 3.000 pengunjung per hari. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/aww.ANIS EFIZUDIN Sejumlah wisatawan berada di kompleks Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Magelang, Jateng, Rabu (28/10/2020). Memasuki musim libur panjang kali ini wisatawan dari berbagai daerah mulai mengunjungi kawasan wisata candi Borobudur meskipun tidak diperbolehkan menaiki candi dan hanya dibatasi hanya 3.000 pengunjung per hari. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/aww.

Selama dua hari, Candi Borobudur akan tutup mengikuti arahan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris PT TWC Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Emilia Eny Utari, Rabu (3/2/2021).

“Ditutup selama dua hari itu kami manfaatkan untuk bersih-bersih supaya kondisi fasilitas yang ada di destinasi ini tetap terjaga dengan bagus dan selama dua hari itu kami benar-benar tidak menerima kunjungan,” kata dia, mengutip Kompas.com, Kamis (4/2/2021).

Pada saat itu, Emilia menuturkan bahwa pihaknya akan memeriksa status Candi Prambanan apakah akan ditutup atau tidak.

Baca juga: Jateng di Rumah Saja, Candi Borobudur Tutup 6-7 Februari

Sebab, tempat wisata tersebut berada pada dua wilayah yaitu Jateng dan Yogyakarta. Tepatnya di Kabupaten Klaten dan Sleman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.