Marriott International Akan Buka 100 Properti Baru di Asia Pasifik Tahun 2021

Kompas.com - 11/02/2021, 09:08 WIB
Restoran Kayuputi The St. Regis Bali. DOK. MARRIOTT INTERNATIONALRestoran Kayuputi The St. Regis Bali.


KOMPAS.com – Marriott International, Inc. akan memperluas portofolio mereka dengan membuka 100 properti di Asia Pasifik pada 2021.

Seperti tertera dalam rilis yang diterima Kompas.com, perluasan bertujuan membawa brand dan pengalaman khas Marriott International ke destinasi baru untuk para tamu di wilayah itu.

Pada tahun 2020, Marriott Internasional merayakan dibukanya 800 hotel di Asia Pasifik dengan 75 properti baru di portofolio perusahaan.

Hampir 27.000 kamar ditambahkan ke pipeline pertumbuhan perusahaan pada 2020, sebagai tambahan dari peresmian proyek branded residences terbesar yang memiliki hampir 4.200 unit.

Baca juga: Jaringan Hotel Marriott Terapkan Protokol Baru Terkait Pandemi Corona

“Saya bangga atas pencapaian pertumbuhan kami dan bagaimana kami beradaptasi dengan cepat terhadap berbagai tantangan selama pandemi,” kata Group President, International, Marriott International Craig S Smith.

Peluncuran standar kebersihan industri global terbaru pada April 2020, imbuh dia, juga penawaran inovatif seperti paket work anywhere serta strategi penjualan dan pemasaran lokal, pendekatan adaptif yang berfokus pada masa depan akan membuat pihaknya dapat pulih kembali.

Adapun China Raya memimpin pemulihan global hingga hari ini. Marriott International berharap bisa segera merayakan hotel ke-400 di China Raya dan hotel ke-50 di Shanghai dengan dibukanya JW Marriott Shanghai Fengxian pada musim semi 2021.

Berdasarkan laporan gabung dari konsultan Bain & Co. dan unit Alibaba’s Tmall Luxury, China daratan saat ini akan menjadi pasar barang mewah pribadi terbesar di dunia pada 2025.

Paket staycation dari Marriott InternationalDok. Marriott International Paket staycation dari Marriott International

Apalagi diperkuat dengan adanya pertumbuhan domestik dari tahun ke tahun pada 2020, meskipun terjadi pandemi.

Memanfaatkan tren ini, Marriott International terus memperkuat portofolio mewahnya dengan rencana membuka W Changsha, Q Ciamen, St. Regis Qingdao, dan The Ritz-Carlton Reserve Jiuzhaigou pada 2021.

Nantinya, China akan menjadi negara pertama di Asia Pasifik yang memiliki semua portfolio luxury Marriott International.

Baca juga: Yogyakarta Marriott Hotel, Salah Satu Pilihan Menginap di Kota Gudeg

Pemesanan untuk berlibur di China pun masih sangat kuat dan meningkat lebih dari 25 persen dari tahun ke tahun pada kuartal ketiga di China daratan.

Hal ini menunjukkan kekuatan demand setelah konsumen merasa nyaman bahwa virus dapat dikendalikan dan pembatasan perjalanan telah dicabut dengan aman.

Perkenalkan lebih banyak pengalaman perjalanan

Marriott International pun berusaha memperkenalkan lebih banyak pengalaman perjalanan di seluruh portofolio mereka, termasuk di destinasi liburan populer, misalnya Mianyang di Provinsi Sichuan dengan rencana pembukaan Sheraton Mianyang.

Juga destinasi kaya budaya di Nanjing dengan rencana pembukaan The Westin Nanjing Resor & Spa. Di luar China Raya, Marriott International juga akan melakukan debut beberapa brand lainnya di Asia Pasifik pada 2021.

Di Jepang, W Hotels direncanakan debut dengan pembukaan W Osaka. Sementara The Luxury Collection juga dijadwalkan untuk debut di Australia dengan pembukaan The Tasman di Hobart.

Brand Ritz-Carlton pun direncanakan akan merayakan debutnya di destinasi resor terkemuka Maladewa pada awal musim panas 2021.

Dorado Beach, Ritz-Carlton Reserve, salah satu hotel dari jaringan Marriott International.DOK. RITZ CARLTON Dorado Beach, Ritz-Carlton Reserve, salah satu hotel dari jaringan Marriott International.

Brand JW Marriott juga akan memperluas kehadirannya di destinasi resor. Brand ini akan membawakan pengalaman warm luxury ke Pulau Jeju, Korea Selatan dengan rencana pembukaan JW Marriott Jeju pada akhir 2021.

Brand wellness Westin juga sangat diantisipasi untuk debut di salah satu destinasi India, yakni Goa pada musim panas 2021.

Sementara di Jepang, Marriott International juga berencana untuk membuka enam hotel Fairfield by Marriott tambahan selama 2021 di sepanjang stasiun ‘Michi-no-Eki’. Tujuannya adalah untuk merevitalisasi tempat-tempat wisata lokal di sana.

Jepang diprediksi akan memiliki lebih dari 30 hotel Fairfield by Marriott pada akhir 2023.
Melbourne, Australia juga diperkirakan akan membuka W Hotel kedua di negara tersebut.

Baca juga: Hotel di Aceh Tengah Ini Gunakan Nama Lokal Gayo untuk Ruangannya

Akan mada W Melbourne pada musim semi, serta Melbourne Marriott Hotel Docklands pada awal 2021.

Di Indonesia, setelah membuka enam hotel di Indonesia pada 2020, Marriott berencana menambah properti luxury di Jakarta dengan pembukaan JW Marriott The Dharmawangsa Jakarta.

Bali juga akan memiliki Aloft Bali Kuta yang menambah properti Aloft di sana. Ada pula pembukaan Renaissance Bali Nusa Dua Resort yang menandakan hadirnnya properti Renaissance kedua di Indonesia di semenanjung selatan Bali.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X