Bagaimana Jalannya Acara Perayaan Imlek?

Kompas.com - 11/02/2021, 13:31 WIB
Warga keturunan Tionghoa membakar kertas uang saat bersembahyang di Klenteng Hok Lay Kiong, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (25/1/2020). Imlek 2571 merupakan tahun tikus logam yang bermakna kemakmuran, rezeki, kesehatan dan keberuntungan berlimpah. KOMPAS.com/M LUKMAN PABRIYANTOWarga keturunan Tionghoa membakar kertas uang saat bersembahyang di Klenteng Hok Lay Kiong, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (25/1/2020). Imlek 2571 merupakan tahun tikus logam yang bermakna kemakmuran, rezeki, kesehatan dan keberuntungan berlimpah.

KOMPAS.com – Guru Besar Program Studi China Universitas Indonesia Hermina Sutami mengatakan bahwa menjelang Hari Raya Imlek, orang Tionghoa dengan kepercayaan Konghucu dan Buddha biasanya akan melaksanakan sembahyang pergantian tahun.

Baca juga: Apa Itu Imlek dan Mengapa Identik dengan Sembahyang?

“Sembahyang adalah bentuk dari terima kasih mereka kepada Thien (Tuhan). Ucapan tersebut juga harus dilambangkan dengan makanan,” kata dia saat ditemui Kompas.com, Selasa (21/1/2020).

Hermina melanjutkan, orang Tionghoa akan melaksanakan dua sembahyang untuk berterima kasih kepada Tuhan dan kepada leluhur. Selanjutnya, pemberian angpau dilakukan saat Imlek tiba.

  • Sembahyang kepada Tuhan

Dalam prosesi sembahyang kepada Tuhan, persembahan yang terdiri dari tiga jenis, yaitu lauk, kue manis, dan buah-buahan akan disajikan di atas altar.

Namun, sambung Hermina, penyajian persembahan dilakukan tergantung dengan kondisi ekonomi keluarga yang merayakan.

Jika ekonominya berkecukupan, biasanya lauk yang dihidangkan akan mencapai 12 macam sementara jumlah kue dan buah-buahan akan lebih banyak dari biasanya.

Baca juga: Kue Keranjang untuk Sembahyang Imlek Punya Makna Berbeda

Untuk yang tidak berkecukupan, penyajian hidangan yang terlalu banyak tidak perlu dilakukan. Persembahan seperti nasi dan sayur yang berkuah pun dirasa cukup dan tidak masalah.

“Karena sembahyang merupakan tanda terima kasih (manusia kepada Tuhan), maka hal terpenting dari sembahyang adalah rasa terima kasih mereka. Itu yang utama,” imbuh Hermina.

  • Sembahyang kepada leluhur

Biasanya, di rumah orang Tionghoa beragama Konghucu juga akan ada sebuah altar sembahyang yang dinamakan meja abu. Letak meja altar berdampingan dengan altar untuk sembahyang kepada Tuhan.

Di atas meja abu, beberapa papan kayu bertuliskan nama para leluhur yang telah tiada dapat dilihat memiliki karakter China (aksara Han).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rencana Thailand Terima Turis yang Sudah Divaksin Covid-19

Rencana Thailand Terima Turis yang Sudah Divaksin Covid-19

Travel Update
Sambil Gowes, Kompas.com Salurkan Donasi Internet dan Buku di Trenggalek

Sambil Gowes, Kompas.com Salurkan Donasi Internet dan Buku di Trenggalek

Travel Update
4 Wisata Seru Pulau Samosir yang Ada di Tengah Danau Toba

4 Wisata Seru Pulau Samosir yang Ada di Tengah Danau Toba

Jalan Jalan
Itinerary Solo Trip 3 Hari 2 Malam ke Belitung

Itinerary Solo Trip 3 Hari 2 Malam ke Belitung

Itinerary
Itinerary Wisata 3 Hari 2 Malam ke Belitung Bareng Teman-teman

Itinerary Wisata 3 Hari 2 Malam ke Belitung Bareng Teman-teman

Itinerary
Hotel di Thailand ini Tawarkan Field Trip Virtual Gratis untuk Lihat Gajah

Hotel di Thailand ini Tawarkan Field Trip Virtual Gratis untuk Lihat Gajah

Travel Update
IATA: Paspor Digital Penerbangan akan Diluncurkan Maret 2021

IATA: Paspor Digital Penerbangan akan Diluncurkan Maret 2021

Travel Update
Antis dan Tiket.com Beri Promo Hotel, Diskon Hingga 60 Persen

Antis dan Tiket.com Beri Promo Hotel, Diskon Hingga 60 Persen

Travel Promo
Wisata Gunung Bromo Tutup Total Saat Hari Raya Nyepi, 14-15 Maret 2021

Wisata Gunung Bromo Tutup Total Saat Hari Raya Nyepi, 14-15 Maret 2021

Travel Update
5 Maskapai Penerbangan Ini Sediakan Layanan Gratis Rapid Test Antigen

5 Maskapai Penerbangan Ini Sediakan Layanan Gratis Rapid Test Antigen

Travel Update
Sriwijaya Air dan NAM Air Perpanjang Gratis Rapid Test Antigen hingga 17 Maret 2021

Sriwijaya Air dan NAM Air Perpanjang Gratis Rapid Test Antigen hingga 17 Maret 2021

Travel Update
Itinerary 2 Hari 1 Malam di Garut, dari Gunung hingga Kebun Binatang

Itinerary 2 Hari 1 Malam di Garut, dari Gunung hingga Kebun Binatang

Itinerary
5 Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi di Pulau Ganghwado, Korea Selatan

5 Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi di Pulau Ganghwado, Korea Selatan

Travel Tips
Kunjungan Wisata ke DIY Diharapkan Naik Setelah Pelaku Wisata Divaksinasi

Kunjungan Wisata ke DIY Diharapkan Naik Setelah Pelaku Wisata Divaksinasi

Travel Update
Sebelum ke Millenial Coffee & View Yogyakarta, Simak 9 Tipsnya

Sebelum ke Millenial Coffee & View Yogyakarta, Simak 9 Tipsnya

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X