Kompas.com - 13/02/2021, 09:01 WIB
Wisata Gunung Gamping Tawangmangu. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAWisata Gunung Gamping Tawangmangu.

KOMPAS.com – Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar Titis Sri Jawoto mengatakan bahwa ditutupnya tempat wisata memengaruhi pendapatan hotel.

“Karanganyar sejak 16 Juni 2020 sampai hari ini tidak pernah tutup. Itu kebijakan Bupati. Karanganyar yang tidak pernah tutup dengan promo jalan terus dan berbagai dorongan, itu saja masih berat. Apa lagi daerah lain,” ujarnya kepada Kompas.com, Selasa (9/2/2021).

Baca juga: PPKM Mikro, Kadispar Karanganyar: Ekonomi akan Gerak Lagi

Untuk diketahui, selama PPKM di Jawa Bali, tempat wisata di Karanganyar termasuk yang berbasis alam tetap dibuka dengan pembatasan pengunjung dan jam operasional hingga pukul 17.00 WIB.

Beberapa tempat wisata tersebut di antaranya adalah Puncak Lawu, Sakura Hill, Camping Tawangmangu Wonder Park, dan Camping Sekipan.

Akan tetapi, Candi Cetho dan Candi Sukuh masih ditutup, meski tempat wisata tersebut berada di ruang terbuka.

Baca juga: Grojogan Sewu, Air Terjun yang Menyimpan Kisah Mahabarata

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, tempat wisata yang masuk dalam kategori berisiko tinggi terhadap penularan Covid-19 seperti yang berada di ruangan tertutup tetap ditutup.

Beberapa di antaranya adalah Museum Dayu yang merupakan bagian dari Museum Manusia Purba Sangiran, dan Edupark Intan Pari.

Wonder Bridge yang jadi ikon Tawangmangu Wonder ParkDok. Instagram @tawangmangu.wonderpark Wonder Bridge yang jadi ikon Tawangmangu Wonder Park

Titis menuturkan asumsi tersebut saat menanggapi kabar soal beberapa hotel dan vila di Tawangmangu yang dijual karena berkurangnya pendapatan akibat pandemi Covid-19 belum melandai.

Menurutnya, jika hotel-hotel di Tawangmangu dijual maka keadaan di daerah lain ada kemungkinan lebih parah. Terlebih saat Karanganyar tidak pernah menutup tempat wisata.

“Ada pasti (yang menjual hotel). Apa lagi situasi begini, ada satu atau dua hotel dijual wajar. Tapi belum ada informasi dari PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia),” ujar dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.