Kompas.com - 14/02/2021, 15:03 WIB
Pasar malam Phuket Walking Street. SHUTTERSTOCK/STEPHANDAMANPasar malam Phuket Walking Street.

Gelombang kedua pandemi Covid-19 juga telah jadi faktor penghalang yang menunda rencana tersebut lebih jauh lagi, mendorong putaran baru stimulus ekonomi untuk mendukung bisnis dan individu.

“Kami tidak bisa menunggu lebih lama lagi. Jika kami harus menunggu, kami tidak akan selamat,” kata Bhummikitti yang asosiasinya mewakili sekitar 300 anggota, termasuk juga resor mewah dan operator hotel bintang lima.

Jika momen musim dingin 2021 yang biasa jadi peak season terlewatkan begitu saja, pihaknya harus menunggu setahun lagi.

Di bawah rencana yang disebut, “Phuket First October”, industri pariwisata akan mengimpor vaksin melalui firma swasta dan bisa mendapatkan dosis dari Sinovac Biotech Ltd. Vaksin dari Sinovac ini diharapkan bisa disetujui oleh regulator Thailand pada bulan ini.

Jatah pemberian vaksin dari pemerintah Thailand diharapkan bisa mencapai imunitas kelompok pada tahun 2022, berdasarkan pernyataan pihak kementerian kesehatan Thailand.

Industri pariwisata Thailand sangat merugi, serta memberi risiko pada ratusan ribu pekerjaan yang ada di dalamnya.

Ketua Minor International Pcl William Heinecke yang menjalankan lebih dari 500 hotel di 55 negara, minggu lalu mendorong Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-Ocha untuk memprioritaskan pekerja di sektor parwisata bersamaan dengan tenaga kesehatan dan garis depan untuk inokulasi.

Baca juga: Catat, Ini Syarat Tourist Visa untuk Wisatawan Indonesia ke Thailand

Langkah ini bisa memfasilitasi perjalanan bebas karantina untuk orang-orang yang memiliki “paspor vaksinasi”, kata Heinecke dalam surat untuk perdana menteri.

Menurut deputy chief executive officer Centara Hotels & Resorts, Markland Blaiklock, karantina adalah masalahnya.

“Orang-orang tidak akan pergi ke Thailand untuk bisnis atau liburan dua minggu jika mereka harus menghabiskan waktu dua minggu untuk karantina saat kedatangan. Jadi, kami sangat berharap aturan tersebut bisa dilonggarkan,” imbuhnya.

Baik Blaiklock dan Heinecke mengatakan bahwa Phuket akan jadi situs uji coba yang baik untuk menguji penghapusan aturan karantina.

Baca juga: Negara Ini Izinkan Turis yang Sudah Vaksin Covid-19 untuk Liburan

Ketika sudah berhasil, model tersebut kemudian bisa digunakan ke destinasi lain di Thailand. Heinecke menyebut Sisilia yang pada bulan lalu telah mengumumkan penghapusan karantina untuk turis yang sudah divaksinasi.

“Phuket selalu jadi kontributor besar untuk ekonomi Thailand. Hari ini, kami berusaha untuk mengambil kontrol situasi ini. Kami tidak memiliki banyak uang sekarang, tapi kami memberikan dorongan terakhir, berharap ini bisa menyelamatkan kami,” tutup Bhummikitti.

Halaman:


Sumber Bloomberg
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Syarat Mendaki Gunung Prau Pasca Lebaran 2021

Syarat Mendaki Gunung Prau Pasca Lebaran 2021

Travel Update
Catat, Jadwal Penutupan Jalur Pendakian Gunung Prau saat Lebaran 2021

Catat, Jadwal Penutupan Jalur Pendakian Gunung Prau saat Lebaran 2021

Travel Update
Lebaran 2021, The Lawu Park Bakal Terapkan Aturan Waiting List

Lebaran 2021, The Lawu Park Bakal Terapkan Aturan Waiting List

Travel Update
85 Persen Hotel di Kabupaten Bogor sudah Tersertifikasi CHSE

85 Persen Hotel di Kabupaten Bogor sudah Tersertifikasi CHSE

Travel Update
Okupansi Hotel Kabupaten Bogor Fluktuatif saat Larangan Mudik

Okupansi Hotel Kabupaten Bogor Fluktuatif saat Larangan Mudik

Travel Update
Tempat Wisata Gunungkidul Tetap Buka Saat Libur Lebaran, Asalkan...

Tempat Wisata Gunungkidul Tetap Buka Saat Libur Lebaran, Asalkan...

Travel Update
Masjid Istiqlal akan Dikembangkan Sebagai Wisata Halal

Masjid Istiqlal akan Dikembangkan Sebagai Wisata Halal

Travel Update
Sejarah Masjid Agung Surakarta, Peninggalan Mataram Islam di Kota Solo

Sejarah Masjid Agung Surakarta, Peninggalan Mataram Islam di Kota Solo

Jalan Jalan
ASN di Yogyakarta Diharapkan Bantu Hotel dengan Staycation Saat Libur Lebaran

ASN di Yogyakarta Diharapkan Bantu Hotel dengan Staycation Saat Libur Lebaran

Travel Update
 Larangan Mudik Buat Reservasi Hotel di Jogja Anjlok, Paling Parah Sejak PHRI Berdiri

Larangan Mudik Buat Reservasi Hotel di Jogja Anjlok, Paling Parah Sejak PHRI Berdiri

Travel Update
PHRI Yogyakarta Siapkan Paket Isolasi Mandiri, Penyokong Cashflow di Tengah Pandemi

PHRI Yogyakarta Siapkan Paket Isolasi Mandiri, Penyokong Cashflow di Tengah Pandemi

Travel Update
Rute Menuju Curug Suropdipo yang Keren di Temanggung

Rute Menuju Curug Suropdipo yang Keren di Temanggung

Travel Tips
Gegara Ulah Turis Asing, Gubernur Wayan Koster Sering Ditegur Menteri

Gegara Ulah Turis Asing, Gubernur Wayan Koster Sering Ditegur Menteri

Travel Update
Kemenparekraf Fasilitasi Pelaku Usaha Parekraf Lewat Nyatakan.id

Kemenparekraf Fasilitasi Pelaku Usaha Parekraf Lewat Nyatakan.id

Travel Update
Inilah Mengapa Mudik Sangat Berisiko Sebarkan Covid-19

Inilah Mengapa Mudik Sangat Berisiko Sebarkan Covid-19

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X