Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 14/02/2021, 21:01 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Kondisi pariwisata di Kota Malang masih terpuruk. Meski begitu, pemerintah setempat sudah menyiapkan langkah untuk memulihkan sektor pariwisata.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni mengatakan, langkah pertama memulihkan sektor wisata akibat pandemi Covid-19 adalah dengan memulihkan tempat wisata.

Langkah kedua, hotel dan restoran diminta tetap disipin menerapkan protokol kesehatan melalui CHSE atau cleanliness (kebersihan), health (kesehatan), safety (keamanan), dan environment sustainability (kelestarian lingkungan).

Baca juga: Nginap di Salah Satu Resor Kabupaten Malang Ini, Bisa Jajal Mainan Tradisional

Langkah ketiga, pihaknya sudah mempersiapkan agenda event yang diharapkan mampu mendatangkan wisatawan ke Kota Malang. Agenda itu akan dilaksanakan jika memungkinkan dan tidak memicu penambahan kasus Covid-19.

"Untuk pemulihan ekonomi di sektor pariwisata, kami memang melakukan recovery bagi destinasi, untuk hotel restoran CHSE tetap dan untuk event itu kami utamakan di Bulan April. Itu pun kalau tidak PPKM lagi," kata dia, Minggu (14/2/2021).

Ilustrasi kota Malang.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Ilustrasi kota Malang.

Berbagai event yang disiapkannya berbasis pada Kampung Tematik yang ada di Kota Malang. Akan ada 40 agenda event berbasis Kampung Tematik yang direncanakan dilaksanakan pada April hingga Desember 2021.

"Event yang diadakan oleh Kampung Tematik itu yang kami tonjolkan. April hingga Desember kami sudah rencanakan ada 40 event Kampung Tematik. Di situ sudah dilaksanakan di masing-masing kampung. Jadi kami ingin mengangkat local wisdom," ujar Ida.

Pihaknya sudah menyiapkan anggaran sekitar Rp 1,8 miliar dari APBD Kota Malang untuk pemulihan sektor pariwisata.

Baca juga: NK Cafe Malang, Wedding Outdoor dengan Pemandangan Sawah dan Gunung

Diketahui, Kota Malang menyimpan berbagai Kampung Tematik yang memicu kedatangan wisatawan. Seperti Kampung Warna-Warni di Jodipan, Kampung Tempe Sanan dan Kampung Keramik di Dinoyo.

Pemkot Malang juga sedang menyiapkan Kampung Heritage di Kawasan Kayutangan yang menyimpan berbagai bangunan kuno peninggalan era Kolonial Belanda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+