Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 16/02/2021, 11:11 WIB

KOMPAS.com – Bagi yang sudah pernah atau sering liburan ke Hong Kong, mungkin tidak asing dengan Upper Lascar Row atau Antique Road yang kerap disebut sebagai Cat Street.

Meski di sana memang kerap terlihat para kucing berjalan ke sana kemari, hal tersebut bukanlah alasan mengapa Upper Lascar Row disebut sebagai Cat Street.

Seorang host dalam tur virtual Hong Kong Tourism Board bernama Debbie mengatakan, penyematan sebutan tersebut memiliki sejarah tersendiri.

Baca juga: 8 Hal Menarik Wong Tai Sin Temple di Hong Kong, Ramal Pakai Stik Bambu

“Ini kembali ke masa kolonial Hong Kong saat para tentara dan pelaut berkunjung,” tuturnya dalam “Walking Chinese New Year Virtual Tour – Hong Kong Tourism Board” pada Rabu (10/2/2021).

Saat itu, banyak orang yang menjual barang-barang hasil curian di sana. Dalam Bahasa Kanton, barang curian disebut sebagai “barang tikus”.

Barang-barang yang dijual di Upper Lascar Row atau Cat Street di Hong Kong (dok. https://www.cat-street.hk/).dok. https://www.cat-street.hk/ Barang-barang yang dijual di Upper Lascar Row atau Cat Street di Hong Kong (dok. https://www.cat-street.hk/).

Meski begitu, dahulu banyak orang yang tetap berkunjung untuk mencari barang-barang berharga yang dijual dengan harga rendah karena asal-usulnya tidak jelas.

“Jadi, ini sama saja seperti seekor kucing yang memburu tikus. Makanya diberi nama Cat Street,” ujar Debbie.

Cat Sreet masa kini

Saat ini, Cat Street adalah salah satu tempat populer yang sering dikunjungi orang-orang yang mencari benda kuno untuk dekorasi rumah mereka.

Baca juga: 6 Fakta Unik Man Mo Temple di Hong Kong, Tempat Berdoa agar Hasil Ujian Bagus

Barang-barang yang dijual di Upper Lascar Row atau Cat Street di Hong Kong (dok. https://www.discoverhongkong.com/).dok. https://www.discoverhongkong.com/ Barang-barang yang dijual di Upper Lascar Row atau Cat Street di Hong Kong (dok. https://www.discoverhongkong.com/).

Hal tersebut membuat pamor Upper Lascar Row makin meningkat dalam beberapa tahun terakhir dan dikunjungi wisatawan yang berlibur ke Hong Kong.

Mengutip Discover Hong Kong, di sana wisatawan bisa melihat deretan toko yang menjual barang antik, seperti koleksi kaligrafi China, alarm Mao Zedong, atau poster Bruce Lee.

Baca juga: Liburan ke Wong Tai Sin di Hong Kong, Kunjungi 4 Tempat Wisata Ini

Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, butik-butik para desainer lokal dan toko baju kuno mulai bermunculan.

Sejumlah barang unik pun bisa dibeli di sana seperti batu giok, produk sutra, sulaman, kerajinan kayu, cermin tembaga, koin kuno, perangko kuno, dan vas Dinasti Qing, melansir Travelodge Hotels.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+