Mirip Negeri Dongeng, Inilah Museum Hans Christian Andersen di Denmark

Kompas.com - 19/02/2021, 11:11 WIB
Museum Hans Christian Andersen baru bernama H.C. Andersen's House di Odense, Denmark (dok. Kengo Kuma & Associates, Cornelius Vöge, MASU planning). dok. Kengo Kuma & Associates, Cornelius Vöge, MASU planningMuseum Hans Christian Andersen baru bernama H.C. Andersen's House di Odense, Denmark (dok. Kengo Kuma & Associates, Cornelius Vöge, MASU planning).

KOMPAS.com – Sebuah museum Hans Christian Andersen baru rencananya akan dibuka pada musim panas 2021 di Odense, Denmark yang merupakan tempat kelahiran penulis dongen tersebut.

Melansir Lonely Planet, Rabu (10/2/2021), desain museum yang dikenal dengan H.C. Andersen’s House sengaja dibuat menyerupai negeri dongeng seperti cerita-cerita yang telah ditulis Andersen semasa hidupnya.

Baca juga: Denmark dan Swedia Rencanakan Sertifikat Vaksin Covid Digital untuk Syarat Perjalanan

Andersen merupakan penulis dongeng The Snow Queen, The Ugly Duckling, The Emperor’s New Clothes, The Little Mermaid, Thumbelina, dan The Little Match Girl.

Arsitektur Kengo Kuma and Associates menuturkan, dia mendapat insprasi dari karya Andersen berjudul The Tinderbox.

“Ide di balik desain arsitektur menyerupai metode Andersen, sebuah dunia kecil yang secara tiba-tiba berkembang menjadi alam semesta yang lebih besar,” ujarnya, mengutip Lonely Planet.

Baca juga: Bagaimana Kebiasaan Bersepeda di Denmark?

Adapun, ruang artistik dalam H.C. Andersen’s House bertujuan untuk membangkitkan perasaan seperti memasuki dongeng Andersen melalui arsitektur, suara, cahaya, dan gambar.

Taman dan bangunan museum mencakup area seluas sekitar 9.000 meter persegi dan pameran tersebut mengarah ke rumah masa kecil Andersen yang sebenarnya.

Museum Hans Christian Andersen baru bernama H.C. Andersen's House di Odense, Denmark (dok. Kengo Kuma & Associates, Cornelius Vöge, MASU planning).dok. Kengo Kuma & Associates, Cornelius Vöge, MASU planning Museum Hans Christian Andersen baru bernama H.C. Andersen's House di Odense, Denmark (dok. Kengo Kuma & Associates, Cornelius Vöge, MASU planning).

Pada bangunan utama, terdapat kafe, fasilitas pengunjung, serta rumah anak-anak dan museum bawah tanah yang terhubung dengan taman ajaib di sekitarnya.

Pengalaman artistik yang unik

Mengutip Hcandersenshus.dk, museum baru tersebut berusaha memberikan pengalaman artistik yang unik kepada para wisatawan.

Mereka dapat merasakannya melalui kombinasi lanskap, serta desain arsitektur dan pameran yang modern untuk memberi perspektif baru.

Baca juga: Turis Denmark Suka Wisata ke Papua dan Kalimantan, Ini Alasannya...

Saat dibuka pada musim panas nanti, tempat wisata tersebut tidak hanya menceritakan tentang Andersen namun juga berperan sebagai Andersen.

“Kami harus menyelami dongeng sebagai hal pertama karena itulah yang diketahui semua orang. Idenya bukan menceritakan kembali cerita-cerita tersebut, namun mengkomunikasikan keakraban mereka dan menginspirasi untuk membaca lebih lanjut tentang Andersen,” kata Head of Odense City Museums, Torben Grongaard Jeppesen, mengutip situs resmi museum.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rencana Thailand Terima Turis yang Sudah Divaksin Covid-19

Rencana Thailand Terima Turis yang Sudah Divaksin Covid-19

Travel Update
Sambil Gowes, Kompas.com Salurkan Donasi Internet dan Buku di Trenggalek

Sambil Gowes, Kompas.com Salurkan Donasi Internet dan Buku di Trenggalek

Travel Update
4 Wisata Seru Pulau Samosir yang Ada di Tengah Danau Toba

4 Wisata Seru Pulau Samosir yang Ada di Tengah Danau Toba

Jalan Jalan
Itinerary Solo Trip 3 Hari 2 Malam ke Belitung

Itinerary Solo Trip 3 Hari 2 Malam ke Belitung

Itinerary
Itinerary Wisata 3 Hari 2 Malam ke Belitung Bareng Teman-teman

Itinerary Wisata 3 Hari 2 Malam ke Belitung Bareng Teman-teman

Itinerary
Hotel di Thailand ini Tawarkan Field Trip Virtual Gratis untuk Lihat Gajah

Hotel di Thailand ini Tawarkan Field Trip Virtual Gratis untuk Lihat Gajah

Travel Update
IATA: Paspor Digital Penerbangan akan Diluncurkan Maret 2021

IATA: Paspor Digital Penerbangan akan Diluncurkan Maret 2021

Travel Update
Antis dan Tiket.com Beri Promo Hotel, Diskon Hingga 60 Persen

Antis dan Tiket.com Beri Promo Hotel, Diskon Hingga 60 Persen

Travel Promo
Wisata Gunung Bromo Tutup Total Saat Hari Raya Nyepi, 14-15 Maret 2021

Wisata Gunung Bromo Tutup Total Saat Hari Raya Nyepi, 14-15 Maret 2021

Travel Update
5 Maskapai Penerbangan Ini Sediakan Layanan Gratis Rapid Test Antigen

5 Maskapai Penerbangan Ini Sediakan Layanan Gratis Rapid Test Antigen

Travel Update
Sriwijaya Air dan NAM Air Perpanjang Gratis Rapid Test Antigen hingga 17 Maret 2021

Sriwijaya Air dan NAM Air Perpanjang Gratis Rapid Test Antigen hingga 17 Maret 2021

Travel Update
Itinerary 2 Hari 1 Malam di Garut, dari Gunung hingga Kebun Binatang

Itinerary 2 Hari 1 Malam di Garut, dari Gunung hingga Kebun Binatang

Itinerary
5 Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi di Pulau Ganghwado, Korea Selatan

5 Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi di Pulau Ganghwado, Korea Selatan

Travel Tips
Kunjungan Wisata ke DIY Diharapkan Naik Setelah Pelaku Wisata Divaksinasi

Kunjungan Wisata ke DIY Diharapkan Naik Setelah Pelaku Wisata Divaksinasi

Travel Update
Sebelum ke Millenial Coffee & View Yogyakarta, Simak 9 Tipsnya

Sebelum ke Millenial Coffee & View Yogyakarta, Simak 9 Tipsnya

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X