Kompas.com - 19/02/2021, 15:01 WIB
Pantai Wediombo, Gunungkidul. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAPantai Wediombo, Gunungkidul.

GUNUNGKIDUL,KOMPAS.com - Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat belum banyak wisatawan yang memanfaatkan e-ticketing saat berkunjung ke pantai.

"Hingga kini belum banyak yang memanfaatkan e-ticketing," kata Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Harry Sukmono saat dihubungi Kompas.com, Jumat (19/2/2021).

Pihaknya pun tengah melakukan sosialisasi dan memperluas jangkauan agar peminatnya makin banyak.

Saat ini, e-ticketing baru diterapkan di pintu utama Pantai Baron dan ke depan akan diterapkan juga di tempat lain.

Baca juga: Libur Imlek, Bantul dan Gunungkidul Ramai Dikunjungi Wisatawan

 

Adapun, ada keuntungan yang bisa didapat wisatawan dengan menggunakan e-ticketing, yakni tidak perlu bawa uang tunai dan bisa pesan tiket sekaligus bayar melalui transfer.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat masuk ke tempat wisata, mereka tinggal melakukan scanning QR Code pada aplikasi pada smartphone.

Layanan itu juga menjawab tantangan perkembangan zaman dan agar memudahkan wisatawan untuk membeli tiket saat akan mengunjungi pantai.

"Selain itu, kan ini masa pandemi diupayakan agar tidak membayar menggunakan uang cash," tutur Harry.

Pantai Pok Tunggal Kabupaten Gunungkidul, yang Sebelumnya Sebagian Pasir hilang Kini Kembali Penuh (Dokumentasi SAR Satlinmas Wilayah II)KOMPAS.com/MARKUS YUWONO Pantai Pok Tunggal Kabupaten Gunungkidul, yang Sebelumnya Sebagian Pasir hilang Kini Kembali Penuh (Dokumentasi SAR Satlinmas Wilayah II)

Dia mengakui minimnya sosialisasi dan juga sepinya kunjungan wisata saat pandemi memengaruhi penggunaan pelayanan yang diluncurkan akhir Januari 2021 itu.

Ke depan, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan peningkatan jangkauan. Tidak hanya di Pantai Baron, tetapi juga kawasan wisata yang lain, sehingga wisatawan makin mudah saat berkunjung ke Gunungkidul.

Pihaknya saat ini tengah penjajakan dengan salah satu bank daerah untuk pengembangan e-ticketing.

"Untuk pembayaran menggunakan e-commerce masih kita kaji, apakah bisa disinkronkan dengan daerah atau tidak," sambung dia.

Baca juga: Tiket Pantai di Gunungkidul Kini Bisa Beli via Online

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul Asti Wijayanti mengatakan, proses e-ticketing sudah dipersiapkan melalui kerja sama dengan bank BUMN pada 23 Desember 2019 dan sudah dilakukan serangkaian uji coba sejak Oktober 2020.

Namun karena adanya pandemi, e-ticketing baru bisa diluncurkan pada 26 Januari 2021 di Pantai Baron.

Ia melanjutkan, ada dua metode pembayaran. Pertama dengan memindai barcode yang tersedia di pintu masuk, kedua memesan tiket lewat http://ewisata.gunungkidulkab. go.id.

"Sesuai perjanjian kerja sama, layanan akan disedikan di Pos Retribusi Baron sampai (pantai) Pok Tunggal," sambung Asti.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Jalan Jalan
Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Travel Update
Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Travel Update
Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Travel Update
Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Travel Update
Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Travel Update
Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Jalan Jalan
4 Tren Berwisata yang Berubah karena Pandemi

4 Tren Berwisata yang Berubah karena Pandemi

Travel Update
Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Travel Update
4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

Travel Tips
Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Travel Tips
Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Travel Tips
Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Travel Promo
Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Jalan Jalan
Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.