Kompas.com - 23/02/2021, 11:11 WIB
1. Patung Prajurit Jepang didirikan di Danau Shuji untuk mengenang lokasi tersebut sebagai bekas lokasi dapur umum jentara Jepang 2. Danau Shuji dilihat dari bagian depan 3. Pondok yang tersedia di Danau Shuji 4. Papan nama Danau Shuji AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNG1. Patung Prajurit Jepang didirikan di Danau Shuji untuk mengenang lokasi tersebut sebagai bekas lokasi dapur umum jentara Jepang 2. Danau Shuji dilihat dari bagian depan 3. Pondok yang tersedia di Danau Shuji 4. Papan nama Danau Shuji

Tak ingin para pekerja itu lama menganggur, maka ia berinisiatif mengajak mereka membuka lokasi wisata berupa danau yang ada di tengah kebun karet di belakang Desa.

Ajakan Bob tersebut disambut dan dimulailah pekerjaan membersihkan danau besar-besaran secara gotong royong selama lima bulan atau hingga Oktober 2020.

Baca juga: Goa Alam di Sumatera Selatan Belum Digarap

"Setelah lokasi danau bersih lalu dibangun pondok dan saung untuk pengunjung, sekaligus disediakan bebek-bebekan dan perahu untuk pengunjung," imbuh Bob.

Pihaknya lalu mengajak wartawan untuk mengangkat keberadaan danau hingga menjadi populer seperti saat ini.

Bantuan dana CSR dari perusahaan BUMN

Keberadaan Danau Shuji yang makin dikenal dan banyak pengunjungnya ternyata menarik perhatian perusahaan BUMN besar di Kota Prabumulih.

Melalui dana Coorporate Social Responsibility (CSR), Perusahaan BUMN tersebut berkeinginan membatu pengembangan Danau Shuji.

"Ya mereka akan membangun sebuah jembatan membelah danau tersebut, sehingga pengunjung dapat menyeberangi kedua sisi dan menjadi lokasi berfoto," tutur Bob.

Ia melanjutkan, sejak dibuka hingga hari ini, sedikitnya 40.000-50.000 ribu orang yang datang ke Danau Shuji.

"Untuk warga sekitar sini kami gratiskan, terutama anak-anak di bawah 10 tahun. Untuk dewasa, kami pungut uang masuk sebesar Rp 5.000 rupiah perorang dan uang parkir sebesar Rp 5.000 untuk kendaraan roda empat dan Rp 3.000 untuk kendaraan roda dua" jelas Bob.

Saat ini keberadaan Danau Shuji sudah berhasil memberi pekerjaan kepada 70 orang warga setempat dan menjadi tempat berusaha bagi 30 orang lainnya.

Baca juga: Tempat Wisata Favorit di Palembang, Pulau Kemaro yang Melegenda

Ke depan, Bob berkeinginan menambah luas lokasi Danau Shuji dari luas sekarang yang hanya delapan hektar.

"Kedepan saya ingin menambah fasilitas water bomb dan track motor ATV, saya juga ingin membangun sebuah tempat belajar mengaji bagi anak-anak Kecamatan Lembak yang baik di lokasi ini," sambung dia.

Pihaknya berharap ke depannya lokasi ini dapat dijadikan aset wisata pemerintah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X