Kompas.com - 23/02/2021, 13:05 WIB
Suasana di Westminster Pier, tempat para peserta cruise tour berangkat untuk menyusuri Sungai Thames di London, Inggris, Minggu (5/11/2017). Tampak London Eye, ikon London, di seberangnya. KOMPAS.com/Caroline DamanikSuasana di Westminster Pier, tempat para peserta cruise tour berangkat untuk menyusuri Sungai Thames di London, Inggris, Minggu (5/11/2017). Tampak London Eye, ikon London, di seberangnya.

Adapun, hal tersebut dilakukan karena adanya kekhawatiran tentang varian Covid-19 baru yang mungkin lebih tahan dari vaksin saat ini.

Membuka perbatasan dapat melibatkan pemanfaatan tes untuk merilis skema yang mana mereka yang tiba dari luar negeri membayar tes untuk mempersingkat karantina 10 hari.

Baca juga: Pollocks Toy Museum di Inggris, Ada Boneka Beruang Tertua di Dunia

Pemerintah juga sedang menelaah sebuah sistem untuk memungkinkan orang yang telah divaksinasi untuk bepergian lebih bebas ke luar negeri.

Pemerintah Inggris mengatakan, sistem tersebut harus adil dan tidak terlalu merugikan mereka yang belum divaksinasi. Mereka juga mengingatkan bahwa perlu waktu untuk menerapkan sistem tersebut.

Saat ini, Inggris sedang berupaya menyediakan kerangka kerja yang jelas untuk standar perjalanan internasional dengan World Health Organization dan mitra lainnya.

Halaman:


Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X