Kompas.com - 23/02/2021, 16:04 WIB
 Glamping Lakeside Rancabali, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Kamis (2/8/2018). KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Glamping Lakeside Rancabali, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Kamis (2/8/2018).

Ia tak memungkiri bahwa jumlah kunjungan wisatawan pasti akan menurun. Apalagi selama ini, target pasar pariwisata Kabupaten Bandung adalah wisatawan dari luar daerah.

“Oleh karena itu harus ada pengubahan strategi. Bagaimana kita berorientasi, berfokus pemasaran wisata untuk masyarakat lokal dan regional, sehingga dalam waktu singkat pun mereka tetap dapat berkunjung ke tempat wisata,” sambung dia.

Lebih lanjut, tujuan pemerintah hanyalah berusaha mempertahankan adanya pergerakan wisatawan di periode cuti bersama yang dipangkas tersebut.

Baca juga: Sah, Cuti Bersama 2021 Dipotong Jadi Cuma 2 Hari

“Bagi pelaku usaha yang penting kan bukan dari mana orang berasal, yang penting orang datang gitu,” imbuh Yosep.

Jika sekarang ini pergerakan orang dari luar daerah sangat terbatas, maka mereka akan berusaha mendorong orang-orang lokal untuk bisa datang ke tempat wisata yang tak jauh dari tempat tinggalnya.

“Dengan demikian, kan tingkat kunjungan bisa kita pertahankan. Yang terpenting bagaimana destinasi wisata memberikan jaminan bahwa ketika mereka datang ke tempat wisata itu, kondisi tempat wisata aman,” jelas Yosep.

Libur cuti bersama 2021 dipotong

Sebelumnya, pemerintah memangkas periode cuti bersama tahun 2021 yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB).

Dalam SKB sebelumnya, terdapat tujuh hari cuti bersama. Setelah ditinjau kembali, cuti bersama dikurangi dari tujuh hari menjadi dua hari saja.

Pemangkasan cuti bersama 2021 dilakukan untuk Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada 12 Maret, Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah pada 17-19 Maret, dan Hari Raya Natal pada 27 Desember 2021.

Baca juga: Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama 2021 Terbaru Setelah Dipangkas

Sementara untuk cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah pada 12 Mei dan Hari Raya Natal 24 Desember 2021 masih tetap ada.

Alasan pemotongan cuti bersama ini, adalah adanya pertimbangan bahwa kasus Covid-19 cenderung meningkat sehabis periode libur panjang. Alasannya, adalah karena mobilitas masyarakat yang cenderung naik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Indonesia Buka Peluang Kerja Sama Travel Bubble dengan Jepang

Indonesia Buka Peluang Kerja Sama Travel Bubble dengan Jepang

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Wana Wisata Siti Sundari Lumajang, Sangat Terjangkau

Harga Tiket dan Jam Buka Wana Wisata Siti Sundari Lumajang, Sangat Terjangkau

Travel Tips
Kritik Sandiaga Uno soal Tarif Parkir Bus Rp 350.000 di Malioboro

Kritik Sandiaga Uno soal Tarif Parkir Bus Rp 350.000 di Malioboro

Travel Promo
13 Syarat Travel Bubble Singapura ke Indonesia yang Dimulai 24 Januari 2022

13 Syarat Travel Bubble Singapura ke Indonesia yang Dimulai 24 Januari 2022

Travel Update
Harga Tiket KA Murah Jurusan Yogyakarta-Purwokerto, Mulai Rp 70.000

Harga Tiket KA Murah Jurusan Yogyakarta-Purwokerto, Mulai Rp 70.000

Travel Update
Harga Tiket Malang Night Paradise, Wisata Malam yang Instagramable

Harga Tiket Malang Night Paradise, Wisata Malam yang Instagramable

Jalan Jalan
5 Air Terjun Yogyakarta yang Hanya Ada Saat Musim Hujan

5 Air Terjun Yogyakarta yang Hanya Ada Saat Musim Hujan

Travel Promo
Travel Bubble Indonesia-Singapura, Uji Coba Bertahap Mulai 24 Januari

Travel Bubble Indonesia-Singapura, Uji Coba Bertahap Mulai 24 Januari

Travel Update
4 Aktivitas di Desa Lai Chi Wo, Bisa Jelajah Hutan Bakau

4 Aktivitas di Desa Lai Chi Wo, Bisa Jelajah Hutan Bakau

Jalan Jalan
6 Konsep Bahagia di Beberapa Negara, Ada dari Jepang dan Swedia

6 Konsep Bahagia di Beberapa Negara, Ada dari Jepang dan Swedia

Travel Tips
10 Destinasi Terpopuler di Dunia 2022 Versi Trip Advisor, Dubai Juara

10 Destinasi Terpopuler di Dunia 2022 Versi Trip Advisor, Dubai Juara

Travel Update
Sambut Imlek, Kelenteng Tjoe Tik Kiong Jalani Ritual Ganti Baju Dewa

Sambut Imlek, Kelenteng Tjoe Tik Kiong Jalani Ritual Ganti Baju Dewa

Travel Update
Jam Buka dan Harga Tiket Bukit Kayoe Putih Mojokerto

Jam Buka dan Harga Tiket Bukit Kayoe Putih Mojokerto

Jalan Jalan
Bali Destinasi Terpopuler Asia dan Keempat Dunia Versi TripAdvisor

Bali Destinasi Terpopuler Asia dan Keempat Dunia Versi TripAdvisor

Travel Update
7 Tips Berkunjung ke Nepal van Java di Dusun Butuh, Magelang

7 Tips Berkunjung ke Nepal van Java di Dusun Butuh, Magelang

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.