Kompas.com - 27/02/2021, 19:07 WIB
Tempat makan bernama Camp Coffee & Nature di Kota Yogyakarta (dok. Camp Coffee & Nature). dok. Camp Coffee & NatureTempat makan bernama Camp Coffee & Nature di Kota Yogyakarta (dok. Camp Coffee & Nature).

 

KOMPAS.com – Jika berbicara tentang perkotaan, beberapa orang mungkin langsung terbayang ramainya lalu lintas kendaraan, gedung-gedung pencakar langit, pusat perbelanjaan, atau perhotelan.

Namun, siapa sangka bahwa Kota Yogyakarta memiliki sebuah hutan yang lokasinya tidak jauh dari Tugu Pal Putih dan cukup tersembunyi dari keramaian pusat kota.

Jika penasaran, kamu bisa coba datang ke Camp Coffee & Nature yang dimiliki oleh Listia Ningrum dan Ira Anggatama.

Baca juga: Jalan-jalan dengan Jogja Camper Van, Bisa Kemah di Pinggir Pantai

“Kita hutan di tengah-tengah perumahan kota. Dengan adanya pandemi ini, kami ingin buka kedai kopi dan restoran yang berkonsep kembali ke alam karena konsep berkemah ini unik dan menarik,” kata Listia kepada Kompas.com, Selasa (23/2/2021).

Dia menambahkan, wisatawan yang berkunjung dapat merasakan makan dan minum di alam bebas melalui konsep tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebab, area makan di sana telah didesain sedemikian rupa seperti tenda-tenda kekinian agar suasananya benar-benar seperti sedang berkemah sambil kulineran dan ngopi santai.

Tempat makan bernama Camp Coffee & Nature di Kota Yogyakarta (dok. Camp Coffee & Nature).dok. Camp Coffee & Nature Tempat makan bernama Camp Coffee & Nature di Kota Yogyakarta (dok. Camp Coffee & Nature).

Pilih area makan sesuka hati

Saat ini, tempat makan tersebut memiliki sejumlah pilihan area makan seperti tenda besar, flysheet besar, flysheet kecil, dan kanopi bambu.

Secara keseluruhan, tenda besar jika ditotal dapat menampung 30 orang. Sementara area flysheet besar cukup untuk 20 orang, flysheet kecil enam orang, dan kanopi bambu bisa menampung 35 orang.

Sementara itu, area makan yang tidak bertenda adalah 5-6 meja. Pengunjung tidak perlu khawatir akan aturan jaga jarak karena tempat makan dalam setiap area berjarak.

Baca juga: Wajib Beli, Ini 3 Oleh-oleh Anti-Mainstream dari Jogja, Solo, dan Semarang

“Kita tidak ada biaya tambahan (untuk makan di area tenda). Bisa langsung ditempatin kalau kosong,” jelas Listia.

Apabila hujan turun dan ada pengunjung yang makan di area non-tenda, pihak tempat makan akan membantu mereka pindah ke area tenda atau tempat untuk berteduh.

Listia tidak menampik bahwa sempat ada beberapa kejadian saat pengunjung yang baru tiba tidak bisa makan di dalam karena kehabisan tempat.

Tempat makan bernama Camp Coffee & Nature di Kota Yogyakarta (dok. Camp Coffee & Nature).dok. Camp Coffee & Nature Tempat makan bernama Camp Coffee & Nature di Kota Yogyakarta (dok. Camp Coffee & Nature).

Namun, saat ini wisatawan tidak perlu khawatir karena Camp Coffee & Nature telah memperbanyak tempat makan.

Banyak pilihan menu, bisa panggang sendiri

Meski mengusung konsep berkemah, menu yang dihidangkan cukup kekinian dan beragam. Untuk minuman, beberapa di antaranya adalah Banana Coffee, Avocado Coffee, dan Cookies & Cream.

Ada juga Ice Sparkling Gum, V60, dan Japanese. Bagi yang ingin menikmati kesegaran tradisional, tempat nongkrong kekinian tersebut juga menyediakan Wedang Uwuh dan Empon Empon.

Baca juga: 6 Tempat Wisata di Yogyakarta untuk Menenangkan Diri

Sementara untuk makanan, beberapa di antaranya adalah Chicken Skin Ricebowl dan Ribs. Lalu, ada juga makanan ringan seperti Plater (kentang goreng, kulit krispi, nugget, dan sosis), Fried Banana, dan Cassava.

“Untuk paket grill (panggang) kita ada. Alat pemanggang dikeluarkan setiap pengunjung memesan, mereka memanggang sendiri,” tutur Listia.

Tempat makan bernama Camp Coffee & Nature di Kota Yogyakarta (dok. Camp Coffee & Nature).dok. Camp Coffee & Nature Tempat makan bernama Camp Coffee & Nature di Kota Yogyakarta (dok. Camp Coffee & Nature).

Jika ingin coba, ada paket Mbakar Jagung berisi dua jagung manis mentah, Mbakar Marshmallow, Camping Ber-2, dan Camping Ber-4.

Untuk paket Camping, pengunjung akan diberikan rantang berisi daging sapi dan nasi dengan porsi sesuai paket yang dipilih. Harga menu di Camp Coffee & Nature berada pada kisaran Rp 5.000-Rp 145.000.

Baca juga: 7 Tips Berkunjung ke Puncak Widosari Kulon Progo, Yogyakarta

Sejauh ini, paket Grill Set adalah primadona di antara pilihan menu lainnya karena pengunjung ingin mendapatkan suasana memanggang makanan di alam.

“Paket Grill Set sering dipesan. Untuk minuman relatif. Kadang kopi kadang non-kopi,” ujar dia.

Main bubble dan foto-foto lucu

Selain kulineran, kegiatan wisata lain yang bisa dilakukan wisatawan saat berada di Camp Coffee & Nature adalah bermain gelembung.

Listia mengatakan, pengunjung yang membawa anak-anak bisa memanfaatkan hal tersebut. Meski begitu, orang dewasa juga bisa bermain bubble.

Tempat makan bernama Camp Coffee & Nature di Kota Yogyakarta (dok. Camp Coffee & Nature).dok. Camp Coffee & Nature Tempat makan bernama Camp Coffee & Nature di Kota Yogyakarta (dok. Camp Coffee & Nature).

Untuk bermain bubble, pengunjung tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk meminjam alat atau mengisi ulang cairan karena semuanya tersedia secara gratis.

Bagi yang ingin berfoto-foto, mereka bisa melakukannya di mana pun karena area tempat makan tersebut terlihat menarik.

Namun menurut Listia, spot foto yang paling digemarik oleh wisatawan adalah sebuah tenda kecil yang lengkap dengan peralatan kemah seperti susunan kayu untuk api unggun, lampu minyak, keranjang piknik, dan susunan kata “CAMP”.

Ada juga spot lain yang digemari yakni sebuah susunan kayu tidak bertenda yang memiliki sebuah meja kecil di atas undakan kayu berlapis kain yang unik.

Baca juga: Ledok Sambi Kaliurang, Tempat Wisata Tersembunyi di Yogyakarta

Camp Coffee & Nature berlokasi di Jalan Godean kilometer 4,5 di dalam perumahan Griya Mahkota, Kota Yogyakarta. Tepatnya 3,3 kilometer ke arah barat dari Tugu Pal Putih yang merupakan ikon kota tersebut.

Tempat makan tersebut buka setiap hari mulai pukul 11.00-19.00 WIB. Listia mengatakan, pihaknya berencana untuk buka lebih pagi meski, belum diketahui kapan.

Pada masa pandemi seperti saat ini, pastikan saat berkunjung tetap melakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan tidak bepergian jika demam atau suhu tubuh di atas 37,3 derajat Celsius.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Travel Tips
Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Travel Promo
Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Jalan Jalan
Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jalan Jalan
6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

Jalan Jalan
Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film 'House of Gucci' di Italia

Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film "House of Gucci" di Italia

Jalan Jalan
Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kembali Buka Rute Yogyakarta-Bali

Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kembali Buka Rute Yogyakarta-Bali

Travel Update
Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terbang Komersial ke Bandara Ngloram Blora

Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terbang Komersial ke Bandara Ngloram Blora

Travel Update
Slowakia Lockdown karena Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Slowakia Lockdown karena Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Travel Update
Negara-negara di Eropa Lockdown Lagi, Penjualan Paket Wisata Tak Terpengaruh

Negara-negara di Eropa Lockdown Lagi, Penjualan Paket Wisata Tak Terpengaruh

Travel Update
Kapal Pesiar Masih Dilarang Berlayar ke Hawaii hingga 2022

Kapal Pesiar Masih Dilarang Berlayar ke Hawaii hingga 2022

Travel Update
Desa Ara di Bulukumba Sulsel Bakal Punya Wisata Kapal Phinisi

Desa Ara di Bulukumba Sulsel Bakal Punya Wisata Kapal Phinisi

Travel Update
Polres Semarang Bentuk Satgas Jalur Wisata Saat Nataru, Antisipasi Lonjakan Pengunjung

Polres Semarang Bentuk Satgas Jalur Wisata Saat Nataru, Antisipasi Lonjakan Pengunjung

Travel Update
Wow! Ubud Jadi Kota Ke-4 Terbaik Sedunia, Kalahkan Kyoto dan Tokyo

Wow! Ubud Jadi Kota Ke-4 Terbaik Sedunia, Kalahkan Kyoto dan Tokyo

BrandzView
Per 1 Desember 2021, WNI Bisa Terbang Langsung ke Arab Saudi Tanpa Karantina 14 Hari di Negara Ketiga

Per 1 Desember 2021, WNI Bisa Terbang Langsung ke Arab Saudi Tanpa Karantina 14 Hari di Negara Ketiga

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.