Kompas.com - 28/02/2021, 09:09 WIB
Tempat makan bernama Camp Coffee & Nature di Kota Yogyakarta (dok. Camp Coffee & Nature). dok. Camp Coffee & NatureTempat makan bernama Camp Coffee & Nature di Kota Yogyakarta (dok. Camp Coffee & Nature).

 

KOMPAS.com – Kota Yogyakarta kembali menawarkan tempat makan baru berkonsep unik yaitu Camp Coffee & Nature. Pengunjung bisa kulineran dengan sensasi camping di alam.

Jika ingin berkunjung ke tempat makan yang dimiliki oleh Listia Ningrum dan Ira Anggatama tersebut, terdapat sejumlah tips yang bisa dilakukan salah satunya adalah reservasi terlebih dahulu.

Baca juga: Mau Wisata ke Yogyakarta, Jangan Lupa Reservasi Online Dulu

“Kalau untuk lebih dari 10 orang, disarankan untuk reservasi supaya dapat tempat nyaman dan bisa minta tempat,” ujar Listia kepada Kompas.com, Selasa (23/2/2021).

Sementara untuk tips lainnya, berikut telah Kompas.com rangkum, Kamis (25/2/2021):

1. Patuhi protokol kesehatan

Selama pandemi Covid-19 belum landai, Listia menegaskan bahwa seluruh pengunjung wajib mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker dan menjaga jarak.

Selain itu, para tamu juga wajib rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer.

2. Jangan bawa makanan dan minuman dari luar

Saat berkunjung ke Camp Coffee & Nature, wisatawan tidak boleh membawa makanan dan minuman dari luar.

Tempat makan bernama Camp Coffee & Nature di Kota Yogyakarta (dok. Camp Coffee & Nature).dok. Camp Coffee & Nature Tempat makan bernama Camp Coffee & Nature di Kota Yogyakarta (dok. Camp Coffee & Nature).

Jika lapar, kamu bisa memesan salah satu dari beragam menu yang ada dengan kisaran harga Rp 5.000-Rp 145.000. Beberapa hidangan yang tersedia adalah Banana Coffee, Wedang Uwuh, Chicken Skin Ricebowl, dan Ribs.

“Untuk paket grill (panggang) kita ada. Alat pemanggang dikeluarkan setiap pengunjung memesan, mereka memanggang sendiri,” tutur Listia.

Baca juga: 8 Aktivitas Menarik di Puncak Becici Jogja yang Sudah Buka

Jika ingin coba, ada paket Mbakar Jagung berisi dua jagung manis mentah, Mbakar Marshmallow, Camping Ber-2, dan Camping Ber-4.

Tempat makan bernama Camp Coffee & Nature di Kota Yogyakarta (dok. Camp Coffee & Nature).dok. Camp Coffee & Nature Tempat makan bernama Camp Coffee & Nature di Kota Yogyakarta (dok. Camp Coffee & Nature).

Untuk paket Camping, pengunjung akan diberikan rantang berisi daging sapi dan nasi dengan porsi sesuai paket yang dipilih.

3. Tidak boleh merokok di dalam tenda besar

Saat ini, tempat makan tersebut memiliki sejumlah pilihan area makan seperti tenda besar, flysheet besar, flysheet kecil, dan kanopi bambu.

Secara keseluruhan, tenda besar jika ditotal dapat menampung 30 orang. Sementara area flysheet besar cukup untuk 20 orang, flysheet kecil enam orang, dan kanopi bambu bisa menampung 35 orang.

Baca juga: 6 Aktivitas Wisata Romantis di Yogyakarta, Pas untuk Bulan Madu

Namun khusus untuk area tenda besar, Listia mengatakan bahwa pengunjung yang berada dalam area tersebut tidak boleh merokok.

“Kita larang karena takut percikan atau puntung rokok mengenai tenda karena takut terbakar. Kadang juga banyak anak kecil di dalam tenda, kasihan kalau menghirup asap rokok,” jelas dia.

4. Boleh bawa hewan peliharaan, tapi...

Wisatawan yang berkunjung ke Camp Coffee & Nature boleh membawa hewan peliharaan seperti anjing, kucing, atau kelinci.

Tempat makan bernama Camp Coffee & Nature di Kota Yogyakarta (dok. Camp Coffee & Nature).dok. Camp Coffee & Nature Tempat makan bernama Camp Coffee & Nature di Kota Yogyakarta (dok. Camp Coffee & Nature).

Kendati demikian, Listia mewajibkan agar hewan dirantai agar tidak mengganggu pelanggan lain. Selain itu, pemilik wajib membawa kantung sampah untuk mengambil kotoran peliharaannya.

5. Reservasi tidak wajib, tapi boleh dilakukan

Listia mengatakan bahwa orang-orang tidak perlu reservasi untuk berkunjung ke tempatnya. Namun, dia juga tidak melarang jika ada yang ingin melakukannya.

“Kalau reservasi, kita ada minimal pemesanan Rp 70.000 per orang. Tidak ada minimal tamu, bisa berapa pun,” ucapnya.

Baca juga: 10 Tempat Wisata di Sleman, dari Alam hingga Budaya

Tempat makan bernama Camp Coffee & Nature di Kota Yogyakarta (dok. Camp Coffee & Nature).dok. Camp Coffee & Nature Tempat makan bernama Camp Coffee & Nature di Kota Yogyakarta (dok. Camp Coffee & Nature).

Namun, reservasi harus dilakukan setidaknya sehari sebelum waktu kunjungan serta mengirim down payment yang telah ditentukan pihak tempat makan.

Listia menambahkan, menu yang hendak disantap dengan minimal pemesanan Rp 70.000 per orang tersebut dapat diberi tahu pada saat kedatangan atau saat melakukan reservasi tergantung calon tamu.

6. Antisipasi hujan dengan bawa perlengkapan yang dibutuhkan

Meski pihak Listian menyediakan payung untuk dipinjam pengunjung saat hujan turun, dia tidak menampik bahwa calon tamu dapat membawa perlengkapan yang dibutuhkan, seperti jas hujan atau payung sendiri sebagai langkah antisipasi.

7. Gunakan pakaian yang nyaman

Meski berada di tengah hutan, Listia menuturkan bahwa tempatnya memiliki suhu yang tidak jauh berbeda dari Kota Yogyakarta.

Tempat makan bernama Camp Coffee & Nature di Kota Yogyakarta (dok. Camp Coffee & Nature).dok. Camp Coffee & Nature Tempat makan bernama Camp Coffee & Nature di Kota Yogyakarta (dok. Camp Coffee & Nature).

Maka dari itu, lanjut dia, wisatawan disarankan menggunakan pakaian yang nyaman sesuai dengan kondisi masing-masing.

Jika tidak tahan cuaca panas, gunakanlah pakaian dengan bahan yang tidak akan membuatmu gerah. Jika tidak tahan udara dingin, misalnya saat Yogyakarta sedang hujan, gunakanlah pakaian yang agak tebal.

8. Datang sore hari

Menurut Listia, suhu di tempatnya pada sekitar pukul 14.30 WIB terasa sejuk. Dia melanjutkan, wisatawan bisa berkunjung pada pukul tersebut.

“Paling enak dari jam setengah tiga sore, jadi bisa nyore sejuk di Camp,” katanya.

Baca juga: 7 Aktivitas Seru di Ledok Sambi Yogyakarta, Piknik di Pinggir Sungai

Camp Coffee & Nature berlokasi di Jalan Godean km 4,5 di dalam perumahan Griya Mahkota, Kota Yogyakarta. Tepatnya 3,3 km ke arah barat dari Tugu Pal Putih yang merupakan ikon kota tersebut.

Tempat makan tersebut buka setiap hari pukul 11.00-19:.00 WIB. Listia mengatakan, pihaknya berencana untuk buka lebih pagi meski belum diketahui kapan.

Pada masa pandemi seperti saat ini, pastikan saat berkunjung tetap melakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan tidak bepergian jika demam atau suhu tubuh di atas 37,3 derajat Celsius.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Indonesia Masuk Daftar Negara Hijau Qatar, Bisa Bebas Karantina

Indonesia Masuk Daftar Negara Hijau Qatar, Bisa Bebas Karantina

Travel Update
7 Tempat Wisata Sekitar Puncak Argapura Ketep Pass Magelang

7 Tempat Wisata Sekitar Puncak Argapura Ketep Pass Magelang

Jalan Jalan
Wings Air Buka Rute Pontianak-Palangkaraya PP, Tiket Mulai Rp 902.000

Wings Air Buka Rute Pontianak-Palangkaraya PP, Tiket Mulai Rp 902.000

Travel Update
Desa Tlilir Jawa Tengah Adakan Lomba Domba Berhadiah hingga Rp 10 Juta

Desa Tlilir Jawa Tengah Adakan Lomba Domba Berhadiah hingga Rp 10 Juta

Jalan Jalan
Hong Kong Kurangi Masa Karantina Jadi 14 Hari Mulai 5 Februari

Hong Kong Kurangi Masa Karantina Jadi 14 Hari Mulai 5 Februari

Travel Update
Nginap di 5 Kamar Hotel Jakarta Ini Serasa Staycation di Singapura

Nginap di 5 Kamar Hotel Jakarta Ini Serasa Staycation di Singapura

Jalan Jalan
Stasiun Pasar Senen dan Gambir Jakarta Kini Punya Hutan Mini Instagramable

Stasiun Pasar Senen dan Gambir Jakarta Kini Punya Hutan Mini Instagramable

Travel Update
Homestay di Labuan Bajo Fokus Tingkatkan Kualitas Jelang G20

Homestay di Labuan Bajo Fokus Tingkatkan Kualitas Jelang G20

Travel Update
Blue Pass untuk Turis Travel Bubble Bisa Lacak Kontak Erat Covid-19

Blue Pass untuk Turis Travel Bubble Bisa Lacak Kontak Erat Covid-19

Travel Update
Artotel Thamrin-Jakarta Tawarkan Sensasi Staycation Bertema Singapura

Artotel Thamrin-Jakarta Tawarkan Sensasi Staycation Bertema Singapura

Travel Update
Hari Kelima Travel Bubble Singapura-Indonesia, Turis Asing Masih Sepi

Hari Kelima Travel Bubble Singapura-Indonesia, Turis Asing Masih Sepi

Travel Update
Studio Ghibli akan Buka Ghibli Park di Jepang pada November 2022

Studio Ghibli akan Buka Ghibli Park di Jepang pada November 2022

Travel Update
Jangan Lakukan 3 Kesalahan Umum Ini Saat Bikin Paspor via M-Paspor

Jangan Lakukan 3 Kesalahan Umum Ini Saat Bikin Paspor via M-Paspor

Travel Tips
8 Pecinan di Indonesia yang Penuh Sejarah

8 Pecinan di Indonesia yang Penuh Sejarah

Jalan Jalan
Cara Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi Setelah Daftar via M-Paspor

Cara Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi Setelah Daftar via M-Paspor

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.