Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/03/2021, 15:03 WIB

KOMPAS.com – Kabupaten Bogor memiliki beragam pilihan tempat wisata bernuansa alam yang dilengkapi dengan udara sejuk dan suasana tenang.

Salah satunya adalah Kopi Tubing, Svargabumi-nya Bogor di Kecamatan Pamijahan yang menawarkan pemandangan hamparan sawah, udara sejuk, dan kegiatan river tubing yang mengasyikkan.

Baca juga: Kopi Tubing, Svargabumi-nya Bogor dengan Kegiatan River Tubing

Jika kamu belum puas dan masih ingin jalan-jalan di sana, terdapat lima tempat wisata dekat Kopi Tubing yang bisa kamu kunjungi. Apa saja?

Berikut Kompas.com rangkum lima tempat wisata dekat Kopi Tubing yang menawarkan nuansa alam, Selasa (2/3/2021):

1. Puncak Menir

Puncak Menir dapat ditempuh selama sekitar delapan menit menggunakan mobil karena jaraknya hanya 2,5 kilometer (km) saja.

Namun, ada baiknya kamu menggunakan motor lantaran jalur dengan pemandangan hamparan sawah yang mengarah ke pintu masuk terbilang cukup kecil.

Tempat wisata bernama Puncak Menir di Kabupaten Bogor (dok. Instagram @puncakmenir).dok. Instagram @puncakmenir Tempat wisata bernama Puncak Menir di Kabupaten Bogor (dok. Instagram @puncakmenir).

Dari Puncak Menir, gagahnya Gunung Salak dengan mudah terlihat dari sebuah gardu pandang. Ada juga pemandangan sawah, hutan, dan pepohonan rindang yang terlihat.

Baca juga: Main ke Setu Tamansari di Bogor, Naik Perahu Sambil Lihat Gunung Salak

Ada juga spot lain seperti sebuah saung, jembatan bambu yang berada di antara pepohonan, serta gandung pandang yang dilengkapi dengan sebuah kursi untuk berfoto.

Puncak Menir terletak di Jalan KH Parta, Kampung Gunung Menir kilometer 20, Ciasihan, Kecamatan Pamijahan.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengapa Idul Adha di Kudus Tidak Menyembelih Sapi? Simak Sejarahnya

Mengapa Idul Adha di Kudus Tidak Menyembelih Sapi? Simak Sejarahnya

Jalan Jalan
4 Tempat Beli Oleh-oleh Haji di Surabaya, Ada Beragam Jenis Kurma

4 Tempat Beli Oleh-oleh Haji di Surabaya, Ada Beragam Jenis Kurma

Jalan Jalan
Desa Wisata Bakal Jadi Andalan Baru Labuan Bajo untuk Gaet Wisatawan

Desa Wisata Bakal Jadi Andalan Baru Labuan Bajo untuk Gaet Wisatawan

Travel Update
Ekowisata Sungai Mudal di Kulon Progo Tutup pada Rabu, 7 Juni 2023

Ekowisata Sungai Mudal di Kulon Progo Tutup pada Rabu, 7 Juni 2023

Travel Update
Rute ke Padukuhan Wotawati dari Pantai Sadeng, Permukiman di Dasar Bengawan Solo Purba

Rute ke Padukuhan Wotawati dari Pantai Sadeng, Permukiman di Dasar Bengawan Solo Purba

Travel Tips
Panduan Lengkap ke OMAH Library, Hidden Gem di Tangerang

Panduan Lengkap ke OMAH Library, Hidden Gem di Tangerang

Travel Update
7 Tempat Beli Oleh-oleh Haji dan Umrah di BandungĀ 

7 Tempat Beli Oleh-oleh Haji dan Umrah di BandungĀ 

Jalan Jalan
Ada Aturan Baru untuk Turis Asing di Bali, Catat 5 Penting Ini

Ada Aturan Baru untuk Turis Asing di Bali, Catat 5 Penting Ini

Travel Update
Kunjungan Wisman ke Sulsel 69 Persen pada April 2023

Kunjungan Wisman ke Sulsel 69 Persen pada April 2023

Travel Update
Nyulo, Aktivitas Berburu Hewan Laut Saat Malam Hari di  Belitung

Nyulo, Aktivitas Berburu Hewan Laut Saat Malam Hari di Belitung

Jalan Jalan
Kompleks Taman Dadaha di Tasikmalaya Akan Direvitalisasi Jadi Wisata Baru

Kompleks Taman Dadaha di Tasikmalaya Akan Direvitalisasi Jadi Wisata Baru

Travel Update
INDOFEST 2023 Dikunjungi Lebih dari 48.000 Orang, Lampaui Target Awal

INDOFEST 2023 Dikunjungi Lebih dari 48.000 Orang, Lampaui Target Awal

Travel Update
Sejarah Idul Adha, Mengapa Disebut Lebaran Haji dan Kurban?

Sejarah Idul Adha, Mengapa Disebut Lebaran Haji dan Kurban?

Jalan Jalan
Bali Terbitkan Aturan Baru untuk Turis Asing, Cegah Pelanggaran Terulang

Bali Terbitkan Aturan Baru untuk Turis Asing, Cegah Pelanggaran Terulang

Travel Update
5 Tips Diving di Desa Wisata Welora, Perhatikan Bulan Terbaik

5 Tips Diving di Desa Wisata Welora, Perhatikan Bulan Terbaik

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+